
Alex bangun terlebih dahulu dan ia kaget melihat Mom dan Daddy nya sudah ada di ruang rawat Misel sambil menatap Alex tajam.
" Mom kapan kalian kesini ? " tanya Alex dengan santai
" Sudah 1 jam lalu , kenapa kau tak memberi tahu bahwa menantu Mom sakit ? " jawab Kei dengan sinis
" Tenanglah Mom , Misel baik-baik saja , ia hanya butuh istirahat saja dan Mom akan menjadi Oma " ucap Alex dengan bahagia
" Apaaa ? " teriak Kei dengan berbinar
Misel yang sedang tertidur pun bangun karena teriakan Kei yang agak kencang.
" Mom Dad kalian disini?" tanya Misel dengan parau
" Sayang selamat , Mom akan menjadi nenek , jaga diri baik-baik yaa " ucap Kei dengan mengelus rambut Misel dengan sayang.
Mereka nampak bahagia karena mendengar kehamilan Misel , tak lupa Kei memberitahu kepada Lexi bahwa ia akan menjadi aunty.
***
" Abang ayo ke rumah sakit " ajak Lexi
" Baiklah sebentar sayang " jawab Riki lalu ia bergegas memakai jas kerja nya kembali
" Ayoo " ajak Riki dan langsung menggandeng tangan Lexi
Karyawan kantor Riki sudah pada tau bahwa Lexi dan Riki akan bertunangan bahkan akan menikah sebentar lagi.
__ADS_1
Setelah hampir 1 jam perjalanan akhirnya Lexi sampai di rumah sakit , ia langsung bergegas ke ruangan Misel yang pasti nya ada di VVIP.
Ceklek
" Kakak ipar ? " ucap Lexi dan langsung menghampiri Misel
" Ahhh selamat aku akan menjadi aunty dan kau bocah akan menjadi uncle " ucap Lexi sambil menunjuk Morgan yang baru saja sampai.
" No , aku bukan Uncle tetapi aku ingin di panggil PAPA " ucap Morgan dengan yakin
" Apa-apaan kau ini , aku ayah nya kau Uncle nya " ucap Alex dengan menjitak kepala Morgan
" Ayolah bang gapapa ya " rengek Morgan seperti bocah tak di beri uang jajan.
Alex hanya bisa mengangguk pasrah setelah mendapat tatapan tajam dari Kei dan Jo.
***
Reno sedang sibuk di perusahaan karena ia tahu bahwa Alex tidak akan masuk beberapa hari karena menjaga nyonya nya.
Sedangkan Cantika ia sudah dandan secantik mungkin tetapi yang di tunggu tidak datang-datang.
" Kemana tuan Alex kenapa ia tidak datang ke kantor " gumam cantika
" Ahh mungkin nanti siang " gumam kembali Cantika
***
__ADS_1
Sedangkan keluarga Misel ia sedang kesulitan uang , bahkan Ayah dan Ibu nya sudah menghubungi Misel sembunyi-sembunyi tetapi tidak ada hasil nya.
Bahkan mereka sempat mendatangi rumah Misel tetapi satpam malah mengusir nya.
" Ayah , ibuu aku gak mau jatuh miskin , ayo kita cari Misel aja dan minta uang padanya " ucap Adik tiri Misel
" Misel susah sekali di hubungi bahkan di datangi juga sangat susah , anak tidak tau diri " ucap Ayah nya sambil menahan emosi
" Besok kita kembali lagi kesana , atau gak kita ke Butiq nya saja " usul ibu tiri nya
" Butiq nya sudah pindah entah kemana " jawab adik tiri nya
" Ahh anak sialan itu kemana , kenapa susah sekali di minta tolong nya " ucap ibu tiri nya dengan kesal
" Besok kita harus kembali ke rumah itu lagi yah " ucap Adik tiri
" Baiklah sekarang kita tidur saja " ucap Ayah Misel.
****
Keesokan pagi nya Misel bangun lebih dulu dan melihat Alex masih tertidur dengan lelap di sisi nya sambil memeluk dirinya.
" Mas bangun sudah pagi " ucap Misel sambil mengelus pipi Alex
" Hmm sebentar lagi sayang , aku masih ngantuk " jawab Alex dan malah menyusupkan kepala nya di dada Misel.
Entah karena memang masih ngantuk akhirnya Mereka kembali tertidur dengan pulas nya.
__ADS_1
Sampai Dokter mau memeriksa pun kembali lagi karena tak ingin mengganggu mereka.