
Anisa hanya bisa mengangguk saja.
Sedangkan Tasya hanya diam saja melihat Nafisa yang merajuk pada sahabat dan Om nya.
"Sudahlah Nak, ayo cepat bersiap sebentar lagi kita akan ke tempat acara" Ucap Alex dengan lembut
"Baiklah Dad" Balas Nafisa dan mengajak Tasya pergi dari sana.
Sedangkan Anisa ia masih duduk bersama Kei dan yang lainnya.
"Nak apa orangtua mu tau?" Tanya Kei dengan lembut.
"Maaf Mom , Anisa yatim piatu dan tinggal di panti asuhan" Jawab Anisa dengan sopan.
"Maafkan Mom , Mom tak tau Nak" Ucap Kei dengan menyesal.
"Tak apa Mom" Balas Anisa tersenyum.
"Sana bersiaplah dahulu Nis" Ucap Misel
"Baik Tante" Balas Anisa dan pergi dari sana setelah pamit pada Kei.
Setelah Anisa pergi , Misel menatap meminta penjelasan pada sang Adik ipar.
"Aku juga akan bersiap" Ucap Morgan dan langsung pergi dari sana.
"Hei kau belum menjelaskannya" Ucap Misel dan Lexi berteriak.
Kei hanya menggeleng saja melihat kelakuan anak bungsu nya.
.
__ADS_1
Setelah semuanya bersiap , mereka langsung berangkat ke gedung tempat acara tersebut.
Morgan membawa Anisa ke dalam mobilnya , sedangkan Tasya dan Nafisa di mobil Abraham.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 1 jam akhirnya mereka sampai di gedung tersebut.
"Wah keponakan Aunty hebat sekali , ini indah sekali gedung ny" Kagum Lexi
"Terimakasih Aunty , tapi ini gedung pilihan Tasya , soalnya ini bagian Tasya yang mendesain dan memilih" Ucap Nafisa dengan tersenyum.
"Hebat sekali kamu Nak" Ucap Lexi pada Tasya.
"Terimakasih Tante" Balas Tasya dengan menunduk malu.
Sedangkan Abraham hanya melirik nya sekilas.
"Ayo masuk , MUA nya sudah menunggu di dalam" Ajak Kei
Mereka bersantai terlebih dahulu sebelum nanti malam acara nya di mulai.
**
Malam hari nya para wanita sedang di Makeup oleh MUA langganan keluarga Kei , sedangkan para lelaki sudah duduk santai rapi dengan setelan tuxedo nya.
Tamu satu persatu datang hingga memenuhi gedung tersebut.
Kei , Lexi dan Misel langsung bergabung dengan suami nya untuk menyambut tamu undangan.
Nafisa datang dengan di gandeng oleh Anisa dan Tasya.
"Wah cantik sekali"
__ADS_1
"Mana cantik , pintar dan kaya dengan jerih nya sendiri lagi"
Begitulah bisik-bisik yang terlontar dari tamu undangan saat melihat kedatangan Nafisa.
Acara pun dimulai dengan menggunting pita dan langsung di lanjutkan dengan pemotongan kue ulangtahun.
Abraham menggandeng Tasya dengan mesra nya , ia ingin menunjukan bahwa wanita itulah yang akan menjadi pendampingnya.
Semua orang merasa terkejut melihat itu semua terlebih lagi Nafisa yang merasa kedua sahabatnya sangat tega membohongi nya.
"Ishhh kalian benar-benar tega bohongin gue" Ucap Naf dengan ekspresi garang nya.
"Hehe maafin ya Bos" Ucap Tasya dan Anisa serempak.
Lalu mereka tertawa bersama , semua keluarga tersenyum melihat persahabatan mereka yang terbilang awet.
Seorang lelaki melangkah dengan gagahnya , ia masuk tanpa peduli dengan mata pengunjung yang sudah terpesona olehnya.
Dia berhenti tepat di hadapan Nafisa.
"Selamat Ulang Tahun Sayang" Ucap Lelaki tersebut membuat Alex dan Misel melotot tak percaya.
Pasalnya Lelaki tersebut adalah Kemal Atmaja Pengusaha serta pembisnis termuda yang baru saja naik daun.
Nafisa hanya tersenyum melihat keluarga nya yang melotot kaget.
"Terimakasih" Balas Nafisa dan mengambil bucket bunga mawar yang indah dari tangan Kemal.
"Hmm Mom Dadd dan semuanya kenalkan dia Pacar Naf" Ucap Nafisa dengan takut.
"Bukan pacar , tetapi calon suami" Ralat Kemal dengan tersenyum ramah.
__ADS_1