
Setelah lama menunggu akhirnya mela datang dengan menenteng martabak manis dan bergegas masuk ke ruang makan.
"eh abang sedang apa di luar?" tanya mela heran
"aku mencarimu tadi tapi kau tak ada" jawab bastian santai membuat mela tak enak hati.
"hmm maafkan aku abang , karena aku pergi tanpa izin" ucap mela dengan menunduk
"tak apa , ayo kita masuk dan makan martabaknya" ajak bastian , mela hanya mengangguk saja.
setelah memakan martabaknya mela dan bastian langsung masuk kekamar untuk istirahat.
****
keesokan paginya jonathan sudah bersiap akan berangkat ke kantor dan kei akan cekup ke dokter kandungan.
"ayo hubby" ajak kei dengan bergelayut manja
"nanti kalau sudah selesai kau boleh main ke kantor kok sayang" ucap jo dengan mencium kening kei
Kei hanya mengangguk dan mereka langsung keluar untuk bergabung sarapan.
"abang kenapa dengan kakak ipar?" tanya kei yang melihat mela agak pucat
"dia tak apa adik , nanti abang antar ya sekalian abang periksa kakak iparmu" ucap bastian dan kei hanya mengangguk.
kei melayani jo dengan telaten meski ia agak susah berdiri nya.
"sudah sayang duduklah , sudah ini saja cukup" ucap jo dengan lembut
"baiklah hubby" jawab kei dengan tersenyum
mereka semua makan dengan diam hanya dentingan sendok saja yang bersuara.
setelah selesai jo berangkat dengan di jemput rudi.
"jo tunggu sebentar aku ingin bicara" ucap akhyar serius
"bicaralah" jawab jo singkat
"setelah kei melahirkan dan emily wisuda aku akan menikahi emily apa boleh?" ucap akhyar dengan sedikit gugup
"silahkan asal kau menyayanginya seperti aku menjaganya , jangan buat dia kecewa karena hanya kei dan emily yang aku punya" jawab jo dengan tersenyum dan menepuk pundak akhyar
"terimakasih jo aku akan menjaga emily dengan baik" ucap akhyar senang
kei yang melihatnya pun tampak senang , ia mengantar jo sampai di depan dan ia juga akan langsung berangkat ke rumah sakit di antar abang , mela dan bundanya.
"hati-hati hubby" ucap kei sambil mencium tangan jo
"kau juga hati-hayi ya , maaf aku tak bisa mengantarmu hm" jawab jo sambil mencium kening dan perut kei.
jo berangkat dengan rudi karena ia akan rapat dan meninjau proyek langsung ke lapangan.
sedangkan kei juga berangkat ke rumah sakit keluarga xu.
setelah kei sampai ia langsung menuju ruangan dokter melisa.
__ADS_1
"selamat pagi nona muda" ucap dokter dengan ramah
"selamat pagi juga dokter" jawab kei dengan senyuman di wajahnya
"ayo kita langsung periksa babby twins nya ya nona" ajak dokter dan kei langsunv di auruh berbaring.
setelah kei berbaring perawat yang ada disana langsung menuangkan jel ke perut buncit kei.
"lihat nona baby twins anda sehat , pertumbuhannya juga bagus , nona tidak boleh stress dan kecapean ya" ucap dokter
setelah kei melakukan pemeriksaan , kini giliran mela yang di periksa.
"silahkan nona berbaring dulu" ucap dokter
"selamat nona anda sedang hamil dan usia kandungan anda sudah 6 minggu" ucap dokter sambil tersenyum
bastian yang mendengar istrinya hamil ia merasa bahagia ia langsung mencium wajah istrinya.
setelah melakukan cekup mereka langsung ke mall untuk membeli perlengkapan babby twins kei.
mereka asik memilih tanpa mereka sadari, sudah dari tadi mereka di intai seseorang.
kei membeli semua perlengkapan babby twins dengan semangat meski sang suami tak menemaninya.
ia memilih banyak baju yang berwarna netral karena ia tidak tahu jenis kelamin anaknya.
sudah jam makan siang jadi ia memutuskan langsung makan siang di mall tersebut dan akan langsung pulang karena sang ayah sudah menelpon terus.
entah kenapa kei semakin merasa tak enak dengan perasaannya , ia mendadak sangat cemas sampai makan pun tak berselera.
"entahlah bun aku merasa cemas dan gak enak banget perasaan aku" jawab kei dengan cemas
"atau kau mau langsung pulang?" ajak sang abang
"iya abang aku ingin pulang" ucap kei
Entah kebetulan atau di sengaja lift yang akan mereka naiki bermasalah dan mau tak mau kei dan yang lainnya lewat eskalator.
boddy guard yang di perintah jo mereka semua sedang membawa barang belanjaan majikannya jadi mereka tidak tahu bahwa ada yang akan melakukan sesuatu kepada majikannya.
Setelah agak kosong kei dang yang lainnya langsunh turun kei yang paling belakang di temani sang bunda.
lalu dari belakang orang yang terus memperhatikan mereka sedari tadi lari dan dengan sengaja menyenggol tubuh kei hingga kei jatuh dari eskalator tersebut ke bawah.
"keiiiiiiiii" teriak bunda dan mela , sedangkan bastian cepat berlari dan melihat kei yang sudah bersimpah darah di bawah.
orang-orang mulai melihat dan kaget atas insiden itu.
"pengawal kejar orang itu" teriak bastian dengan emosi
2 orang pengawal mengejar orang yang dengan sengaja menyenggol kei.
"kei sayang bangunn, ayo abang kita bawa ke rumah sakit" ucap bunda dengan berderai air mata
"iyaa bun , sayang kau hubungi jo cepat" ucap bastian dan ia langsung menggendong kei dan membawanya ke mobil
setelah sampai di mobil bastian langsung pergi dari sana dengan kecepatan penuh karena ia sudah sangat khawatir dengan keaadaan kei.
__ADS_1
*****
sedangkan jo ia sangat gelisah saat di proyek dan tak lama kemudian hp nya berdering.
"jo kau dimana , cepat sekarang kerumah sakit keluarga xu , kei kecelakaan dan kita sedang membawa kerumah sakit sekarang" ucap mela dengan menangis
"apaaa , bagaimana bisa kakak ipar , baiklah aku kesanaa sekarang" jawab jo dengan khawatir
Rudi yang melihat bos nya begitu shock menjadi khawatir entah apa yang terjadi sehingga membuat bosnya cemas.
"rudi ayo kita kerumah sakit xu kei kecelakaan" ajak jo dengan panik
"baik tuan" jawab rudi dengan cepat
Rudi membawa mobilnya dengan kecepatan penuh karena ia juga khawatir mendengar istri tuannya kecelakaan.
******
Sedangkan orang yang menyenggol kei ia sudah tertangkap dan langsung di bawa ke markas oleh anak buah bastian.
"berani sekali kau membuat masalah dengan keluarga Xu" geram anak buah bastian
"apa keluarga xu" teriak orang itu dengan panik
"matilah aku sudah menyinggung keluarga ini , sialan aku sudah salah menerima tawaran" batin orang itu
para pengawal hanya tersenyum sinis melihat wajah ketakutan orang itu.
*****
bastian , mela dan bunda sedang berada di luar ugd karena ia sedang cemas karena sudah hampir 1 jam dokter belum keluar juga.
tak berselang lama jonathan dan rudi datang dengan tergesa-gesa apalagi jo yang begitu panik dan khawatir.
"bun apa yang terjadi dan dimana istriku" tanya jo dengan panik
"kei sedang di tangani di dalam nak, ada yang menyenggol kei saat di mall dan kei terjatuh dari eskalator, maafkan bunda nak bunda tak menjaga kei dengan baik" ucap bunda dengan menangis
jo yang melihat mertuanya menangis ia langsung memeluk sang bunda dan menenangkannya.
"bukan salah bunda kok , tenanglah kita harus kuat untuk kei" jawab jo dengan menenangkan sang bunda
tak lama kemudian ayah arsen datang dan bunda langsung memeluknya.
"bang bagaimana apa orangnya sudah tertangkap?" tanya jo dengan geram
"sudah , ia ada di markas nanti kita urus , sekarang yang penying kei dulu" jawab bastian sambil menepuk pundak jo
Mereka semua menunggu dengan cemas apalagi jo yang tak duduk ia terus mondar mandir.
emily , akhyar dan maya juga sudah ada disana.
emily yang mendengar berita kecelakaan kei ia langsung menangis histeris dan ia langsung ke rumah sakit , saat sampai ia langsung memeluk kakaknya dan menangis.
hampir 2 jam mereka menunggu dengan cemas dan khawatir akhirnya dokter keluar juga.
Ceklek
__ADS_1