Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
Chapter 16


__ADS_3

Setelah Jo keluar dia bergegas kelantai bawah dan mencari kei sampai manik matanya menangkap wanita sedang duduk ditaman dekat perusahaan.


Jo mendekat dan memeluk kei yang sedang menangis , kei yang mendapatkan pelukan hangat dia menangis sesegukan sampai akhirnya dia melepaskan pelukannya.


"tuan maafkan saya" ucap kei sambil menunduk


"tak apa , boleh aku beri saran?"tanya jo dengan mata yang menatap ke depan


"aku dan akhyar berteman sedari kecil bahkan aku juga tau bahwa dia mempunyai adik perempuan yang manis , mata indah seperti mata mu , waktu aku melihatmu aku teringat adik akhyar yang memiliki mata indah itu , aku tau bagaimana keluarganya prustasi kehilangan anak perempuannya dan bunda nantha sampai-sampai stres" ucap jo dengan santai sambil melirik kei yang kembali meneteskan air mata


"ikutlah nanti bersamaku ajak juga 2 sahabatmu ke rumah tuan Xu , disana kau akan mendapatkan penjelasan yang sesungguhnya" ucap jo kembali sambil bangkit dari duduknya


"ayo saya antarkan dan nanti jam 7 malam saya jemput kalian, sudah jangan menangis lihat ingusmu keluar" ucap jo sambil berlalu dari hadapan kei


Kei hanya mendengus kesal dan pergi dari sana. sesampainya di kost an kei langsung membersihkan badannya dan setelah itu dia memberi kabar kepada sahabatnya agar mereka mau menemani nya.


Jam sudah menunjukan setengah enam sore kei baru bangun karena berisik pintu yang di ketuk dari luar.

__ADS_1


Ceklek


"ishh kau kei baru bangun? pantesan dari tadi kita ketok-ketok gak nongol-nongol" ucap maya dengan kesal


"hehe maaf , ayo masuk aku akan mandi dulu dan kita bersiap nanti tuan jo dan rudi jemput kita" ucap kei sambil berlalu masuk ke kamar mandi


Setelah kei selesai bersiap kei nampak cantik dengan dress selutut warna tosca tidak ada yang mengira bahwa dia seorang janda.


"waw kei kau cantik sekali , orang akan mengira kau gadis padahal kau sudah jendo" kekeh maya sambil melihat kei tanpa berkedip


Kei dan Jo satu mobil yang di supiri jo sendiri , dan rudi , maya , dan mela di mobil lain dengan supiri rudi.


Jo nampak terpukau melihat kei , dan itu membuat kei salah tingkah , maya dan mela hanya terkikik geli melihat bosnya yang menganga.


"hmm ayo masuk kita berangkat" ucap rudi menyadarkan jo.


Setelah menempuh hampir 1 jam kei dan kawan-kawan sampai di Mansion Xu yang begitu megah , lebih tepatnya seperti istana , jo melirik kei yang gugup.

__ADS_1


"tenanglah semua baik-baik saja" ucap jo menenangkan kei


Mereka semua di sambut pelayan rumah dan di persilahkan masuk keruangan makan , disana terlihat ada tuan arsen dan nyonya nantha , akhyar dan kakak tertuanya Sebastian xu yang baru pulang dari Amerika.


"selamat malam semuanya" ucap jo dengan santai


"selamat malam jo , terimakasih kau menepati janjimu" ucap nantha sambil menghampiri kei , kei terlihat diam dan menunduk


"ayo nak duduk disini dekat dengan bunda , terimakasih sudah mau datang" ucap nantha sambil memegang tangan kei dan menuntunnya duduk dekat dengannya.


"ayo semuanya duduk kita mulai makan malam nya" ucap tuan arsen kepada semuanya.


Tidak ada yang berbicara hanya dentingan sendok saja yang menghiasi makan malam itu , terlihat mela dan maya saling lirik.


"ada hubungan apa kei dan keluarga milliarder ini" batin maya penasaran


Setelah semua selesai makan semuanya langsung ke ruang keluarga untuk mengobrol.

__ADS_1


__ADS_2