Kesayangannya Guru Cantik

Kesayangannya Guru Cantik
cemburu buta


__ADS_3

Di dalam mobil Andy sedang duduk menyenderkan kepalanya, kepada bangku mobil.


Andy merogoh saku celananya lalu mengeluarkan ponselnya, Andy menghubungi Rehan untuk menanyakan masalah prusahaan. Lalu sambungan telepon Andy pun terhubung "hallo bang gimana perkembangannya" ucap Andy kepada Rehan


"lancar An, sekarang prusahaan kita sudah mulai beroprasi, kita juga telah mendapatkan beberapa kariawan" ucap Rehan menjawab..


"syukur bang kalau begitu saya percayakan semuanya kepada abang, kalau kekurangan dana bilang saja bang saya akan mentrasfernya". Ucap Andy


"iya An terimakasih, untuk sekarang dana yang kamu kirim waktu lalu masih cukup" ucap Rehan


Setelah berbincang-bincang sebentar Andy menutup teleponnya, lalu Andy mengirimkan pesan singkat kepada Rury "sayang aku udah di parkiran nih nungguin kamu" isi pesan Andy lalu Andy mengirimnya ke kontak whatsapp Rury.


"iya sayang kamu tunggu di luar gerbang aja biar gak menimbulkan perhatian" Rury membalas pesan Andy.


Andy melajukan mobilnya dari parkiran menuju keluar gerbang sekolah, setelah agak jauh dari gerbang sekolah Andy berhenti di pinggir jalan dekat trotowar.


Setelah sekian lama menunggu akhirnya Rury terlihat kelur dari gerbang sekolah dengan seorang pria yang seumuran dengan Rury, pria itu tinggi atletis tapi tidak terlalu tampan masih kalah jauh lah sama Andy mah.


Rury asik berbicara sama pria itu dan sesekali Rury memperlihatkan senyuman di wajahnya.


di mobil Andy yang memperhatikan hal itu, pikirannya langsung gusar penasaran curiga marah dan cemburu bercampur aduk menjadi satu.


Setelah dekat dengan mobil Andy, Rury dan pria itu berpisah lalu pria itu masuk ke dalam taxi.


Rury berjalan ke arah mobil Andy lalu Andy membuka pintu mobilnya, wajah Andy saat ini memperlihatkan ekspresi dinginnya.


Rury masuk kedalam mobil lalu duduk di kursi samping kiri Andy.


"sayang kenapa itu mukanya kok di tekuk gitu" ucap Rury bertanya sambil duduk di samping Andy.


Andy tidak menjawab tapi iya langsung melajukan mobilnya.


"sayang kamu jangan marah ya, maaf ya sayang, yang tadi itu temen sekolah aku dulu namanya Ridwan, katanya mau mendaptar untuk jadi guru olahraga di sekolahan ini" ucap Rury menjelaskan.


"ya sayang jangan cemburu ya..." ucap Rury kembali memohon, mungkin jika Rury adalah Rita sugiarto iya akan bernyanyi.


"Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu


Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu


Tanpa alasan dan bukti nyata

__ADS_1


Bisa saja kau salah menduga


Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu


Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu" seperti itulah bunyi lagunya tapi sayang Rury tidak bisa bernyanyi.!


Andy menghentikan mobilnya ke pinggir jalan.


"benarkah, tapi kamu tetap harus di kasih hukuman karena telah berani menebarkan senyum manismu pada orang lain" ucap Andy


"iya maaf sayang aku salah, lain kali aku gak akan mengulanginya lagi" ucap Rury menjawab dan meminta maaf, dengan wajah memohon yang kelihatan imut seperti anak kucing yang meminta makan pada majikannya.


Andy mendekat ke arah Rury lalu mencelupkan wajahnya di leher jenjang Rury, menghirup aroma tubuh Rury dalam-dalam yang aromanya menjadi sebuah candu bagi Andy.


Andy mencium leher jenjang Rury dengan lembut lalu setelah itu adegan mereka tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata karena itu sangat bertentangan dengan hukum alam di sekitar mereka, langit tidak mengijinkannya untuk menjelaskan hal ini.


Setelah mereka selesai melakukan kegiatan panas mereka, Andy melajukan mobilnya kembali untuk pulang kerumah.


30 menit kemudian. Andy sampai di rumah Rury "sayang kamu mau mampir dulu gak" ucap Rury bertanya


"boleh" ucap Andy sambil terus melajukan mobilnya masuk kedalam rumah Rury.


Rury dan Andy masuk dari pintu depan, jadi dinda belum mengetahui kedatangan mereka.


Rury dan Andy duduk di ruangan tamu


"bentar ya sayang, aku panggilin mamah dulu" ucap Rury


"iya sayang" Andy menjawab


Rury pergi ke dapur untuk memanggil Dinda sampai di dapur Rury berbicara "mah ada calon mantu tuh di depan" ucap Rury


"eh yang bener kamu mau kenalin calon mantu buat mama" ucap Dinda bertanya


"iya ma, ayok ke ruang tamu dulu" ucap Rury mengajak Dinda


Mereka pun berjalan ke ruang tamu sambil membawa nampan yang berisi tiga gelas jus mangga.


Sampai di ruang tamu Dinda langsung menyapa Andy "eh nak Andy ternyata" ucap Dinda


"iya tante Dinda apakabar" ucap Andy menjawab sambil menyalami Dinda lalu mencium punggung tangannya, Andy sedikit berbasa-basi menanyakan kabar Dinda Andy memang sudah lama mengenal Dinda karena dinda teman arisan bundanya, karna Dinda sering mampir ke rumah Yanti atau bundanya Andy. dari situlah Andy mengenal tante Dinda yang janda anak satu tapi masih terlihat cantik meskipun umurnya sudah tua.

__ADS_1


"jangan panggil tante, kamu panggil mama aja sama seperti Rury" ucap Dinda


"iya ma" ucap Andy sambil menganggukan kepalanya


"Andy kamu makan dulu di sini ya, jangan pulang dulu mama udah nyiapin makanan di meja, kita makan bersama" ucap Dinda


"iya ma" ucap Andy menjawab.


Setelah itu mereka makan bersama, selesai makan Andy dan Rury kembali ke ruang tamu sementara Dinda masih di dapur.


"sayang aku ke kamar dulu yah, kalau kamu bosan ntar nyusul aja ke kamar" ucap Rury sambil langsung pergi ke kamarnya


Saat ini Andy sedang ngobrol denga Dinda lama-lama Andy bosan juga ngobrol dengan orang tua gak ada asik-asiknya pikir Andy.


"mah aku mau nemuin dinda yah ke kamarnya boleh gak" ucap Andy meminta ijin


"boleh An, silahkan" ucap Dinda mengijinkan


Setelah meminta ijin Andy berjalan menaiki tangga menuju kamar Rury yang Ada di atas.


Saat ini di kamar Rury baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk putih yang menutup dada sampai pahanya saja Rambut Rury masih basah karna baru selesai mandi, wajah Rury terlihat cantik dan mempesona mata seperti mutiara hidung mancung bibir mungil dan sexy kecantikan Rury sangat luar biasa, apalagi di tambah lekuk tubuhnya yang seperti gitar sepanyol siapa saja pria yang melihatnya pasti akan jatuh cinta seketika.


Andy masuk ke kamar Rury tanpa mengetuk pintu, pandangan mata Andy langsung tertuju ke arah depan pintu kamar mandi yang ada di kamar Rury.


Andy melihat Rury baru keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk saja, tubuhnya yang sexy dan aduhai terpang-pang jelas dimata Andy.


Andy langsung berubah menjadi binatang buas dan langsung menerkam Rury, membawanya ke arah kasur dan memakannya di sana.


pertempuran yang mengguncang langit dan bumi pun terjadi disana, pertempuran antara putri bulan melawan pangeran naga hitam yang menghancurkan alam semesta akibat pertempuran mereka. hanya selimut warna biru yang menjadi saksi-bisu di antara mereka dan noda merah tetesan darah di sprai putih yang menjadi bukti bahwa Rury masih perawan.


pertempuran mereka berlangsung selama 2jam beberapa ronde terlewati secara berturut-turut, suara-suara aneh terdengar hingga ke ruang tamu.


.


.


(penasaran dengan kelanjutannya? coba tinggalkan kritikan dan saran di kolom komentar)


.


.

__ADS_1


__ADS_2