Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
Chapter 47


__ADS_3

satu minggu sudah setelah acara emily dan akhyar , bastian juga sudah kembali lagi ke mansion xu.


pagi hari sebelum matahari menampakan cahaya nya , mela sudah meringis kesakitan karena sejak semalam perutnya sudah sakit dan sekarang lebih sakit lagi.


"abangg bangun" ujar mela dengan meringis


"hmmm knpa?" tanya bastian sambil mengerjapkan mata nya.


"abang perut aku sakit abang" ujar mela dengan nafas naik turun , sontak bastian langsung bangun dan melihat istrinya kesakitan.


"sebentar aku bangunin bunda dulu ya , dan meminta akhyar untuk mengantar ke rumah sakit" ucap bastian dan ia langsung keluar membangunkan adik dan bundanya.


sang bunda langsung ke kamar bastian dan melihat mela yang sedang meringis , lalu datang bastian dan langsung menggendong sedangkan bunda nantha langsung mengambil koper yang sudah di sediakan.


kei yang sedang tertidur pun merasa tertanggu karena di luar sangat berisik apalagi suara emily.


"hubby bangun coba kita lihat kenapa bunda pada berisik" ujar kei kepada jo yang sedang mengumpulkan nyawanya karena jo juga terganggu.


"iyaa ayo sayang" ajak jo


setelah mereka keluar kei melihat abang dan bundanya berlari keluar sambil menggendong mela.


"bunda apa kakak ipar akan melahirkan?" tanya kei yang di angguki bunda nantha


"yaudah nanti kei dan jo kesana pagi-pagi sambil membawa sarapan ya" ujar kei kembali


"ajak ayah ya , ia tadi tidur lagi karena ngantuk katanya" jawab bunda


Setelah itu mereka langsung berangkat ke rumah sakit , akhyar yang tak tega melihat kakak iparnya pun membawa mobil dengan kecepatan full untung jalanan sepi jadi ia bebas.


sesampainya di rumah sakit mela langsung dibawa ke ruang bersalin karena dokter sudah menunggunya diasana.

__ADS_1


"saya periksa dulu ya buk" ujar sang dokter


"wah ini sudah mau lengkap , bapak silahkan kalau mau menemani istrinya , dan ibu ikuti arahan dari saya ya" ujar sang dokter lagi


mela terus berjuang dan mengedan sampai ia begitu pucat .


bastian dengan setia menemani dan memberi semangat pada istrinya.


diluar ruangan terlihat emily , akhyar dan bunda yang nampak begitu gelisah.


taklama kemudian datanglah keluarga mela karena sewaktu sampai akhyar langsung memberi kabar kepada kedua orangtua mela.


"mbak gimana anak saya?" tanya bunda mela


"ia sedang proses tapi juga belum kedengeran suara bayinya" jawab bunda nantha


tak berselang lama dari dalam terdengar suara bayi menangis dengan kencangnya.


mereka yang menunggu pun langsung mengucap syukur karena bayinya sudah selamat.


"selamat nyonya , bayi dan nona muda nya selamat dan sehat , bayinya pun sangat tampan" ujar sang dokter


"terimakasih dok, bolehkah kita melihatnya" jawab bunda nantha


"sebentarlagi nona muda akan di pindahkan ke ruangan VVIP jadi nyonya langsung saja kesana" ujar sang dokter lalu ia pergi dari sana.


Setelah selesai mela dan bayinya pun di pindahkan keruangan VVIP disana sudah nampak kedua orangtua mela juga masih setia menemani sang putri yang sudah menjadi ibu.


"selamat sayang kau sudah menjadi bunda dan lihatlah ia sangat tampan sekali" ujar sang bunda


"terimakasih bunda , ayah , kalian pulanglah dulu dan istirahat nanti kesini lagi" ujar mela dengan tersenyum

__ADS_1


"kau juga pengantin baru pulanglah dulu" ucap mela


"nanti kalau ka kei sudah kesini baru kita akan pulang kak" jawab emily sambil terus mencium anak mela


"siapa namanya nak bas?" tanya ayah mertuanya


"Rafael Putra Xu ayah" jawab bastian sambil tersenyum


"nama yang bagus bang, selamat datang baby el ini uncle mu yang tampan" ujar akhyar dengan percaya diri membuat mereka yang ada disana tertawa bahagia.


*******


sedangkan dirumah sakit yang sama Cantika baru saja keluar rumah sakit setelah ia dirawat selama seminggu karena penyakit yang di deritanya.


"anak ayah , kalau jajan jangan sembarangan lagi ya sayang" ujar arga sambil menggendong cantika


"nda ayah aku hanya beli ecklim" jawab cantika sambil memeluk leher arga


"iya tapi jangan banyak-banyak sayang" timpal siska


"iya undaa" patuh cantika karena ia takut kalau harus di suntik lagi


mereka langsung masuk mobil dan melajukan kendaraaannya ke arah rumahnya.


setelah sampai cantika langsung berlari masuk mencari sang nenek dan kakeknya.


"wah cucu kakek sudah sembuh ya sayang" ujar abra sambil menggendong cucunya


"iya akek aku janji gak akan jajan cembalangan lagi" jawab cantika


"ayo sayang kita istirahat dulu" ajak siska dan langsung cantika turun dari gendongan kakeknya.

__ADS_1


"arga kau suruh istrimu jaga anakmu karena kalau ia kenapa-kenapa maka aku akan mengusirnya" ancam sang ayah yang di angguki arga


Setelah berbincang sebentar arga langsung menyusul anak istrinya ke kamar karena ia juga lelah sudah seminggu tidurnya kurang teratur.


__ADS_2