
Siang hari baru mereka bangun karena perut Misel sudah berdemo meminta di isi.
" Mas bangun , aku lapar " ucap Misel dengan mencubit hidung Alex
" Hmm kenapa sayang ?" tanya Alex setelah membuka mata nya
" Aku lapar , tapi aku ingin makanan buatan Mom Kei " ucap Misel dengan lirih karena ia takut meropotkan
" Sebentar aku akan menelpon Mom dulu " balas Alex dan ia bangun langsung ke kamar mandi.
Setelah dari kamar mandi Alex langsung menelpon Kei.
Ceklek
" Selamat siang nyonya " ucap Dokter
" Siang Dok " jawab Misel sambil tersenyum
" Saya akan periksa dulu ya " ucap Dokter dan ia langsung memeriksa Misel dengan teliti karena ia takut melakukan kesalahan kepada menantu keluarga terpandang itu.
Tak lama kemudian masuklah Alex setelah menelpon dengan Mom nya.
" Bagaimana dok keadaan istri saya ? " tanya Alex
" Istri tuan sudah baik-baik saja , mungkin nanti sore juga bisa langsung pulang tuan " jawab Dokter dengan menunduk
" Oh baiklah " ucap Alex
Lalu dokter memilih keluar setelah mengatakan keadaan nyonya muda Cristian.
" Huh aku sudah ingin pulang sekarang mas " ucap Misel dengan cemberut
__ADS_1
" Nanti sore ya pulang nya , dan jangan kelelahan ingat sayang " balas Alex dan ia langsung mencium pelipis Misel.
" Oh iya kata Mommy nanti dia akan kesini dengan Lexi dan Morgan , jadi sebari menunggu kau makan buah dulu ya " ucap Alex dengan lembut
Misel hanya mengangguk saja.
Kemudian Alex mengupas beberapa buah dan menyuapi Misel dengan telaten.
***
Sedangkan di kediaman Cantika ia sedang uring-uringan karena sudah 2 hari Alex tak ke kantor.
" Jika besok dia tidak ke kantor aku akan mencari tahu nya " gumam Cantika
" Kau kenapa nak ? " tanya Siska
" Aku tak apa Mom , apakah Mom akan pergi?" tanya Cantik
" Iya , Mom akan ke butiq sayang , apa kau akan ikut?" ucap Siska
Mereka lalu berangkat ke Butiq untuk melihat koleksi baju yang lagi trend.
Karena Siska sudah lama tidak shoping.
***
Setelah hampir 1 jam menunggu akhirnya Kei , Lexi dan Morgan datang juga , Misel langsung berbinar melihat Kei membawa rantang makanan.
" Mom makasih " ucap Misel setelah Kei meletakan rantang makanan di hadapan Misel
" Mas suapi " ucap Misel dengan tersenyum
__ADS_1
" Baiklah , sini aku suapi " jawab Alex dan ia langsung menyuapi Misel dengan telaten.
Misel makan dengan lahap nya , karena ia juga sudah merasa lapar.
" Kakak ipar apa memang enak ? kenapa makan nya lahap sekali ? " ucap Lexi dengan penasaran
" Ini enak banget Lex , cobalah apalagi ini buatan Mom Kei " jawab Misel.
" Mungkin hormon hamil sayang , Mom juga dulu gitu kalau makanan yang Mom mau terpenuhi pasti makan akan lahap " ucap Kei dengan tersenyum.
" Oh iya kapan kalian pulang dari rumah sakit nak ? " tanya Kei
" Nanti sore Mom " jawab Alex , lalu ia membersihkan bekas makanan di mulut Misel.
Ceklek
Muncullah Daddy Jo dan Riki yang baru saja dari perusahaan.
" Bagaimana keadaan mu nak?" tanya Jo pada Misel
" Sudah lebih baik Dad " jawab Misel dengan tersenyum
" Kalian tinggalah di mansion utama karena Dad khawatir kalau Abang bekerja Misel akan sendirian , kalau di mansion utama kan ada Mom mu " ucap Jo setelah duduk di sebelah istri nya.
" Baiklah Dad , aku juga berencana begitu , kau mau kan sayang?" tanya Alex sambil menatap Misel
" Iyaa mas " jawab Misel sambil tersenyum
" Dan kapan kalian akan menikah ? " tanya Jo pada Lexi dan Riki
" Besok orangtua ku akan datang kesini untuk membahas pernikahan kita Dad " jawab Riki dan di angguki Lexi
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu " ucap Jo
Mereka berbincang dengan di iringi gelak tawa karena Morgan selalu saja merajuk seperti bocah 5 tahun padahal sebentar lagi ia akan memasuki Universitas, tetapi itu juga yang membuat makin kompak bahkan sangat menyayangi adik bontot nya.