
"hah, bukannya ini rumah paling mewah yang ada di komplek perumahan ku, kalau begitu caranya, aku resmi menjadi orang palaing kaya disana" ucap Andy dalam pikirannya.
Setelah berpikir Andy melajukan mobilnya menuju rumah barunya, dalam perjalanan Andy membelokan mobilnya ke SPBU untuk mengisi bahan bakar mobilnya.
Andy berbicara kepada Adnan dan Alma "kalian gak sekalian ganti baju dulu, kebetulan SPBU ini ada musola sama toilet umumnya." ucap Andy
"mau ka" Adnan menjawab
"aku juga mau" ucap Alma
Setelah mengisi bensin mobilnya, Andy membawa mereka ke toilet umum yang ada disana.
Adnan mengambil baju, celana, dan sepatu dari paperbag, lalu membawanya ke toilet khusus pria. sementara Alma juga melakukan hal yang sama, ia membawa pakaiannya ke toilet khusus wanita.
Andy menunggu mereka di depan mobil sambil memainkan ponselnya, melihat jam di ponselnya ternyata sudah jam 17.45 memang hari juga sudah mulai agak gelap.
Andy mengirim pesan kepada bundanya, mengatakan bahwa malam ini ia tidak akan pulang ke rumah, karena sedang mengurus sesuatu di luar.
Ketika Andy sedang mengetik pesan, Adnan dan Alma sudah selesai berganti pakaian.
Adnan dan Alma berdiri di depan Andy, lalu Adnan berbicara kepada Andy "ka Andy, kita sudah selesai" ucap Adnan
"kalian su" Andy berhenti berbicara karena kaget melihat Adnan dan Alma berubah menjadi anak yang cantik dan tampan.
"kalian benerkan Adnan dan Alma?" ucap Andy memastikan
"bener ka... Masa kaka lupa.." Alma menjawab dengan suara kecil dan terdengar imut.
"soalnya kalian jadi cantik dan juga tampan, kaka jadi pangling melihatnya, sekarang ayo masuk kedalam mobil" ucap Andy
Setelah berbicara mereka masuk kedalam mobi, dan mobil pun melaju meninggalkan area SPBU, menuju lokasi rumah baru Andy.
***
Di sebuah rumah yang sangat besar dan megah.
Saking megahnya rumah itu hampir terlihat seperti istana, di rumah itu Rehan sedang berbicara dengan pemilik rumah.
"bro Tomy, jadi gimana surat-surat nya apakah sudah di urus" ucap Rehan kepada tomy sang pemilik rumah.
"sudah bro.., ini tinggal tanda tangan aja oleh pemilik rumah baru" Tomy menjawab sambil menyodorkan berkas-berkas kepemilikan rumah.
"oh.. Kalau begitu kita tinggal nunggu bos saya datang kesini" ucap Rehan
DRING... DRING... Suara bel rumah terdengar.
__ADS_1
"nah, mungkin itu bos saya sudah sampai" Rehan berbicara.
"ayok kita periksa ke depan" ucap Tomy mengajak ke depan.
Mereka keluar dari rumah, lalu berjalan ke depan.
Setelah sampai di depan, kemudian Tomy membuka gerbang rumah, dan benar saja Andy sudah menunggu sambil berdiri di depan mobilnya. Tomy yang sudah tau bahwa bosnya Rehan seorang anak muda yang kaya raya, ia langsung bersikap sopan lalu menyapa Andy "tuan muda Andy ya?, mari masuk kedalam" ucap Tomy
"iya pak" ucap Andy menjawab sambil berjabat tangan dengan Tomy.
Andy masuk kembali ke dalam mobilnya, lalu melajukan mobilnya masuk kedalam gerbang rumah yang begitu besar dan indah, banyak sekali pohon-pohon hias di halaman depan rumah, kolam dengan air mancur yang tinggi terlihat indah di malam hari, bahkan di halaman depan ada taman bunga yang sangat luas, berbagai jenis bungan banyak bermekaran disana.
Andy sangat puas dengan desain halaman depan ini, kemudian Andy memarkirkan mobilnya disana. Andy, Adnan dan Alma turun dari mobil, lalu mengikuti Tomy dan Rehan masuk ke dalam rumah.
Mereka sampai di ruang tamu.
Ruang tamu itu terlihat sangat luas dan sangat elegan, mereka duduk di sopa yang begitu empuk dan nyaman untuk di duduki.
Setelah mereka duduk kemudian Tomy berbicara "tuan muda Andy, ini berkas kepemilikan rumah ini, tuan Andy tinggal menanda-tangani aja." ucap Tomy.
Andy mengambil berkas yang di berikan Tomy, lalu Andy membacanya dengan sangat teliti. Setelah beberapa menit membaca, kemudian Andy menanda-tangani berkas itu.
Sekarang rumah besar itu telah berpindah nama pemilik, yaitu nama pemilik barunya Riandy Adytama.
Rumah itu sekarang telah resmi di jual kepada Andy, dan Rehan yang menjadi saksi atas serah-terima Rumah itu.
Setelah selesai serah-terima rumah, Tomy berpaminatan untuk pergi meninggalkan mantan rumahnya, karena rumah itu sekarang sudah menjadi menjadi milik Andy.
Di rumah itu sekarang hanya tinggal Andy, Adnan, Alma, dan Rehan.
Andy berbicara kepada mereka "sekarang mari kita lihat-lihat semua ruangan rumah ini" Andy mengajak meraka untuk melihat semua ruangan yang ada di rumah itu.
"ayok kak" Alma menjawab dengan semangat.
Akhirnya mereka melihat semua ruangan dan isinya, yang ada di dalam rumah besar itu.
Setelah dari ruang tamu, mereka berjalan ke arah ruang keluarga, ruang keluarga terlihat sangat nyaman.
Ruang keluarga di lengkapi dengan sopa super nyaman, terus meja, ada juga TV dan beberapa hiasan lainnya, membuat ruang keluarga itu sangat nyaman untuk bersantai.
Mereka berjalan ke arah dapur.
__ADS_1
Dapur tidak kalah mewah dari ruang kelurga. dapur itu sangat luas dan banyak Furniture yang sudah di pajang di sana, Desain nya sangan cantik dan elegan.
Setelah dari dapur mereka melihat kamar tidur satu-persatu.
Kamar tidur semuanya sangat mewah dan luas.
"kamu pilih kamar yang kamu suka" ucap Andy kepada Adnan dan Alma
"oke siap ka" Adnan menjawab
"kalau aku mau yang warna pink" ucap Alma.
"boleh.. Pilih aja sesuka kamu" Andy menjawab.
"hore.... Makasih kak Andy..." ucap Alma kegirangan.
Akhirnya mereka memiliki kamar masing-masing. Andy memilih kamar utama, sementara Adnan memilih kamar yang berseblahan dengan Alma.
Setelah memilih kamar mereka berkumpul di ruang keluarga, lalu Andy berbicara kepada Rehan "bang, abang malam ini nginap di sini aja, sekalian besok saya mau ngerepotin abang untuk mendaptarkan Adnan dan Alma sekolah" ucap Andy.
"oke An," Rehan menjawab singkat.
Setelah mereka berbicara Andy memesan makanan di gofood, karena Andy sangat ogah keluar akhirnya Andy memesan makanan secara online saja.
Kebetulan sekali karena sekarang restoran-restoran mahal telah memperjualkan makanan nya di aplikasi gofood, selain gofood ada juga aplikasi lainnya seperti grabfood, shopee food, dan lain-lain.
Semua aplikasi itu, memudahkan bagi orang yang sedang MAGER atau malas gerak, tinggal pesan bayar langsung makan. karena pesanan langsung di antar kerumah, jadi makin mudah, dan gampang.
20 menit kemudian, pesanan makanan Andy sudah di antara ke rumahnya.
Mereka akhirnya makan di meja makan yang ada di dapur, setelah mereka makan mereka pergi ke kamar masing-masing.
***
Di sebuah apartemen yang sangat mewah. seorang pria dewasa sedang berbicara sendiri, sambil memegang sebuah foto wanita yang sangat cantik di tangannya.
"Rury, aku pasti akan mendapatkan mu, berani sekali kamu menolak cintaku, aku akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan mu, jangan panggil aku Ridwan jika aku tidak bisa menikmati tubuhmu yang indah itu" Ridwan menjilat bibirnya sambil melihat foto Rury di tangannya.
Pria dewasa itu adalah Ridwan, Ridwan sudah di terima jadi guru olahraga di sekolah yang sama dengan Rury. Sore tadi Ridwan menyatak perasaan-nya kepada Rury, namun sayang sekali, nasib baik tidak berpihak kepa Rudwan.
Rury menolak Ridwan dengan alasan Rury telah memiliki kekasih, bahkan Rury menyatakan bawha dia dari dulu menganggap Ridwan sebagai teman baik saja, tidak lebih dari itu.
Ridwan yang menerima penolakan yang begitu menyakitkan itu, bukan sadar diri malah makin ber-ambisi untuk mendapatkan Rury. karena jika ia bisa menikmati tubuh Rury yang sudah jadi kekasih orang lain, itu akan menjadi suatu kebanggaan baginya, mungkin ia akan mengukirnya menjadi sejarah dalam kisah cintanya.
.
__ADS_1
.