Kirania Little Angel

Kirania Little Angel
(BAB 27) NAMAMU KIRANIA


__ADS_3

“Apa kau ingin merawatnya Felix?”


“Aku tidak bisa membiarkannya di hutan sendirian”


“Apa kau yakin?, wanita yang sedang berdiri disebelahmu adalah Ras tertinggi, semua orang/mahluk menghindarinya. Kau juga akan ikut di jauhi oleh orang-orang”


“Tidak masalah, terimakasih sudah memberitahuku tetua”


“Baiklah. Ayo kembali ke desa”


Felix dan Kuromaru kembali ke desa membawa wanita itu.


Sesampainya mereka bertiga di desa, semua orang melihat kearah wanita itu dengan tatapan sinis dan takut, seolah-olah wanita yang berada disamping Felix adalah Monster.


“Ayo masuk”


Felix dan Kuromaru pun memasuki rumahnya bersama wanita itu. Rysia, Regina dan Mio sangat terkejut karena melihat Felix membawa seorang wanita cantik dengan telinga dan ekor seperti Rubah yang memakai jubah milik Felix.


Regina yang melihat wanita itu ikut duduk disebelah Felix bertanya “Tetua.. siapa dia?”


“Dia adalah Ras tertinggi, Felix menemukannya di dalam hutan”


Regina, Rysia dan Mio sangat terkejut ternyata wanita yang sedang berada disebelah Felix adalah Ras tertinggi, wanita itu juga terlihat sedang melihat kearah Rysia, mereka terkejut karena wanita itu bisa melihat Rysia, baru pertama kalinya juga mereka melihat Ras tertinggi.


Kuromaru pun duduk kemudian dia berkata “Dia pasti akan mengikuti Felix kemana pun Felix pergi. Ras tertinggi biasanya akan mendekati orang yang menurutnya baik dan bukan ancaman baginya”


Kuromaru juga tidak bisa membiarkan Felix pergi terlalu jauh dari desa membawa wanita itu, khawatir dengan Felix akan diburu karena membawa salah satu dari Ras tertinggi.


Felix yang sudah tidak memiliki tujuan dia hanya menuruti perkataan dari Kuromaru, tugasnya untuk mencari seekor Rubah juga sudah selesai, sekarang dia hanya perlu merawat wanita yang sedang berada disebelahnya dan menjalani kehidupan yang damai dan berharap agar bisa hidup dengan bahagia.


“Untuk sekarang kau bisa tidur di rumahku Felix, besok aku akan mengantarkanmu ke rumah barumu”


“Baik, terimakasih tetua”


“Karena kau yang akan merawat wanita itu, sebaiknya kau memandikannya dan memberinya makan, Ras tertinggi tidak seperti manusia setengah hewan pada umumnya, Ras tertinggi selama hidupnya berada di hutan tinggal bersama para hewan, jadi dia tidak akan mengerti tentang apa itu mandi dan makan menggunakan apa. Kau harus mengajarinya menjadi manusia”


“Aku mengerti tetua”


Felix pun berdiri dan pergi ke kamar mandi yang diikuti oleh wanita itu.

__ADS_1


Felix membuka pakaian wanita itu “duduklah” kata Felix kepada wanita yang sedang berada dihadapannya.


Kemudian Felix memandikannya, mengikat rambutnya, memakaikan pakaiannya, menyuapinya, tinggal nama yang belum dia berikan kepada wanita itu.


“Aku harus memberinya nama apa?” ucap Felix dalam hatinya.


“Kirania”


Wanita itu terlihat senang setelah Felix menyebut nama Kirania.


“Kau menyukainya?, kalau begitu namamu sekarang adalah Kirania”


Felix pun mengajarinya cara membaca dan menulis agar Kirania bisa mengetahui namanya sendiri dan berbicara dengan orang lain.


Felix juga memberitahu yang lain kalau dia menamai wanita itu dengan nama yang sama dengan kekasihnya yang sudah mati, yaitu Kirania.


Sedikit demi sedikit Kirania sudah mulai terbiasa tinggal bersama Felix, Mio dan Rysia. Kirania juga perlahan sudah mulai mengerti apa yang di ucapkan oleh Felix ataupun Rysia dan Mio.


Walaupun Kirania sudah mulai terbiasa hidup bersama Felix, Rysia dan Mio, tapi tetap saja dia selalu bersembunyi dibelakang Felix saat bertemu dengan orang yang baru dilihatnya.


Felix yang ingat kalau dia pernah mengatakan bahwa dia akan kembali ke rumah Fumiya setelah menemukan Rubahnya, dia pun memutuskan untuk pergi ke rumah Fumiya.


“Tetua, aku ingin menemui nenek Fumiya, mungkin aku akan tinggal disana untuk beberapa minggu”


“Baiklah, kapan saja kau bisa kembali kesini”


“Terimakasih tetua, kalau begitu aku pergi dulu”


Felix, Rysia, Mio dan Kirania pun pergi meninggalkan desa hilang menuju rumahnya Fumiya.


Di perjalanan seperti biasa Mio terlihat bersemangat dan senang, selama perjalanan Mio menyanyikan lagu yang sama berulang kali.


“Hidupku lebih berwarna pada saat dirimu membawaku bersamamu..... sudah lama..


Sekali diriku ingin melihat dunia luar yang sangat indah ini oh.. oh.. oh.. oh.. oh.. betapa indahnya...


Saat aku melihatnya.. diriku ingin sekali terbang dengan bebas mengelilingi dunia ini.. oh.....


Bawalah.. aku terbang bersamamu mengelilingi dunia yang indah ini... ingin sekali ku melihatnya dari atas langit”

__ADS_1


Kirania yang terlihat tertarik dengan lagu yang dinyanyikan oleh Mio bertanya “Apa itu Mio?”


Mio yang terlihat senang pun menjawabnya “Itu adalah lagu, apa kau ingin mencobanya?”


Kirania pun menganggukkan kepalanya dan berkata “Aku coba”


“Ikuti aku”


“Hidupku lebih berwarna pada saat dirimu membawaku bersamamu..... sudah lama..


Sekali diriku ingin melihat dunia luar yang sangat indah ini oh.. oh.. oh.. oh.. oh.. betapa indahnya...


Saat aku melihatnya.. diriku ingin sekali terbang dengan bebas mengelilingi dunia ini.. oh.....


Bawalah.. aku terbang bersamamu mengelilingi dunia yang indah ini... ingin sekali ku melihatnya dari atas langit”


Karena terlihat sangat menyenangkan Rysia pun ikut bernyanyi bersama Kirania dan Mio.


“Kali ini aku tidak boleh gagal, Aku harus melindungi mereka bertiga, sudah cukup bagiku kehilangan seseorang yang mencintaiku. Kali ini aku tidak akan gagal lagi, apapun yang terjadi aku akan menjaga mereka semua” ucap Felix dalam hatinya yang sedang berjalan sambil melihat mereka bertiga yang terlihat bahagia.


Felix pun mulai memikirkan hal yang konyol.


“Rysia? Mungkin adikku.. hahaha. Kemudian Mio adalah kakaknya Rysia. Hahaha. Lalu Kirania adalah adiknya Rysia dan Mio. Hmm... sepertinya cocok dan aku adalah kakak mereka. Hehehe...” ucap Felix dalam hatinya yang wajahnya terlihat tersenyum sambil memejamkan matanya.


Rysia, Mio dan Kirania yang melihat Felix senyum-senyum sendiri sangat bingung apa yang sedang dipikirkan oleh Felix, mereka bertiga berhenti bernyanyi dan melihat wajah Felix.


Felix sangat terkejut setelah membuka matanya karena dihadapannya mereka bertiga berdiri sambil melihat kearahnya.


“Heh? Apa?”


Mereka bertiga yang penasaran apa yang sedang dipikirkan oleh Felix tadi, mereka bertiga bertanya secara bersamaan dengan suara yang cukup keras “Apa yang sedang kau pikirkan?”


Felix tersenyum karena melihat wajah mereka bertiga sangat imut, kemudian dia mengusap kepala mereka bertiga dan berkata “Tidak ada adikku yang imut”


Wajah Rysia dan Mio langsung memerah karena Felix mengatakan bahwa mereka adalah adiknya kecuali Kirania, karena Kirania tidak mengerti apa itu adik, Kirania hanya diam yang terlihat senang karena kepalanya dielus oleh Felix.


Mio terlihat senang dan mengeluarkan suara dengkuran, dia sangat menikmatinya saat kepalanya dielus oleh Felix.


...SELESAI...

__ADS_1


__ADS_2