Ketulusan Hati Istri Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Tersakiti
S 2


__ADS_3

Makan malam pun tiba , semua orang sudah berkumpul di ruang makan.


Mereka makan dengan tenang karena sudah dari dulu kalau di meja makan jangan ada yang mengobrol.


Setelah makan malam mereka semua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


***


Di kamar Misel sedang merajuk karena ingin memeluk Alex sedangkan Alex ingin berganti pakaian dulu.


" Sayang sebentar saja ya , mas cuma ingin ganti pakaian saja kok " ucap Alex dengan gemas karena Misel tidak melepaskan pelukannya.


" Mas ihh biarlah begini saja , aku ingin terus memeluk mu " rengek Misel


" Ayo kita ganti baju bareng saja lalu habis itu kita tidur " ucap Alex dan langsung saja menggendong Misel ke ruang ganti.


Setelah berganti pakaian Misel dan Alex langsung merebahkan badan nya.


***


Sedangkan di kediaman Cantika dia sedang berpikir bagaimana caranya mendapatkan Alex.


" Hmmm bagaimana pun aku harus menjadi nyonya muda Cristian " gumam Cantika dengan yakin


Sedangkan Siska ia sedang berpesta di Club bersama teman-teman nya.


Siska sudah tidak sembunyi-sembunyi lagi karena ia yakin keluarga Xu dan Cristian sudah melupakannya dan itu akan membuat mulus rencannya.


***


Ke esokan paginya Riki sudah datang untuk menjemput Lexi karena mereka akan memilih cin-cin pernikahannya.


Terlihat Kei dan Emily sudah bertempur di dapur sedangkan yang laki-laki sedang menyesap kopi di depan.


" Selamat pagi Dad " sapa Riki dengan sopan


" Ohh kau nak , masuklah mungkin sebentar lagi Lexi akan turun " jawab Jo dengan masih wajah datar nya.

__ADS_1


" Apa kau calon suami nya Alexi? " tanya Akhyar penasaran


" Hmm iyaaa " jawab Riki


" Perkenal kan aku Uncle Akhyar " ucap Akhyar dengan tersenyum


Riki hanya tersenyum saja lalu mereka mengobrol seputar bisnis.


***


" Sayang bangun sudah siang " ucap Misel dengan menepuk pelan pipi Alex


" Hmmm jam berapa sayang? " tanya Alex dengan mata terpejam


" Sudah jam 9 sayang " jawab Misel dengan menahan tawa nya


Alex langsung bangun dan bergegas ke kamar mandi , karena ia akan ada rapat penting dengan para pemegang saham.


Misel hanya cekikikan melihat kelakuan suami nya.


Misel tak pernah menyuruh pelayan membersihkan kamarnya , karena ia juga masih bisa sendiri.


15 menit kemudian Alex sudah selesai dan langsung bergegas memakai pakaian nya.


Setelah selesai bersiap Alex melihat Misel yang tengah cengengesan.


" Mas aku ke bawah dulu ya mau membantu Mom " ucap Misel dan ia langsung saja pergi tanpa mendengarkan jawaban Alex.


Alex bingung melihat tingkah istri nya , lalu ia menelpon Reno untuk menjemputnya.


Tuttt Tuttt


" Kamu dimana ? cepat jemput saya ini sudah siang " ucap Alex setelah Reno mengangkat teleponnya.


" ..... "


" Apaaaa " jawab Alex lalu ia langsung melihat jam yang masih menunjukan pukul 6.

__ADS_1


Alex langsung mematikan sambungannya dan bergegas mencari istri nya.


***


Sedangkan di dapur Misel sedang menyiapkan makanan dan membawa salad buah buatan nya kemaren.


Alex datang dan langsung saja mencium seluruh wajah Misel dengan gemas.


" Mas udah ih lihat malu sama Mom dan Aunty " gerutu Misel


" Kenapa kau membohongi suami mu hm " ucap Alex dan langsung saja Misel cengengesan


" Hehe maaf , soalnya mas susah bangunnya sih " balas Misel dengan manja


Langsung saja Misel mendekat dan memeluk Alex karena ia tau bahwa suami nya tak akan bisa marah dengan sikap manja nya.


" Gak akan tergoda yah " ucap Alex dang langsung saja Misel mengkrucut kan bibir nya.


" Mass ihh maafin " rengek Misel


Alex hanya cuek saja memakan salad buah yang ada di meja.


" Momm lihatlah mas Alex sangat menyebalkan " ucap Misel mengadu pada Kei


" Biarlah nanti kamu ikut aunty aja , tinggalkan saja dia " balas Emily dengan tersenyum


" Baiklah aunty aku akan ikut denganmu " ucap Misel dengan binar bahagia


" No sayang " jawab Alex dengan cepat dan langsung memeluk Misel.


" Buat disini juga , suami nya juga malah ngambek " ucap Emily


" Stop aunty " ucap Alex dengan kesal.


Misel dan Kei langsung tertawa melihat wajah kesal Alex.


" Tenanglah mana mungkin aku akan pergi sedangkan tidur saja harus memeluk mu " ucap Misel dengan memeluk Alex

__ADS_1


__ADS_2