Kirania Little Angel

Kirania Little Angel
(BAB 14) PEREMPUAN


__ADS_3

Felix kembali berjalan sambil memegang dagunya yang masih memikirkan tentang ilusi yang berada ditempat itu.


Rysia terus mengikuti Felix, dia sangat yakin kalau dirinya mengikuti Felix pasti aman, tidak akan ada yang memburunya lagi.


Sambil berjalan Felix bertanya “Rysia, kenapa hutannya terbakar?”


“Beberapa bulan yang lalu ada sekelompok orang memakai jubah putih dan membawa pedang, mereka memburu para Peri, karena kami para Peri dianggap sebagai ancaman, kami para Peri melawan dan hutannya jadi tempat peperangan membuat hutannya terbakar habis, banyak juga hewan yang mati. Kami para Peri juga dibunuh oleh sekelompok orang itu, hanya aku yang selamat”


Felix sangat terkejut karena para Peri diburu dan dibunuh oleh sekelompok orang, dia juga terkejut karena sekelompok orang itu bisa melihat Peri.


“Aku masih tidak mengerti Rysia? Bukankah sebelumnya kau sangat terkejut saat aku bisa melihatmu, lalu bagaimana bisa orang-orang itu bisa melihat para Peri?”


“Aku juga tidak tahu bagaimana bisa mereka melihat kami para Peri, aku pernah mendengar ada sihir tingkat tinggi yang mampu melihat Peri, kemungkinan orang-orang itu menggunakan sihir tingkat tinggi untuk melihat kami para Peri”


“Sihir? Sihir seperti apa itu?”


“Aku tidak tahu Felix”


Felix semakin bingung dan penasaran sihir seperti apa yang mampu melihat para Peri, dia juga tidak terlalu mengerti tentang Peri, yang dia tahu Peri itu adalah mahluk yang sangat kecil dan bisa terbang dengan bebas.


Felix berjalan sambil menggerutu.


“Padahal aku sudah diberikan ilmu pengetahuan oleh dewa Yami, tapi kenapa aku tidak bisa memahami sihir yang dikatakan oleh Rysia? Dan juga aku tidak tahu tentang Peri, seharusnya aku mengetahuinya, dan juga aku seharusnya tahu semua tentang Ras atau mahluk yang hidup di dunia ini, tapi kenapa aku tidak tahu kalau ada Peri di dunia ini?. Aaaaaa ini sangat membingungkan”


“Maaf Rysia, aku tidak terlalu mengerti tentang sihir itu dan tentang Peri”


“Tidak perlu minta maaf Felix, itu wajar karena jarang ada yang bisa melihat Peri, dan juga sihir yang tadi aku maksud adalah tingkat tinggi, jadi wajar bagimu tidak mengetahuinya”


“Jadi? Sekarang kau mau kemana Rysia?”

__ADS_1


“Jika diperbolehkan, aku ingin ikut denganmu Felix, mungkin jika aku bersamamu akan aman tidak akan diburu lagi”


Felix sebenarnya tidak ingin diikuti oleh Rysia, karena jika Rysia bersamanya pasti akan terlibat masalah yang sangat merepotkan, dia tidak mau itu terjadi, jika suatu hari Rysia mau ditangkap atau dibunuh sudah pasti dia akan terlibat karena tidak mungkin untuk membiarkan Rysia ditangkap atau dibunuh begitu saja.


Felix juga merasa kasihan melihat Rysia yang seperti ini, sekarang ini Rysia tidak punya tempat tinggal, ditambah dia sekarang sendirian, Rysia pasti sangat sedih karena sendirian dan tidak memiliki tempat tinggal.


Felix yang merasa kasihan kepada Rysia, dia berkata “Kau boleh ikut denganku Rysia”


Rysia langsung terlihat sangat senang karena dia boleh ikut dengan Felix, dia berkata “Benarkah? Terimakasih Felix”


“Tapi asal kau tahu Rysia, tujuanku hanya satu, yaitu mencari seekor rubah, aku tidak ingin terlibat dengan masalah yang merepotkan”


“Iya Felix aku mengerti, aku tidak akan melibatkanmu kedalam masalahku, aku hanya ingin ikut denganmu karena aku tidak mempunyai teman atau siapapun, tidak ada orang yang bisa melihatku, kecuali orang yang ingin menangkapku”


“Maaf aku tidak bisa menolongmu Rysia”


“Tidak apa-apa Felix, aku sudah merasa senang karena aku bisa ikut denganmu. Oh iya, jika kau ingin mencari rubah, sebaiknya kau mencari pedagang rubah”


“Eh? Apa kau tidak tahu? Lalu untuk apa mencari seekor rubah?”


Felix tidak mau Rysia mengetahui kalau dia sedang mendapatkan tugas dari dewa Yami untuk mencari seekor rubah, dia berkata “Rubah yang aku cari adalah hewan peliharaanku, dulu ada orang yang mencurinya, jadi sekarang aku harus mencarinya”


“Kau pasti sangat menyayanginya, rubah itu bisa dijual dengan harga tinggi, jadi banyak orang yang menangkapnya lalu menjualnya”


“Aku baru tahu kalau ada banyak orang yang memburu rubah untuk dijual”


“karena itulah banyak rubah yang mencari tempat aman, karena mereka takut ditangkap”


Yang Felix tahu rubah itu adalah hewan seperti kucing yang memiliki 2 telinga, ekor, bulu, dan 4 kaki, dia masih bingung apa yang membuat rubahnya sangat mahal.

__ADS_1


Felix pun memutuskan untuk mencari orang yang menjual rubah, dia ingin melihat rubah itu apakah ada yang cocok dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh dewa Yami atau tidak.


Setelah cukup lama berjalan dan diikuti oleh Rysia, Felix melihat ada 2 kuda berwarna coklat yang sedang menarik sebuah benda kotak kayu yang cukup besar, dibawahnya ada 2 roda yang terbuat dari kayu juga, benda itu dinamakan kereta kuda yang sedang menuju kearahnya.


Rysia yang mengetahui kalau di dalam kereta kuda itu ada banyak rubah, dia berkata “Felix! Itu adalah orang yang menjual rubah!”


Felix langsung memanggil orang yang menaiki kereta kuda itu.


Kereta kudanya berhenti tepat didepan Felix, orang yang menaiki kereta kudanya turun, lalu dia bertanya “Apa anda ingin membeli rubah tuan?”


“Bolehkah aku melihat rubahnya dulu?”


“Tentu saja tuan silahkan ikuti aku”


Felix berjalan kebelakang kereta kudanya dia mengikuti orang itu.


Orang itu membuka kain yang menutupi belakang kereta kudanya, pada saat dibuka Felix melihat ada banyak perempuan yang memiliki telinga dan ekor seperti kucing, semua leher perempuan yang ada di dalam kereta kudanya diikat oleh rantai.


Orang itu terlihat senang dan berkata “Silahkan tuan, pilih saja anda ingin yang mana?”


Felix sangat terkejut melihatnya, seharusnya yang ada di dalam kereta kudanya adalah seekor rubah, tapi kenapa ada banyak perempuan yang memiliki telinga dan ekor seperti kucing.


Felix yang sangat bingung dia berkata “Eh? Aku kira kau menjual rubah”


Orang itu terlihat bingung karena Felix bertanya seperti itu, dia berkata “Ini semua adalah rubah tuan”


Felix semakin terkejut karena orang yang ada dihadapannya mengatakan, kalau para perempuan yang memiliki telinga dan ekor seperti kucing itu adalah rubah, dia tidak percaya kalau semua perempuan yang memiliki telinga dan ekor seperti kucing itu adalah rubah, karena rubah yang Felix lihat waktu dihutan tidak seperti ini, rubah yang dilihatnya waktu itu lebih mirip seperti serigala, memiliki 2 telinga, ekor, 4 kumis diatas mulutnya, 4 kaki, dan tubuhnya dipenuhi oleh bulu.


Orang yang menjual rubah itu menarik rantainya, lalu salah satu perempuan itu merangkak keluar perlahan, dia berkata “Lihat tuan, ini adalah rubah”

__ADS_1


...SELESAI...


__ADS_2