Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
S 2


__ADS_3

Jam 2 dini hari Misel sadar dan ia melihat kesekelilingnya.


Eungghhhh


"Dimana aku?" Gumam Misel.


Misel melihat Alex yang terlelap dengan memegang tangannya , lalu ia mengusap rambut Alex.


Alex terbangun saat ada yang mengusap rambut nya.


"Sayang kau sadar" Ucap Alex dengan bahagia.


"Haus mas" Jawab Misel dengan lirih.


"Sebentar ya" Ucap Alex , lalu Alex memberikan air kepada istrinya.


"Mas anak kita mana?" Tanya Misel saat melihat perutnya yang rata


"Itu putri kita , dia sangat cantik" Jawab Alex sambil menunjukan box bayi di sebelahnya.


Kei yang sedang tertidur di ranjang sebelah pun terbangun karena merasa terganggu dengan suara Alex.


"Sayang kau sudah sadar?" Tanya Kei dengan raut bahagia


"Iya Mon , maaf jadi terbangun gara-gara aku berisik ya Mom" Jawab Misel dengan tak enak.


"Tak apa sayang" Ucap Kei


Oek Oek


"Mungkin dia haus sayang, ayo coba beri asi mu" Ucap Kei dan ia langsung mengambil Cucu nya di box bayi.


Kei memberikan bayi tersebut kepada Misel agar di beri susu.


Misel meringis sakit saat bayi nya menyusu dengan kuat.


"Sssst" Ringis Misel


"Nanti juga terbiasa sayang , sabar saja ya" Ucap Kei menenangkan.

__ADS_1


"Iya Mom" Jawab Misel


"Apa sesakit itu sayang?" Tanya Alex penasaran karena melihat wajah istrinya yang meringis.


Misel hanya mengangguk sambil tersenyum saja.


***


"Ahhh aku puas sekali dengan 2 jalang ini, bos besar memang pengertian ya" Ucap anak buah Alex.


"Hahaha ya itu salah mereka , dengan tega nya mau membunuh menantu dan cucu seorang Jonathan , mimpi" Timpal rekan nya.


"Diam kalian sangat menjijikan" Ucap Cantika


"Menjijikan tapi kau menikmati pelayanan kami" Jawab mereka enteng.


"Cepat pakaikan mereka baju nya , besok Tuan Muda pasti kesini" Ucap teman nya.


Siska hanya bisa diam saja , ia sangat lelah melayani hampir 10 orang anak buah Jonathan.


"Kalian sangat Kuat ya melayani kami, apa kalian memang sudah terbiasa" Ejek mereka sambil tertawa.


Mereka hanya tersenyum sinis saja.


***


Pagi hari nya di ruangan Misel sudah ramai dengan tangisan bayi Alex dan Misel.


"Cup sini sama Oma dulu ya , kan Bunda nya lagi di kamar mandi dulu" Ucap Kei dengan menimang Cucu nya.


Ceklek


Misel keluar kamar mandi di papah oleh Alex.


"Sini Mom mungkin si cantik lapar" Ucap Misel dengan tersenyum.


"Akan kalian beri nama siapa Cucu ku?" Tanya Jo


"Nafisa Putri Cristian , Baby Nafi" Jawab Alex dengan tersenyum.

__ADS_1


"Wah cantik nya" Ucap Emily dengan tersenyum.


"Apa Dad sudah mengabari Morgan?" Tanya Alex pasalnya ia berpesan agar di beritahu kalau kakak ipar nya sudah melahirkan.


Belum juga Jo menjawab pintu sudah di buka dengan kasar.


Bruk


"Mana keponakan ku?" Tanya Morgan dengan tergesa-gesa.


Oek Oek


Saking terkejutnya Baby Nafi pun sampai menangis kencang.


"Cup cup sayang ini mimi lagi" Ucap Misel menenangkan Putri nya.


"Kau ini datang-datang sudah teriak , lihat Putri ku jadi menangis kan" Ucap Alex dengan kesal.


"Maaf aku kan ingin cepat bertemu keponakanku Bang" Jawab Morgan dengan cuek.


"Tapi tidak perlu berteriak Morgan" Ucap Jo dengan santai tapi penuh penekanan.


"Maaf Dad" Jawab Morgan cengengesan.


Mereka hanya bisa geleng kepala lihat kelakuan Morgan.


"Bagaimana keadaan kakak mu Nak?" Tanya Kei saat Morgan duduk di sebelahnya.


"Baik saja Mom, ia juga akan segera melahirkan " Jawab Morgan sambil memeluk Kei.


"Asalnya juga ingin ikut tetapi dilarang Bunda nya kakak ipar karena takut terjadi apa-apa sama kandungan ka Lexi" Ucap Morgan kembali.


Morgan bangkit dari duduk nya dan mendekat ke arah Misel.


"Kakak boleh aku menggendongnya?" Tanya Morgan.


"Ini gendonglah" Jawab Misel dengan tersenyum.


Morgan langsung menggendong keponakannya dan membawa duduk di samping Kei.

__ADS_1


Sedangkan Misel ia sedang makan terlebih dahulu.


__ADS_2