
Setelah makan malam akhyar langsung mengantarkan emily ke mansion cristian , karena jo dan kei belum pindah kesana jadi emily di temani oleh mela dan maya.
"terimakasih kak , aku masuk dulu ya , bye" pamit emily
"iyaa , cepatlah masuk aku pulang dulu ya" ucap akhyar sambil menjalankan mobilnya keluar dari pelataran mansion cristian.
3 bulan berlalu bulan ini bulan kelahiran buah hati siska dan arga , semua anggota keluarga sedang menantikan kelahiran bayi tersebut.
Berbeda dengan dikediaman Xu , kei semakin hari semakin terlihat bahkan pagi ini kei sudah muntah-muntah entah berapa kali.
Hoekk hoekkkk
"kita kerumah sakit ya sayang kau pucat sekali hmm" ucap jo dengan khawatir
"aku tidak apa-apa by" jawab kei dengan lemah tak lama kemudian kei jatuh pingsan di pelukan suaminya.
"kei sayang bangunn" panik jo , jo langsung menggendong kei dan keluar dari kamar dia begitu panik melihat kei tak sadarkan diri.
"abangggggggg?" teriakk jo dengan keras
"jo ada apa?, oh astaga kei kenapa jo?" tanya bastian khawatir
"cepatlah kita kerumah sakit bang" ajak jo tergesa
Setelah mengambil mobil jo dan bastian langsung melajukannya ke rumah sakit dengan di ikuti oleh ayah , bunda dan akhyar di mobil yang lain .
Setelah sampai di rumah sakit jo langsung keluar dan menggendong kei masuk dan berteriak meminta tolong.
"dokter tolong istri saya" teriak jo , suster dan dokter langsung menolong kei, kei langsung di tidurkan di brangkar dan dibawa ke ruang UGD.
"tenanglah nak , kei tidak apa-apa" ucap bunda
"tapi bunda kei tadi muntah-muntah terus pingsan" jawab jo dengan khawatir
Ceklek , dokter keluar dari ruangan sambil tersenyum.
"nona muda tidak apa-apa tuan dia hanya butuh istirahat saja dan saya ucapkan selamat karena nona muda sedang hamil" ucap dokter sambil tersenyum
"hamil? benarkah istri saya sedang hamil dok?" tanya jo dengan senang
"benar tuan usia kandungannya sudah 2 bulan:?" jawab dokter lagi , karena kebetulan yang memeriksa adalah dokter obgyn
__ADS_1
"silahkan nona muda sebentar lagi sadar" ucap dokter kembali
"terimakasih dokter" ucap bunda nantha karena jonathan sudah lebih dulu masuk
Setelah semua orang masuk mereka sedang menunggu ke sadaran kei tak lama kemudian kei sadar.
"by aku ada dimana?" lirih kei dengan lemas
"kamu sedang di rumah sakit yang, terimakasih kamu sudah mau mengandung anakku sayang" ucap jo mengecup kening kei
"apa by mengandung? apakah aku hamil bunda?" tanya kei melihat ke bunda dan suaminya , sang bunda hanya bisa mengangguk tersenyum.
"hubby aku hamil, aku akan menjadi mommy?" ucap kei lagi dengan bahagia
"iya sayang kau akan menjadi mommy jadi mulai sekarang kau tak boleh dulu ke butiq ya , biar sari yang menghandelnya , kau harus istirahat tak boleh terlalu capek hm" ucap jo menjelaskan
"baiklah hubby" patuh kei
Setelah membaik kei sudah bisa pulang dan beristirahat di rumah saja.
Setelah sampai kei langsung di sambut adik ipar dan dua sahabatnya.
"iya kei kau harus menjaga nya oke" timpal maya dengan di angguki mela
"baiklah kakak ipar" jawab kei dengan terkekeh yang membuat membuat emily dan mela tersenyum malu
"apasih kak kei ini" ucap emily dengan malu
"sudah nanti lagi ya kei nya harus istirahat dulu oke" ucap jo dang langsung membawa kei ke kamarnya
Setelah kei tidur , jo langsung keruangan keluarga bergabung dengan yang lainnya.
"kei sudah tidur?" tanya bunda
"sudah bun" jawab jo yang baru duduk di samping bastian
"berarti benar anak yang di kandung siska bukan anak arga" celetuk mela yang dapat cubitan dari maya
"maksud kamu sayang?" tanya bastian
"hmmm kan kata arga dan keluarga kei itu di vonis mandul tapi itu nyatanya hamil , dan kata kei setiap hasil lab kei itu baik-baik saja dan subur , bahkan arga yang bermasalah" ucap mela , membuat semua orang tercengang
__ADS_1
"biarkan saja itu balasannya karena sudah berani sekali membuat kei menangis" ucap jo dengan santai
"kau tau semuanya jo?" tanya bastian penasaran
"aku juga tau siapa ayah biologis anak siska" jawab jo dengan tersenyum smirk
Semua laki-laki lanjut berbicara bisnis sedangkan para wanita sibuk di dapur.
*********
Sedangkan dirumah arga dia sedang panik karena sang istri yang akan melahirkan, setelah sampai rumah sakit arga dan keluarganya membawa siska masuk ke ruangan bersalin arga terus menemani sang istri yang terus menahan sakit.
"dokter cepat tolong istri saya dia sudah sangat kesakitan" ucap arga khawatir
"sebentar ya pak saya akan mengecek nya dulu" ucap dokter dan langsung mengecek sudah pembukaan berapa
"sebantar lagi ya buk , baru pembukaan 6 , saya akan keruangan saya dulu nanti satu jam lagi saya kesini" ucap sang dokter
"mas sakit sekali" rintih siska dengan menggenggam tangan arga kuat
"sayang jangan buat mommy kesakitan ya " ucap arga sambil mengusap perut siska
Setelah hampir satu jam siska mengaduh sakit dan lebih parah dari yang tadi , arga langsung memanggil dokter.
"saya cek dulu yak bu" ucap dokter
"suster siapkan alat-alatnya sudah bukaan lengkap" kata dokter sambil memberi arahan kepada siska
"ayo buk tarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan dan mengejan ya" ucap dokter
Siska hanya menurut sudah dua kali mengedan tapi belum berhasil.
"ayo buk sekali lagi ini kepalanya sudah terlihat" ucap dokter
Siska mengedan dengan kuat dan tak lama kemuadian terdengarlah suara bayi.
Oekkkk oekkk oekk.
Siska dan arga menghela nafas lega setelah mendengar suara bayi mereka.
"terimakasih sayang" ucap arga sambil mencium seluruh wajah siska.
__ADS_1