
Kei , Jo , Emily dan Akhyar sampai di rumah sakit dan mereka melihat Alex yang kacau bahkan tubuhnya banyak darah.
"Abang, kenapa ada apa ini?" Tanya Kei dengan cemas
"Mom hiks Misel mom" Jawab Alex dengan menangis di pelukan Kei
"Sai , apa yang terjadi?" Tanya Jo pada Saila
Lalu Saila menceritakan semua yang terjadi hari ini.
Kei lansung memeluk erat Putra nya , ia yakin Misel akan selamat.
"Tenanglah , istrimu pasti selamat son" Ucap Emily dengan mengusap bahu keponakannya.
"Dimana Reno?" Tanya Jo
"Saya disini tuan" Jawab Reno yang baru saja tiba disana.
"Bagaimana?" Tanya Jo
"Mereka di tempat biasa Tuan" Jawab Reno dengan hormat.
"Bagus , ayo kesana" Ajak Jo pada Akhyar.
"Dad aku ikut" Ucap Alex
"Kau tunggu saja , kasihan istrimu" Jawab Jo dengan menepuk pundak anaknya.
Jo dan Akhyar langsung pergi setelah berpamitan pada Istri nya.
"Kalian kembalilah ke kantor , aku percayakan urusan kantor pada kalian" Ucap Alex pada Reno
"Baik tuan muda , kalau ada apa-apa anda bisa mengabari saya" Jawab Reno
Mereka langsung pergi dengan Reno.
__ADS_1
***
Sudah hampir 3 jam tetapi Dokter belum juga keluar dari ruang Operasi yang mana membuat Alex begitu khawatir.
Alex tak diam , dia terus saja mondar mandir di depan ruangan Operasi.
Ceklek.
Dokter keluar dengan wajah lelahnya.
"Dok bagaimana istri dan anak saya?" Tanya Alex dengan khawatir.
"Istri dan anak anda selamat Tuan , tapi Istri anda masih lemah dan mungkin besok akan sadarnya, untung kalian membawanya tepat waktu jadi kami masih bisa menyelamatkannya" Ucap sang Dokter menjelaskan.
"Lalu Cucu saya?" Tanya Kei
"Cucu anda sedang di bersihkan , dan untuk Ibu nya maaf mungkin dia tidak bisa mengandung lagi karena benturan keras tadi mengakibatkan Rahim nya rusak , tetapi Nyonya juga masih bisa mengandung tetapi akan bahaya" Jawab sang Dokter dengan menyesal.
"Dan saya harap anda menyuruh Istri anda meminum atau memakai alat pencegah hamil dulu sampai beberapa tahun kedepan" Ucap Dokter kembali
Alex hanya bisa dengan perasaan sedih , bagaimana ia bisa menjelaskannya nanti pada istrinya.
"Kalau begitu saya permisi , pasien akan di pindahkan ke ruang rawat dan nanti sang bayi akan di antarkan" Ucap Dokter
"Laki-laki atau perempuan Dok anak saya?" Tanya Alex yang baru saja ingat.
"Perempuan Tuan , dia sangat cantik seperti ibunya" Jawab Dokter sambil tersenyum
***
Jo dan Akhyar baru saja sampai ke tempat dimana anak buah nya menyekap seseorang.
"Tuan Besar" Sapa anak buah
"Dimana mereka?" Tanya Jo langsung
__ADS_1
"Mereka ada di tempat biasa" Jawab anak buah tersebut.
Jo dan Akhyar langsung masuk ke ruangan tersebut , dimana ada dua wanita yang sedang tergeletak dengan tangan dan kaki di ikat.
"Siram dengan air dingin" Ucap Jo dingin
Anak buah nya lalu mengambil air dingin dan menyiramkan nya.
Byurrr
Uhuk Uhuk Uhuk
"Sialan kenapa Uhuk kalian menyiramku" Ucap wanita tersebut.
Glek
Saat manik wanita tersebut melihat Jo dengan wajah dingin dan menyeramkan.
"Aku salah telah membebaskanmu Siska , aku tadinya berpikir kau akan berubah dan tak mengganggu lagi tapi kau bahkan mengajak anak sialan mu itu untuk membunuh menantuku" Ucap Jo dengan nada dingin.
"Siapa kalian hahh" Teriak Cantika yang baru saja tersadar.
"Aku adalah malaikat maut mu Nona" Ucap Akhyar dengan datar
"Apa salah kita hah?" Tanya Cantikka
"Apa salah kalian? kalian yang akan membunuh menantuku kan? tapi sekarang aku yang akan membunuh kalian" Ucap Akhyar dengan tersenyum devil.
"Suntikan obat tersebut dan buka ikatan tali nya" Perintah Jo kepada anak buah nya.
Anak buah jo langsung menyuntikan sesuatu ke tubuh Cantika dan Siska.
Setelah itu mereka membuka ikatannya.
"Arrgggghhhh kenapa kau memberi kami obat perangsang" Ucap Siska dengan teriak.
__ADS_1
"Panggil rekan kalian dan puaskan mereka" Ucap Akhyar
Lalu Jo dan Akhyar pergi dari sana , mereka tidak akan membunuhnya saat ini , karena itu bagian Alex.