
Datanglah bastian membawa buket bunga yang begitu indah dan langsung jongkok dihadapan mela.
"aku tau aku bukan lelaki romantis yang pandai merangkai kata-kata , aku hanya ingin maukah kau menjadi istri dan ibu dari anak-anakku mel?" ucap bastian
Mela hanya bisa mengangguk dan menangis haru.
lalu bastian berdiri dang memasangkan cincin di jari manis mela.
mela langsung memeluk bastian sambil menangis.
"ayo makan dulu , udah jangan nangis" ucap bastian sambil menuntun mela ke meja makan.
**********
Sedangkan dirumah abraham siska pulang di jemput supir pribadi arga.
"mas maafkan aku , bukan maksud ku tak menyayangi putri kita , tapi aku takut nanti kamu berpaling dariku mas hiks hiks" ucap siska sambil nangis di hadapan arga
"sudahlah tak apa" jawab arga ketus dan meninggalkan siska sendiri disana
"sial , aku harus buat arga luluh lagi" batin siska
********
"mas aku ingin itu" ucap kei sambil nunjuk buah mangga di belakang rumahnya
"baiklah aku akan suruh orang mengambilnya" jawab jo beranjak dari duduknya
"aku ingin kamu yang ambilin" ucap kei dengan puppy eyes
"tapi sayang" ucap jo tapi setelah melihat kei berkaca-kaca jo hanya bisa menghela nafasnya dan langsung mencari tangga
Setelah mendapatkan tangga jo langsung naik dan memetik beberapa buah mangga.
"hubby aku ingin yang di atas kepalamu" teriak kei dari bawah
"oh astaga sedang apa kau jonathan?" goda akhyar dengan tersenyum
"diam kau " ucap jo dengan ketus
"yang ini sayang?" tanya jo yang di angguki oleh kei
Setelah mendapatkan buah yang di inginkan kei jo turun dan langsung bergegas pergi ke kamar karena dia harus mandi.
Hari hari kei dilalui dengan bahagia karena semua ke inginannya terpenuhi , hingga tak terasa kandungan kei sudah memasuki bulan ke 5.
Hari ini kei merengek ingin pergi jalan dengan adik ipar dan ke dua sahabatnya.
__ADS_1
"hubby boleh yaaaaaaa " rayu kei dengan puppy eyes nya
"hahhh baiklah tapi kau akan di jaga bodyguard oke walaupun dari kejauhan" pasrah jo
"baik hubby terimakasih " ucap kei dengan senang dan langsung mencium pipi jo
"tapi nangi malam boleh nengok babby ya" godaa jo , kei langsung pergi dari kamar karena malu
"emily ayo pergi , dan kalian ber dua ayo ikut" ajak kei semangat
"mau kemana nak?" tanya bunda nantha
"aku ingin shopping bun" jawab kei
"baiklah hati-hati tapi ya, mela jaga adik mu ya" ucap bunda nantha membuat wajah mela merah seperti tomat
"i iya bunda" jawab mela gugup
"tak usah malu , sebentar lagi kau akan menjadi kakak iparku" ucap kei tersenyum
Setelah berpamitan kei dan yang lainnya berangkat ke mall x.
setelah sampai kei dan lainnya langsung belanja apapun yang dia mau sampai banyak sekali paper bag yang dibawa mereka , setelah puas berbelanja kei mengajak emily dan dua sahabatnya ke foodcourt.
Setelah masuk dan duduk disana kei langsung memesan makanan begitun dengan yang lainnya.
dari arah pintu masuklah siska dan mommy nya sambil menenteng paperbag dengan logo butiq kei.
"hai wanita murahan, waw kau sedang hamil kapan kau menikah atau kau wanita ****** yang hamil di luar nikah" ucap siska dengan lantang dan langsung orang yang berada disana berbisik
"jangan kau hina kei dia bukan wanita murahan , kaulah wanita murahan" ucap mela
"diam kau miskin , punya uang dari mana dia sampai ke mall ini dan makan disini kalau bukan dari om-om" ucap nyonya wina dengan sinis
"cukup tante aku memang wanita miskin tapi tante jangan menghina kei atau tante akan menerima akibatnya" teriak emily karena emosi
"siapa lagi kalian ini , apa kalian tidak tau malu mau berteman dengan wanita mandul ini" ucap wina dengan lantang
"apa kau nenek tua bilang kei mandul, lihat dengan sedang hamil yang mandul itu anakmu tuan arga" jawab maya sambil terkekeh
"arga tidak mandul buktinya dia punya anak dengan siska" ucap wina bangga
"apakah benar itu anak arga?" ejek maya yang mana membuat siska gelagapan
"diam kau wanita miskin , ya jelas igu anak arga gue dihamilinya juga sama arga , gak seperti temanmu itu yang entah hamil anak siapa" sinis siska sambil memandang kei emosi karena kei hanya diam saja
"sudah menghinanya nyonya abra dan nyonya arga ? apakah ini didikan keluarga abraham kepada kita yang hanya wanita miskin , saya kira keluarga abraham dermawan seperti yang di bicarakan oleh orang banyak tetapi ini kenyataannya" ucap kei santai yang membuat wina dan siska langsung bungkam karena malu.
__ADS_1
'oh itu istri arga kenapa jahat sekali katanya baik dan dermawan'
dan masih banyak lagi omongan orang-orang yang bikin emosi kedua wanita abra itu.
akhirnya wina dan siska oergi dari sana karena malu.
sedangkan kei dan temannya hanya tersenyum senang.
"kak bagaimana kalau ka jo tau?" ucap emily
"sudah tau , tuhh orangnya" jawab kei sambil menunjuk jo dan rudi yang datang dengan muka khawatir dan emosi menjadi satu.
"sayang kau tidak papa? apa mereka menyakitimu?" tanya jo dengan membelai pipi kei sayang
"aku tidak papa hubby , aku bukan kei dulu yang selalu lemah" jawab kei santai , jo akhirnya bisa bernafas lega setelah tadi mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa kei di hina oleh keluarga abra.
'itu bukannya tuan jonathan , siapa wanita itu apa istrinya'
'serasi sekali mereka'
"ayo hubby aku ingin pulang , lihatlah mereka menatapmu dengan tatapan begitu" ucap kei kesal
"baiklah ayo sayang , awas hati-hati jalannya , kalian bertiga pulang di antar rudi , dan kau bawakan semua belanjaan istirku" ucap jo dingin
"bicara sama bini nya aja lemah lembut eh sama kita dingin banget" batin maya
"baik tuan" jawab dua boddyguard
Setelah keluar dari mall kei langsung masuk ke dalam mobil setelah dibukakan oleh jo.
jo langsung mengemudikan mobilnya dengan sedang agar kei nyaman.
Setelah setengah jam mengemudi akhirnya kei dan jo sampai di susul oleh rudi dan boddyguard tadi.
kedua boddyguard langsung membawa masuk belanjaan kei dan di berikan kepada pelayan agar di masukan ke dalam kamarnya.
setelah masuk kei langsung di hampiri sang bunda yang sudah khawatir.
"sayang kau tidak apa-apa? apa ada yang terluka?" tanya nantha dengan cemas
"aku tidak apa-apa bunda tenanglah" jawab kei memeluk sang bunda
"bagaimana ceritanya nak kau bisa ketemu dengan dua wanita itu?" tanya sang ayah
Kei langsung menceritakan semuanya tanpa apa yang di tutupi , terlihat wajah sang ayah , ke dua abang dan suaminya menahan emosi sampai mukanya memerah.
"awas aja akan ku beri perhitungan dengannya" geram bastian , mela langsung mengelus tangan bastian agar tidak emosi.
__ADS_1
"tenanglah , kau tak boleh emosi di depan kei" bisik mela dan bastian mengatur nafasnya agar lebih baik
Setelah puas bercerita kei langsung masuk ke kamar dan mandi karena sudah begitu lengket.