Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
Chapter 20


__ADS_3

*ayo komen , like dan vote kakak


selamat membaca*


************


Setelah hampir semuanya selesai kei langsung ke ruangan jo


Tok tok tok


"masuk" ucap jo


"maaf tuan mengganggu saya hanya akan memberikan surat ini" ucap kei gugup


"apakah kamu akan resign kei?" tanya jo yang sudah menebak pasti kei akan resign


"benar tuan , kan sekarang anda juga sudah mela yang membantu dan maafkan saya selama saya kerja disini mungkin banyak salah" ucap kei


"hmm yasudah tak apa aku ngerti pasti om arsen akan melarangmu bekerja" ucap jo menghela nafas karena jujur dia berat mengizinkan kei keluar dari kantornya tapi disisi lain bastian tidak akan tinggal diam


Kemudian jo berdiri dan melangkahkan mendekat kearah kei tanpa di sangka jo memeluk kei dengan erat , sedangkan kei hanya terkejut.


"aku menyayangimu keira" lirih jo


Deg hati kei berdetak kencang mendengar jo menyebutkan sayang padanya karena jujur saja 1 tahun bekerja dengan jo kei memiliki perasaan tapi dia tau diri dengan statusnya.


setelah melepaskan pelukannya jo mengangkat dagu kei dengan telunjuknya lama kelamaan wajah mereka begitu dengan hingga akhirnya mencium bibir tipis kei dengan lembut kei hanya diam mematung dan detik kemudian kei membalas ciuman jo hingga akhirnya mereka tersadar karena pintu terbuka begitu saja.


"ma ma maaf tuan" ucap rudi langsung pergi lagi, kei hanya menunduk malu dan jo terkekeh


"ayo aku antar pulang , dan nanti malam aku akan kerumahmu untuk makan malam , aku ingin makan masakan mu sayang" ucap jo berbisik sambil tersenyum


"hmm baiklah tuan" ucap kei malu-malu


Tangan jo menggapai pinggang ramping kei hingga tidak ada jarak lagi diantara mereka.

__ADS_1


"kei aku sangat mencintaimu" ucap jo sambil mencium kembali bibir kei


Kei hanya diam dan sesekali membalas ciuman jo yang memabukan , hingga akhirnya kei hampir kehabisan nafas dan memukul dada bidang jo


"panggil aku nama saja atau sayangpun boleh karena sekarang kau wanita ku bukan sekertarisku lagi" ucap jo dengan menempelkan keningnya ke kening kei


"baiklah jo , aku pulang dulu ya" ucap kei sambil melepaskan pelukan jo


"akan aku antar " ucap jo


"tak usah aku sudah datang" ucap akhyar masuk keruangan jo dengan santainya


Jo hanya mendengus kesal niat ingin berduaan malah ada pengganggu.


"hmm hati-hati" jawab jo kesal


"datanglah kerumah ayah menunggumu melamar adik kecilku" goda akhyar sambil mengedipkan matanya kepada kei


"nanti malam aku akan melamar nya dan minggu depan akan menikahinya" ucap jo dengan santai


Setelah kei dan akhyar pergi , jo menyandarkan kepalanya di kursi sambil menghela nafas lega.


"aku sudah tidak sabar ingin memilikimu kei"gumam jo tersenyum


Setelah kei sampai ke mansion langsung di sambut sang bunda dengan bahagia.


"sayang ayo makan dulu" ajak sang bunda , akhyar hanya mendengus karena di abaikan


"bunn kok aku gak di sapa" ucap akhyar merajuk sedangkan sang ayah hanya geleng-geleng saja.


Malam harinya semua hidangan yang kei buat sudah beres tinggal menatanya di meja makan.


"bi tolang tata di meja makan ya , aku mandi dulu" ucap kei


Setelah mandi kei keluar kamar dan semua mata melihat kei yang berjalan dengan anggun dari tangga , jo memandang kei dengan intens bagaimana tidak kei memakai dres polos biru selutut yang ngpres di badannya.

__ADS_1


"hmm kenapa semua liatin kei" ucap kei kesal


"kau sungguh cantik sayang" jawab sang bunda yang tersenyum


"ka kei kau sangat cantik sekali malam ini , tau aja kalau mau dilamar" goda emily sambil terkekeh karena melihat wajah kei yang memerah


"kenapa wajahmu dek ? apakah sakit?" tanya bastian menggoda kei


"bundaaa lihatlah abang" ucap kei mengadu ke sang bunda


"hmmm saya datang kesini ingin meminang anak om dan tante untuk menjadi istri saya dan ibu dari anak-anak saya" ucap jo dengan to the point


"om dan tante sih silahkan tapi balik lagi ke kei , bagaimana sayang? apakah kamu menerima nak Jonathan?" tanya sang ayah


Kei hanya mengangguk sambil tersenyum malu dan disambut dengan bahagia oleh senyuman semuanya.


"bagaimana kalau acaranya minggu depan om?" tanya jo


"wah gila lo jo udah ngebet banget ya sama adek gue" ucap akhyar sambil tertawa


"baiklah biar tante yang mengurus semuanya" usul sang bunda


"emm bunda kei hanya ingin menikah sederhana tanpa di ketahui oleh publik yang diundang pun hanya orang penting saja gapapa?" tanya kei hati-hati


"tidak masalah sayang , tante ikuti saja kemauan kei semuanya" ucap jo tersenyum hangat.


Setelah berbincang tentang pernikahan kei akhirnya keluarga xu dan jo makan malam walaupun sudah lewat jam makan malam.


*****


**hai hai Author hanya mau ngasih tau aja kalau konfliknya masih agak lama yaa ,


maaf kalau ceritanya jelek bahkan gak nyambung , maklum ini karya author yang pertama hehehe


jangan lupa like , coment , dan voteeee ya yang banyak**

__ADS_1


__ADS_2