
Ke esokan pagi nya Emily dan Akhyar terbang ke negara dimana Kei dan Jo berada.
" Ayo mas cepet ihhh " teriak Emily
" Iya sayangku ini udah " ucap Akhyar
Mereka langsung pergi karena jadwal penerbangan sebentar lagi.
***
Sedangkan di mansion mereka sedang sibuk menyiapkan untuk kedatangan Emily dan Akhyar.
" Mom apa yang bisa aku bantu? " tanya Misel setelah datang dari kamar nya.
" Duduk saja kau mah sayang " balas Alex dengan santai nya
" Isshhh kau mah mas " rajuk Misel
Kei hanya bisa tersenyum melihat anak menantu nya bercanda.
" Sudah lah sayang , kau diam saja disana jangan kelelahan " ucap Kei dengan tersenyum.
" Mas berangkat dulu ya sayang " pamit Alex dan mencium kening Misel dengan sayang.
" Hati-hati sayang " jawab Misel sambil mencium tangan suami nya.
Alex langsung pergi setelah Reno datang menjemput nya.
***
Setelah sampai di perusahaan Alex langsung menuju ruangan nya.
Terlihat Cantika disana terus menatap tanpa mengalihkan pandangannya.
" Tuan apa sudah beraksi? " tanya Reno setelah masuk Lift
" Iyaa dia sudah beraksi , kita tunggu saja " jawab Alex dengan santai
Ting
Pintu lift langsung terbuka dan mereka langsung menuju ruangan Alex.
" Apa saja jadwal saya ? " tanya Alex
" Tidak ada rapat penting , hanya menandatangi berkas saja tuan " jawab Reno
__ADS_1
" Baiklah , nanti habis makan siang kita akan pulang karena Aunty Mili akan datang " ucap Alex
Reno langsung keluar dari ruangan Alex menuju ke ruangannya sendiri.
***
Misel sedang membuat salad buah dengan Lexi dan Morgan , meski sudah di larang Kei berkali-kali tetapi Misel tetep kekeh ingin membuat salad.
Mereka membuat salad buah dengan di selingi canda dan tawa yang menggema di ruang makan.
Jo keluar dari kamar nya karena penasaran dengan suara tawa dari ruang makan.
" Ini ada apa kenapa kalian terlihat bahagia? " tanya Jo yang mengagetkan mereka.
" Ya ampun Daddy kaget aku " ucap Lexi dengan mengelus dada nya
" Ini lagi bikin salad buah Dad " jawab Misel
" Dimana Mommy kalian? " tanya Jo kembali
" Lagi di dapur Dad " jawab Morgan yang baru datang dari arah dapur
Jo langsung menuju ke dapur karena ingin mengajak istri nya menjemput adiknya ke bandara.
***
Reno sudah menunggu di luar ruangan Alex , setelah Alex keluar mereka langsung menuju Lift.
Sesampainya di lobby perusahaan disana ada Cantika yang akan makan siang.
Namun entah kenapa ia tiba-tiba terjatuh bahkan akan menubruk tubuh Alex , tetapi Alex dengan santai nya mundur ke belakang dan Cantika langsung mencium lantai.
Semua orang disana cekikikan ada juga yang tertawa dengan keras.
" Kalau mau dapat perhatian tuan muda itu jangan mencium lantai dong, oh atau mau cium sepatu nya " sindir teman kerja nya
Cantika langsung bangun dan pergi dari sana karena ia sangat malu.
Sedangkan Alex ia tanpa rasa iba nya langsung pergi dan masuk ke dalam mobil nya.
***
Sedangkan di mansion utama Emily dan Akhyar sudah datang dan mereka langsung masuk ke ruang keluarga.
Di ruang keluarga sudah ada Misel , Lexi dan Morgan.
__ADS_1
" Hai keponakan Aunty yang cantik " ucap Emily dan langsung memeluk Lexi
" Wah kau semakin tampan saja Morgan " langsung memeluk Morgan dengan erat.
" Aunty aku bukan anak kecil lagi jadi stop jangan memeluk aku lagi " rajuk Morgan dan langsung duduk di sebelah Misel.
" Hai apa ini menantu mu bang? " tanya Emily dengan melihat Misel.
" Iya itu istri nya Alex dan ia sedang mengandung cucuku " ucap Kei dengan bangga
" Ahh hai aku aunty Emily dan ini uncle Akhyar " ucap Emily dan memeluk Misel
" Aku Misel aunty " balas Misel
" Bolehkah aku memelukmu " tanya Akhyar ketika melihat Alex yang sedang berjalan menghampiri nya.
" Emmm boleh uncle " jawab Misel dengan ragu
Ketika Akhyar ingin memeluk Misel dengan cepat Alex memeluk Akhyar.
" Apa uncle ingin aku hajar karena ingin memeluk istri ku " ucap Alex dengan sangar
Mereka yang ada disana hanya bisa terkekeh melihat ke posesifan Alex.
Sedangkan Alex langsung memeluk Misel dengan erat dan mengajak nya pergi ke ruang makan.
" Ya ampun abang kalau udah posesif begitu " ucap Kei dengan menggelengkan kepalanya
" Yah gimana juga ayah nya " balas Emily sambil mendelik ke arah Jonathan.
Sedangkan Misel dan Alex sedang memakan rujak di ruang makan .
" Sayang jangan terburu-buru makannya " ucap Alex
" Ini enak banget mas , oh iya mana martabak manis nya ? " tanya Misel dengan cepat
" Ini sayang " jawab Alex sambil menyodorkan martabak nya
Misel langsung melahap nya dengan binar bahagia.
" *Segitu senangnya padahal hanya makanan sederhana saja " batin Alex tersenyum melihat Misel makan dengan lahapnya.
" Aku tidak akan membuatmu menangis sayang, aku janji akan membuatmu bahagia " batin Alex kembali*
.
__ADS_1
.
Hai readers ayo jangan lupa Like , Vote dan Coment nya ya.