Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
Chapter 15


__ADS_3

Setelah melihat kedatangan Jo , kei langsung menunduk hormat dan mengambil tab untuk membacakan jadwal jo hari.


"tuan hari ini jadwal anda jam 09.00 rapat bulanan dengan direksi , lanjut makan siang dan menandatangi kontrak dengan tuan Xu dan selanjutnya anda di undang makan malam khusus ke mansion keluarga Xu" ucap kei dengan tegas


"siapkan dokumen untuk rapatnya" jawab jo dengan mata melihat tajam kei


"hih kenapa tuan jo menatap ku begitu , mengerikan sekali" batin kei bergedik


"baik tuan , kalau begitu saya undur diri" ucap kei dan langsung bergegas pergi


Hmmmm hanya deheman yang keluar dari mulut jo.


Sedangkan di ruangan rudi , dia sedang menginterview mela dan maya , dan yang lebih tepatnya mela jadi sekertaris kei dan maya jadi sekertaris rudi.


"oh iya mari saya antarkan ke ruangan atasan anda nona mela, dan kamu sekarang boleh mulai kerja" ucap rudi sambil menunjuk maya


Tok tok tok


"masuk"ucap kei


"maaf nona ini sekertaris anda sekarang" ucap rudi sambil menunduk


"perkenalkan nama saya Maya Putri buk" ucap maya menunduk , dia tidak tau bahwa atasannya adalah sahabat sendiri


"mayaaa" ucap kei bahagia

__ADS_1


"ahh hai kei" jawab maya senang tapi langsung bungkam karena di tatap tajam oleh rudi.


"saya akan rapat dulu dengan bos dan kau maya kerjakan saja tugasmu ya" ucap kei sambil berlalu pergi keruangan jo


Tok tok tok


"maaf tuan rapat akan segera dimulai" ucap kei


Setelah rapat hampir 2 jam kei dan jo langsung bergegas ke perusahaan Xu untuk metting.


Sesampainya disana kei langsung menuju resepsionis.


"maaf mbak saya mau bertemu dengan direktur kami dari perusahaan Cristian Group"ucap kei


"mari mbak saya antar keruangan direktur" ucap resepsionis dengan ramah


Tok tok tok


"maaf tuan diluar ada nyonya dan tuan besar" ucap sekertaris akhyar


"suruh masuk" jawab akhyar


"ayah , bunda kenapa kesini?" tanya akhyar


Tetapi bunda nantha hanya melihat kei yang sedang fokus ke dokumennya saja.

__ADS_1


Hmmmm , dehem jo dan kei langsung melihat kesekelilingnya.


"eh maaf tuan dan nyonya xu" ucap kei sedikit malu


"tidakpapa nak , kau begitu serius apak anak nakal ini tidak menandatangi kontraknya?" tanya nyonya nantha dengan menjewer telinga akhyar


"aduhh bunda sakit , sudah aku sudah setuju kok" ucap akhyar meringis


Dan mata nyonya Xu melihat kalung yang dipakai kei , nyonya xu langsung mendekat dan melihat dengan pasti.


"apakah ini kalung mu nak?" tanya nuonya xu penasaran


"emm iya nyonya kata ibu angkatku sewaktu mereka mengadopsi ku dari panti asuhan hanya kalung ini saja petunjuk keluarga kandungku" jawab kei


"boleh saya lihat?"tanya nyonya xu lagi , karena dia yakin bahwa itu kalung sama seperti punya dia


Kei hanya mengangguk dan penasaran kenapa dengan kalungnya. setelah dibalik kalungnya nuonya xu melihat inisial nama nya AKX , dia langsung menangis dan memeluk kei dengan erat.


"bunda bunda kenapa hei , lepas kasian kei" ucap akhyar


"dia dia benar adikmu yar lihat kalung ini sama dengan yang bunda pakai , inikan hadiah dari ayah karena kekahiran putri kita iyakan ayah" ucap nyonya xu dengan senang


Kei hanya mematung, apakah benar dengan semua ini , sampai akhirnya kei memutuskan untuk pergi tanpa mendengarkan penjelasan dari keluarga Xu.


"nak kau mau kemana sayang ini bunda" ucap nyonya xu sambil menangis

__ADS_1


"maaf nyonya biarkan saya sendiri dulu" jawab kei dan langsung berlari keluar ruangan itu.


"maaf tante biar jo aja yang menjelaskannya , dan nanti malam jo janji akan membawa ke mansion tante" ucap jo


__ADS_2