Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
S 2


__ADS_3

Siang hari baru mereka bangun karena perut Misel sudah berdemo meminta di isi.


" Mas bangun , aku lapar " ucap Misel dengan mencubit hidung Alex


" Hmm kenapa sayang ?" tanya Alex setelah membuka mata nya


" Aku lapar , tapi aku ingin makanan buatan Mom Kei " ucap Misel dengan lirih karena ia takut meropotkan


" Sebentar aku akan menelpon Mom dulu " balas Alex dan ia bangun langsung ke kamar mandi.


Setelah dari kamar mandi Alex langsung menelpon Kei.


Ceklek


" Selamat siang nyonya " ucap Dokter


" Siang Dok " jawab Misel sambil tersenyum


" Saya akan periksa dulu ya " ucap Dokter dan ia langsung memeriksa Misel dengan teliti karena ia takut melakukan kesalahan kepada menantu keluarga terpandang itu.


Tak lama kemudian masuklah Alex setelah menelpon dengan Mom nya.


" Bagaimana dok keadaan istri saya ? " tanya Alex


" Istri tuan sudah baik-baik saja , mungkin nanti sore juga bisa langsung pulang tuan " jawab Dokter dengan menunduk


" Oh baiklah " ucap Alex


Lalu dokter memilih keluar setelah mengatakan keadaan nyonya muda Cristian.


" Huh aku sudah ingin pulang sekarang mas " ucap Misel dengan cemberut

__ADS_1


" Nanti sore ya pulang nya , dan jangan kelelahan ingat sayang " balas Alex dan ia langsung mencium pelipis Misel.


" Oh iya kata Mommy nanti dia akan kesini dengan Lexi dan Morgan , jadi sebari menunggu kau makan buah dulu ya " ucap Alex dengan lembut


Misel hanya mengangguk saja.


Kemudian Alex mengupas beberapa buah dan menyuapi Misel dengan telaten.


***


Sedangkan di kediaman Cantika ia sedang uring-uringan karena sudah 2 hari Alex tak ke kantor.


" Jika besok dia tidak ke kantor aku akan mencari tahu nya " gumam Cantika


" Kau kenapa nak ? " tanya Siska


" Aku tak apa Mom , apakah Mom akan pergi?" tanya Cantik


" Iya , Mom akan ke butiq sayang , apa kau akan ikut?" ucap Siska


Mereka lalu berangkat ke Butiq untuk melihat koleksi baju yang lagi trend.


Karena Siska sudah lama tidak shoping.


***


Setelah hampir 1 jam menunggu akhirnya Kei , Lexi dan Morgan datang juga , Misel langsung berbinar melihat Kei membawa rantang makanan.


" Mom makasih " ucap Misel setelah Kei meletakan rantang makanan di hadapan Misel


" Mas suapi " ucap Misel dengan tersenyum

__ADS_1


" Baiklah , sini aku suapi " jawab Alex dan ia langsung menyuapi Misel dengan telaten.


Misel makan dengan lahap nya , karena ia juga sudah merasa lapar.


" Kakak ipar apa memang enak ? kenapa makan nya lahap sekali ? " ucap Lexi dengan penasaran


" Ini enak banget Lex , cobalah apalagi ini buatan Mom Kei " jawab Misel.


" Mungkin hormon hamil sayang , Mom juga dulu gitu kalau makanan yang Mom mau terpenuhi pasti makan akan lahap " ucap Kei dengan tersenyum.


" Oh iya kapan kalian pulang dari rumah sakit nak ? " tanya Kei


" Nanti sore Mom " jawab Alex , lalu ia membersihkan bekas makanan di mulut Misel.


Ceklek


Muncullah Daddy Jo dan Riki yang baru saja dari perusahaan.


" Bagaimana keadaan mu nak?" tanya Jo pada Misel


" Sudah lebih baik Dad " jawab Misel dengan tersenyum


" Kalian tinggalah di mansion utama karena Dad khawatir kalau Abang bekerja Misel akan sendirian , kalau di mansion utama kan ada Mom mu " ucap Jo setelah duduk di sebelah istri nya.


" Baiklah Dad , aku juga berencana begitu , kau mau kan sayang?" tanya Alex sambil menatap Misel


" Iyaa mas " jawab Misel sambil tersenyum


" Dan kapan kalian akan menikah ? " tanya Jo pada Lexi dan Riki


" Besok orangtua ku akan datang kesini untuk membahas pernikahan kita Dad " jawab Riki dan di angguki Lexi

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu " ucap Jo


Mereka berbincang dengan di iringi gelak tawa karena Morgan selalu saja merajuk seperti bocah 5 tahun padahal sebentar lagi ia akan memasuki Universitas, tetapi itu juga yang membuat makin kompak bahkan sangat menyayangi adik bontot nya.


__ADS_2