
Irwan mengikuti bela ke dapur untuk melihat bela memasak, bela terlihat lihai dengan alat-alat dapur, bela sedang memasak nasi goreng, karena makanan ini tidak berasa dari Indonesia melainkan sebagai makanan tradisional masyarakat Yangzhou Tiongkok. Semakin berjalannya waktu resep Nasi Goreng pun mulai menyebar salah satunya Negara Indonesia itu sendiri.
Nasi goreng sendiri sudah ada sejak ribuan tahun lalu lohh, sekitar tahun 4000 SM. nasi goreng tersebar di seluruh dunia karena pedagang Tiongkok yang berkelana dengan membawa kebiasaan membuat nasi goreng. Beberapa ahli sejarah memperkirakan nasi goreng mulai masuk Nusantara antara abad 10-15 silam. Karena mudah membuatnya dan murah, nasi goreng jadi sangat populer di Nusantara karena mudah dibuat variasinya. Di Indonesia, rasa nasi goreng cenderung manis karena tambahan kecap manis. berbeda dengan nasi goreng tiongkok yang memiliki cita rasa asin.
Setelah selesai bela menyajikan nasi goreng di meja makan.
Nasi goreng itu terlihat sangat indah dengan beberapa hiasan timun, tomat, dan selada, di tambah ceplok telor di tengahnya, menjadi daya tarik tersendiri untuk nasi goreng buatan bela.
"tara.....Sudah jadi, ayok sayang cobain nasi goreng sepesial buatan ku.." ucap bela.
Irwan memang sudah sedari tadi menunggu bela di meja makan, irwan mengambil sendok lalu menyendok nasi goreng itu, dan membawa satu sendok nasi goreng ke dekat mulutnya. Irwan mencium wangi nasi gorang yang sangat menggugah selera, setelah itu irwan memasukan nasi goreng kedalam mulutnya, dan langsung memakannya, mengunyahnya dan menelannya.
Ketika nasi goreng masuk ke dalam mulutnya, irwan merasakan cita rasa dan sensasi berbeda dari nasi goreng yang pernah ia makan, nasi goreng buatan bela sangat-sangat nikmat di mulutnya, perut irwan langsung meronta-ronta minta di isi lagi dan lagi, irwan pun langsung menghabiskan satu piring nasi goreng dengan lahap, untung irwan tidak memakan piringnya juga.
Sementara bela yang melihat kelakuan irwan, ia hanya tersenyum saja, dalam hatinya bela berbicara "nasi goreng yang di buat dengan cinta, dan di bumbui dengan kasih sayang yang murini dari hati yang paling dalam, memang beda" ucap bela dalam hatinya.
Setelah mereka selesai makan, bela bertanya "gimana sayang, enak gak?" ucap bela.
"enak kak, enak banget malah!" ucap irwan menjawab sambil mengacungkan 2 jempulnya ke arah bela.
Sementara bela hanya tersenyum simpul, untuk menanggapinya.
"ka, emang sejak kapan kaka bisa masak?" Irwan bertanya.
"sebenarnya sudah sangat lama, itu karena almarhum ayah ku dulu seorang koki di lestoran terkenal yang ada di indonesian, jadi aku sering di ajarkan masak oleh ayah." ucap bela menjawab pertanyaan Irwan.
"oh...seperti itu ya" ucap irwan sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
Setelah mereka selesai makan, ternyata hari sudah hampir sore, irwan mengajak bela untuk mengantar ia pulang ke rumah orangtua nya, karena bela tidak mempunyai mobil buat besok bulak-balik mengurus pembuatan perusahaan, irwan memutuskan untuk memberikan mobilnya kepada bela.
"ka ayok antarkan aku pulang" ucap irwan.
"hah..! buat apa, kan kamu bawa mobil sendiri?" ucap bela keheranan.
"iya...anterin pake mobil aku.., karena kaka tidak punya mobil..., aku memutukan untuk memberikannya sebagai hadiah, atas kerjasama kita, jadi kaka...gak usah bolak-balik naik taxi, kalau mau mengurus perusahaan kita" ucap irwan
__ADS_1
"oh...apakah kamu yakin, mau memberikannya kepadaku?" ucap bela memastika.
"yakinlah, kaka kan sekarang sudah menjadi milikku" ucap irwan sambil mendekat ke arah bela lalu memeluknya dan "cup" irwan memberikan kecupan mesra di bibir bela.
Setelah selesai bermesraan, akhirnya mereka keluar dari rumah keci bela, lalu masuk kedalam mobil Honda Civic Type R yang sekarang jadi milik bela.
mereka masuk kedalam mobi, dengan bela duduk di kursi kemudi, karena ingin ngetes mobil barunya, sekalian ngantar irwan pulang.
Mobil itu melaju keluar dari halaman rumah bela, berjalan di jalan raya menuju lokasi rumah irwan.
Setelah mobil itu sampi di depan gerbang rumah irwan, irwan keluar dari mobil dan langsung berjalan ke arah gerbang rumahnya, sambil melambaikan tangnnya ke arah bela menandakan selamat jalan dan sampai berjumpa lagi di lain waktu.
***
Di rumah yang begitu besar dan megah, seorang pemuda sedang menguprak-ngaprek motornya di garasi yang ada di rumahnya.
Rizki Alfarizi, salah satu sahabatnya Andy, Rizki sangat suka dengan balap motor, malam ini Rizki akan mengikuti sebuah ajang balap motor di sirkuit sentul.
Setelah menguprak-ngaprek motornya, Rizki pergi ke kamarnya setelah sampai di kamar ia langsung berjalan ke kamar mandi, setelah mandi Rizki bersiap-siap untuk pergi ke sentul.
Rizki membawa tas ransel yang berisi baju balap dan beberapa perlengkapan lainnya, Rizki berpamitan kepada bibi ART yang ada di rumahnya, karena orang tua Rizki sedang pergi ke luar negeri, jadi di rumah Rizki cuman ada beberapa ART dan satpam penjaga rumah saja.
Honda CBR1000RR merupakan motor sport fairing dari Honda yang memiliki DNA Balap turunan dari MotoGP. Motor ini sangat cocok bagi mereka yang memang menginginkan sensasi berkendara layaknya pembalap dunia di lintasan sirkuit. Motor ini dikenal memiliki karakter yang lincah dikarenakan bobotnya yang cukup ringan. Selain itu tersematkan juga fitur-fitur modern pada motor ini.
Motor dengan mesin 4 silinder segaris 999 cc ini diproduksi oleh Honda sejak tahun 2004 silam. Beberapa keunggulan dari motor ini adalah desainnya yang menyerupai motor yang digunakan di ajang balap MotoGP. Selain itu juga motor ini memiliki bobot yang cukup ringan untuk ukuran moge. Selain itu, power yang dihasilkan oleh motor ini juga cukup besar, tercatat mampu menorehkan power hingga 191 HP.
Rizki menaiki motor itu lalu menghidupkannya "brom...brom.." suara motor sfort meraung-raung di garasi.
Rizki melajukan motornya keluar dari garasi, setelah sampai di halaman depan Rizki menghentikan motornya, lalu Rizki berteriak memanggil bibi ART yang sedang nyapu di halaman depan "bi..minta tolong sebentar" ucap Rizki
Bibi ART yang mempunyai nama bi Susi itu datang dengan tergopoh-gopoh lalu bertanya, "a-ada apa den.." ucap bi Susi
"bi..tolong ambilin ponsel saya di meja deket cermin yang ada di kamar saya, pintunya gak di kunci kok" ucap Rizki mengutarakan maksud dan tujuannya.
"ok siap..den" ucap bi Susi menjawab sambil langsung berlari kedalam rumah.
__ADS_1
Tidak lama bi Susi kembali lalu menyerahkan ponsel kepada Rizki.
"ini den, ponselnya" ucap bi Susi
"iya.. Makasih bi" ucap Rizki berterimakasih
Setelah itu Rizki melajukan motornya keluar dari gerbang Rumah, lalu melaju dengan kencang ke jalan raya menuju kota bogor untuk pergi ke sirkuit sentul.
Di jalan raya jakarta-bogor Rizki melajukan motornya dengan kesepatan sedang karena terjebak kemacetan, maklum sore hari, jadi jalan jakarta-bogor sudah pasti di landa kemacetan kalau jam segitu.
Setelah melewati kemacetan yang menggerahkan jiwa raga, akhirnya Riski sampai di belokan yang menuju sentul.
Ketika Rizki sampai di sentul, waktu sudah senja dan hampir malam, Rizki sampai di sana langsung mendaptarkan dirinya. setelah mendaptar, Rizki pergi ke tempat yang telah di persiapkan untuk peserta.
Setelah 1jam menunggu, akhirnya balapan di mulai.
Rizki saat ini sudah berada di atas motornya berjejer rapih dengan peserta yang lainnya, di depan Rizki ada pembalap wanita, meskipun pembalap wanita itu memakai baju balap tapi bodi nya masih terlihat sangat menggoda, namun sayang wajahnya tertutup helm.
Setelah selesai hitungan mundur, semua pembalap yang ada disana melajukan motornya dengan kencang, satu kali trek lurus lalu belokan tajam ke kanan lalu lurus lagi dan belokan ke kiri.
Balapan terus berlanjut, hingga melewati beberapa putaran, saat ini Rizki sudah menjadi yang pertama memimpin jalannya balapan kali ini, tapi tiba-tiba dari belakang melaju dengan kencang sebuah motor yang sama dengan Rizki cuman beda warna doang, kalau motor Rizki ada warna merahnya, sementara motor yang sedang melaju kencang dan melewati Rizki ini hitam dan putih saja warnanya.
Ternyata motor yang melewati Rizki ini adalah motor yang di kendarai seorang wanita yang tadi di perhatikan oleh Rizki, Rizki mengejar wanita itu hingga putaran terakhir, namun sayang kemenangan tidak berpihak kepada Rizki, seorang Rizki yang hobinya balapan pada akhirnya di kalahkan oleh wanita yang belum ia lihat wajahnya sedikitpun.
Setelah acara balapan selesai, mereka yang menjadi juara 1, 2 dan 3, di berikan hadiah sesuai prestasi mereka masing-masing,
Setelah pemberian hadiah selesai, ternyata langit malam yang begitu indah mulai terganti dengan awan hitam yang menandakan akan turunnya hujan,
Wanita yang menjadi juara satu yang di kenal dengan nama samarannya putri malam itu, ia langsung pergi mengendarai motornya untuk pulang ke rumahnya.
Sementara Rizki yang merasa penasaran dengan identitas asli putri malam, ia langsung mengikuti putri malam.
Namun tanpa di sadari oleh Rizki putri malam juga penasaran dengan dirinya yang memakai nama samaran pangeran kegelapan, karena baru kali ini putri malam menemukan lawan yang begitu hebat dalam dunia balap yang ia gelutinya.
Ketika putri malam melihat ke belakang ternyata ada motor sport yang mengikutinya sedari tadi, putri malam yang menyadari hal itu, ia langsung menepikan motornya di pinggir jalan yang sepi, jalan itu begitu sepi dan ada pohon besar di pinggir dekat trotoar.
Setelah putri malam berhenti, Rizki langdung memarkirkan motornya di samping motor putri malam, Rizki turun dari motornya lalu membuka helm yang menutupi wajah dan kepalanya.
__ADS_1
"hay, boleh bicara sebentar?" ucap Rizki sambil berjalan ke arah putri malam dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.