
"selamat pak buk bayi anda perempuan sangat cantik" ucap dokter dan lansung menyuruh suster untuk membersihkan bayi nya
Arga keluar ruangan dengan senyuman kebahagian dan sambut pelukan sang mommy.
"bagaimana nak?" tanya tuan abra
"bayiku perempuan dad , kalian sebentar lagi bisa melihatnya setelah siska dan bayiku di bersihkan" jawab arga
Setelah siska di pindahkan ke ruangan VIP semua keluarga menghampirinya dan memberi selamat.
"selamat sayang kau sudah jadi mommy" ucap bunda siska dengan bahagia
"terimakasih bun" jawab siska
Ceklek
Datanglah suster dengan mendorong boxs bayi.
"nyonya silahkan beri asi nya" ucap suster
"tidak suster , biarkan dia meminum sufor" jawab siska enteng dan membuat semua yang berada disana tercengang
"sayang kok gitu kan harus asi biar cepat sehat anak kita" ucap arga
"gak mas aku gak mau bentuk tubuhku jadi berubah" jawab siska membuat arga geram
"baiklah , berikan ke saya sus anak itu" ucap arga
"ayo mom kita pulang saja dan nanti dijalan kita beli sufor untuk anakku , percuma disini juga ibu nya tidak mau menyusui" ajak arga dengan emosi dan membuat siska gelagapan
"mas bukan gitu maksud aku mas" ucap siska dengan berkaca-kaca
"sudahlah nanti aku kesini lagi melihat keadaanmu" ucap arga dan langsung pulang
Siska hanya menatap arga dengan nanar , sang bunda pun dibuat kesal dengan tindakan anaknya.
"kamu bagaimana sih siska , ah gimana kalau arga menceraikanmu" kesal bundanya
__ADS_1
"tenang bun dia sudah cinta banget denganku pasti tidak akan berani ceraikan aku" jawab siska dengan santai
"terserah , bunda akan pulang dulu" kesal bunda sambil pergi dari ruangan siska
Setelah semua orang pergi siska merebahkan kembali tubuhnya ke kasur.
Ceklek
"bagaimana keadaanmu honey" ucap lelaki tampan
"ba ba bagaimana kau bisa ada disini?" tanya siska dengan ketakutan
"bagaimana aku kesini itu tidak penting , aku kesini akan membawa anakku dan balaskan sakitku padamu siska" ucap lelaki misterius itu dan langsung keluar ruangan siska.
"bagaimana dia ada disini? bagaimana ini , bagaimana kalau semua nya terbongkar" gumam siska prustasi
"kau akan mendapatkan balasan yang lebih sakit lagi dariku siska" batin lelaki misterius
***********
Sedangkan di rumah kei , kei sedang cemberut karena di tinggal sang suami pas lagi tidur.
"sayang kamu kenapa hm apa ada yang sakit atau mau apa?" tanya jo dengan khawatir
"aku kesel sama kamu hubby , kamu oergi tanpa pamit dan meninggalkan aku dikamar sendirian , apa kamu sudah tidak cinta lagi sama aku?" ceroscos kei sambil meneteskan air matanya
"bukan begitu sayang , aku tadi harus mengantarkan emily ke kota S karena dia ada penelitian disana, karena akhyar tidak bisa mengantar nya jadi aku yang antar , tadinya aku akan mengajakmu tapi kau begitu pulas sampai aku tak tega bangunkan kamu" jawab jo dengan tenang dan sambil memeluk kei
"jadi hubby tetep sayang aku?" tanya kei dengan wajah imutnya
"iya sayang" jawab jonathan sambil mengecup kening kei
Bastian dan yang lain hanya bisa menggelengkan kepala melihat pasutri di depannya.
"bun abang pergi dulu ya" ucap bastian sambil mengecup pipi sang bunda
"mau kemana bang?" tanya ayahnya
__ADS_1
"hmm mau jalan sama mela" jawab bastian cengengesan
"yaudah sana , cepet halalin yaaa bang biar putri bunda nambah" jawab sang bunda dengan senang
"bener tuh bang , biar aku dan bunda ada teman buat ngabisin uang kalian" celetuk kei sambil memeluk jonathan sayang
"habiskan saja kalau kalian bisa, iya gak adik ipar , ayah?" ucap bastian santai sambil menaik nurunkan alisnya
Sedangkan di rumah dinas mela sedang mengobrak abrikan pakaiannya karena bingung.
"mel aduh cepet dong bentar lagi bastian bakal jemput lo , dan lo masih aja begini" ucap maya dengan kesal
"iya ini udah kok tinggal di makeup aja mayaaaa" jawab mela
Tin tin
"nahloh udah ada tuh bastian" ucap maya
"gue pergi dulu ya , tolong beresin baju gue ya , entar gue bawa pizza deh" ucap mela dengan cengengesan
"iyaaaaaaa" jawab maya dengan kesal
"apa-apaan coba dia yang berantakin gur yang di suruh beresin , sebel" gerutu maya dengan kesal
Setelah mela dan bastian sampai di pantai bastian langsung menutup mata mela dengan kain .
"abang kok di tutup sih" tanya mela ketakutan
Baatian hanya diam saja dan memberi kode kepada pelayan agar mendekat
"nona maei ikuti saya" ajak sang pelayanan
"kau jangan macam-macam mana bastian" ucap mela dengan teriak
"nona mari ikutlah dengan saya" bujuk sang pelayan
"baiklah tapi kau jangan macam-macam" ketus mela
__ADS_1
Mela di tuntun sambil ke pinggir pantai dan buka penutup matanya , setelah mela membuka matanya dia dibuat takjub pasalnya disana di hias dengan indah lampu kerlap-kerlip , bunga mawar merah bertebaran di pasir dan ada meja makan dengan romantis dan yang lebih terkejutblagi di laut ada lampu yang bertuliskan WILL YOU MARRY ME , mela hanya diam dan menutup mulutnya.