
"An dapet uang dari mana kamu bisa membeli mobil, ngerampok bank kamu" ucap Yanti bertanya pada Anaknya
"sebenarnya aku mempunyi bengkel motor yang lumayan besar dari lalu aku mengumpulkan uang untuk treding saham, dari situlah aku mendapatkan ke untungan yang lumayan banyak, bahkan sekarang aku telah mendirikan sebuah perusahaan yang di bantu oleh seseorang" Andy menjelaskan semuanya kepapa bundanya
"hebat-hebat ternyata anak ayah sangat hebat, kamu sekarang sudah dewasa yah dan pekerja keras lagi, ayah sangan bangga mempunyai anak sepertimu Andy" ucap Brian memuji anaknya.
"iya bunda juga sangat bangga sama kamu, jadi kapan kamu mengenalkan calon mantu sama bunda" ucap yanti
"iya ntar bun, Andy bawain calon mantu buat bunda" ucap Andy sambil naik ke kamarnya
Andy masuk ke kamarnya, lalu berjalan ke arah ruang belajar. Disana Andy menyalahkan levtopnya untuk bermain di pasar saham.
Dringg...dring...." ponsel Andy berbunyi, Andy mengambil ponselnya ternyata Rury yang menelponnya.
"halllo sayang ada apa, kamu kangen ya" ucap Andy
"iya sayang kangen banget malah" Rury menjawab di sebrang telepon
"kamu lagi ngapain sayangku..." ucap Andy bertanya
"aku lagi duduk di balkon nih, liatin kamar kamu dari sini" jawab Rury
"eh emangnya keliatan ya" Andy bertanya
"keliatan lah" Rury menjawab
"coba aku ke balkon kamarku, kelihatan gak kamu dari sini" ucap Andy
Andy membuka pintu balkon kamarnya lalu keluar dan duduk di bangku yang ada disana, lalu melihat ke arah rumah Rury ternyata benar saja Rury ada di sana melambaikan tangannya ke arah Andy.
"eh ternyata benar sayang kamu ada disana" ucap Andy.
"kamu tadi lagi ngapain sayang, kamu belum tidur" ucap Rury bertanya
"belum sayang aku tadi lagi treding di pasar saham, biasalah nyari uang jajan" ucap Andy menjawab
"uhh.. Rajin banget ya calon suami aku" ucap Rury memuji.
"iya dong kan biar cepat cepat halalin kamu sayang" ucap Andy
"ya sudah ya kamu tidur sayang jangan kecapen kerjanya kan besok kamu sekolah" ucap Rury
"iya sayang kamu juga tidur yah besok aku jemput lagi ke sana untuk berangkat ke sekolah" ucap Andy
"iya sayang aku tutup telponnya ya" ucap Rury sambil melamambaikan tangan nya di rumah sebrang.
Setelah berbicara sebentar telepon mereka pun di tutup, andy kembali ke kamarnya dan menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka mencuci tangan mencuci kaki, lalu pergi ke tempat tidur.
Ke esokan harinya Andy terbangun dari tidur lelapnya, saat ini masih jam5 pagi Andy keluar dari rumahnya untuk berolahraga Andy melakukan push up dan sit up lalu berlari mengelilingi Komplek perumahan elit yang iya tinggali.
__ADS_1
Setelah belorahraga Andy kembali kerumahnya untuk membersihkan tubuhnya, saat ini Andy sudang di kamar mandi "ah.. Segarnya.." ucap Andy setelah selesai mandi.
Andy keluar dari kamar mandi dangan menggunakan handuk putih yang melilit di pinggangnya, Andy berjalan ke arah cermin yang ada di kamarnya dia melihat pantulan wajahnya yang tampan tubuhnya yang sixpack terpang-pang jelas disana.
Setelah mengenakan pakaian Andy turun kebawah untuk sarapan, Andy sarapan bersama orang tua nya.
Andy sudah selesai sarapan lalu pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya, Andy masuk ke dalam mobil ferrari 458 spider miliknya lalu Andy menghidupkan mobilnya "brum..brumm.." suara mobil Andy.
Mobil pun melaju keluar dari gerbang Rumah Andy lalu berhenti di depan Rumah Rury, Andy sedang menunggu Rury di sana.
Rury keluar dari rumahnya memakai kameja putih dibalut blazer berwarna moca dan memakai rok span selutut dengan warna senada denga blazernya, Rury sangat cantik dan elegan.
Rury berjalan ke arah mobil ferrari 458 Spider milik Andy, lalu Andy membuka pintu mobilnya dan Rury pun masuk kedalam.
"pagi sayang" ucap Rury
"pagi juga buk guru cantikku" Andy menjawab sambil mencubit hidung Rury
"ayok sayang kita berangkat keburu telat" ucap Rury menegur Andy.
"iya sayang" ucap Andy
Mobil yang di tumpangi Andy dan Rury pun melaju dengan kecepatan sedang membelah padatnya jalanan ibukota.
30 menit kemudian. Andy sudah sampai di dekat sekolah, Rury minta di turunkan di luar gerbang sekolah karena takut menimbulkan ke hebohan yang tidak di inginkan.
"yang aku duluan yah" ucap Rury berpamitan
Andy memperhatikan kepergian Rury yang masuk kedalam gerbang sekolah, setelah sekian lama Andy menunggu akhirnya Andy melajukan mobilnya masuk kedalam gerbang sekolah.
Andy sampai di parkiran sekolah, lalu tiba-tiba kehebohan pun terjadi disana. Anak-anak yang melihat kedatangan mobil Andy langsung bersiap-siap untuk memfoto nya, bahkan ada yang sampai memvidio nya untuk di masukan ke akun media sosial mereka.
Tapi yang membuat mereka paling heboh dan langsung berteriak-teriak ketika Andy keluar dari mobil dengan gaya cool miliknya, pesona Andy yang keluar dari mobil mewah ber tebaran kemana-mana, bahkan ada anak cewek yang langsung pingsan dengan wajah berseri-seri.
Anak-anak cewek langsung mengelu-elukan nama Andy hingga terdengar ke seantereo sekolah, murid-murid yang sudah di dalam kelas pun langsung pada bubar keluar untuk menyaksikan sang idola mereka, Andy memang sangat populer di sekolah karena ketampanannya yang telah melewati batas kewajaran menembus langin mencapai bintang bintang di luar galaxy lain.
Selain ketampanan yang haqiqi juga kharisma Andy pun menjadi tolak ukur bagi mereka, kharisma Andy sudah mengalahkan raja-raja terdahulu yang menguasai dunia.
Ditambah dengan mengendarai mobil seharga 11 miliar, Andu itu sudah paket komplit pokoknya.
"memang susah jadi orang tampan dan terkenal" ucap Andy dalam pikirannya, kalau orang lain mendengar pikiran Andy pasti meraka akan mengutuknya habis-habisan hingga Andy mati.
Orang lain betapa susahnya untuk menjadi terkenal sementara Andy hanya diam saja tidak melakukan apapun sedah terkenal di kalangan para wanita, bukan kah hidup ini tidak adil?
Andy menghiraukan keributan yang mereka buat, padahal itu semua karena ketampanan Andy yang keterlaluan tapi Andy tadak mau bertanggung jawab dalam hal ini Andy lebih memilih untuk mengabaikannya. Sungguh keterlaluan memang kelakuan Andy ini.
Saat ini Andy sedang berjlan di koridor sekolah dan menuju kelasnya.
Di kelas Andy para sahabat Andy telah menunggunya, tidak lama kemudian Andy pun datang menghampiri mereka.
__ADS_1
"gimana bro aman di luar" ucap Rio menyindir Andy
"seperti biasa sangat merepotkan, mungkin besok-besok gw harus menggunakan topeng untuk pergi ke sekolah" ucap Andy
"hahha ada-ada aja lo kampret" ucap Rizki sambil melemparkan gulungan buku ke wajah Andy
"An sekalian aja lo jadi ultraman, kan keren tuh" ucap irwan menyahuti perkataan Rizki
"ah sialan kaian semua memang gak ada yang berguna" ucap Andy sambil duduk di bangkunya lalu mengeluarkan buku pelajarannya.
Tidak lama pelajaran pun dimulai dan berakhir seperti semestinya.
Saat ini Andy dan para sahabatnya sedang ngobrol di parkiran sekolah sebelum mereka pulang.
"An lo bawa mobil ferrari" ucap irwan bertanya
"iya" ucap Andy singkat
"pantesan tadi pagi rame banget seperti di pasar swalayan saja" ucap Rizki
"iya gw ada yang jualan janda, ternyata cuman si Andy bawa mobil ferrari." ucap Rio
"mana ada orang jualan janda, dasar somplak loh" ucap irwan menyala
"ya kali aja ada kan enak kita bisa nyicipin pahit manis lada asem nya yang namanya janda" ucap Rio menjawab
"ah terselah lo dah dasar omes, pusing gw bicara sama lo janda mulu yang di bahasnya" ucap irwan
"is is marah si wawan tambung" ucap Rio
"apa lo teh Rio" ucap irwan
"gw bukan minuman harga serebuan ya, jangan panggil gw kek gitu, asal lo tau ya gw ini orang tertampan nomer 2 setelah Andy" ucap Rio tidak terima
"iya iya iya tuan muda Rio yang terhormat.." ucap irwan menekan kata-katanya
"udah-udah berisik.., kalian depat mulu sialan" ucap Rizki melarai mereka
"kalian jadi pulangga sudah sore nih" ucap Rizki berkata lagi sambil menghidupkannya dan langsung pergi.
"eh main pergi aja itu bocah" ucap Rio sambil menghidupkan motornya
"An kita duluan yah" ucap irwan berpamitan.
Mereka pun pergi meninggalkan Andy di Parkiran, Andy langsung masuk ke mobilnya untuk menunggu Rury.
.
.
__ADS_1
.