
Karena Felix terlihat bingung setelah melihat rubah yang ada di dalam kereta kuda, Rysia berkata “Perempuan itu adalah rubah Felix”
Felix sangat terkejut karena Rysia mengatakan kalau perempuan yang berada di depannya adalah ras rubah, dia baru melihat ada rubah yang wujudnya seperti manusia.
“Sebaiknya aku menanyakan tentang rubah ini pada Rysia nanti” ucap Felix dalam hatinya.
Felix memeriksa para perempuan yang ada di dalam kereta kudanya satu-persatu untuk memastikan apakah ada rubah dengan ciri-ciri yang dia cari atau tidak.
Setelah melihatnya satu-persatu, ternyata Felix tidak melihat ada yang cocok dengan ciri-ciri rubah yang dia cari.
Felix melihat ke arah pedagang rubah dan berkata “Maaf, sepertinya aku tidak menemukan rubah yang aku inginkan”
“Baiklah tuan, jika anda ingin melihat rubah yang lain bisa datang kesini” kata orang itu sambil memberikan sebuah kertas, lengkap dengan peta yang menunjukkan tempat penjualan rubah.
Felix mengambil kertasnya dan berkata “Terimakasih, mungkin aku akan kesana nanti”
Orang itu menutup kain yang menutupi belakang kereta kudanya, lalu berkata “Kalau begitu saya permisi tuan”
“Hati-hati, terimakasih karena sudah memperbolehkan aku untuk melihat rubahnya”
“Tidak masalah tuan. Sampai jumpa lagi”
Orang itu pun menaiki kereta kudanya dan pergi menjauh dari Felix dan Rysia.
Sambil melihat kereta kudanya yang sedang berjalan menjauh, Felix menanyakan tentang rubah yang wujudnya mirip seperti manusia kepada Rysia.
Rysia mengatakan kalau rubah yang wujudnya seperti manusia itu adalah Ras rubah yang sudah hidup sangat lama, bahkan sebelum manusia lahir, rubah yang wujudnya seperti manusia sudah ada terlebih dahulu. Rysia juga mengatakan kalau rubah dan Ras rubah berbeda, rubah yang biasa disebut hewan, dan rubah yang Felix lihat tadi disebut Ras rubah. Manusia yang memiliki telinga dan ekor rubah, adalah manusia setengah hewan.
Felix tahu kalau di dunia ini ada manusia setengah hewan, tapi dia tidak menyangka kalau ada rubah yang mirip seperti manusia, dia bertanya “Rysia? Ada Ras apa lagi selain Ras rubah?”
“Emmm? Ada beberapa Ras yang disebut manusia setengah hewan, yang pertama tadi adalah Rubah, kemudian serigala, kucing dan kelinci, semuanya disebut dengan Ras rubah, Ras serigala, Ras Kucing dan Ras Bunny”
“Sepertinya ada banyak manusia setengah hewan yang tidak aku tahu”
Rysia cukup terkejut karena Felix tidak tahu dengan Ras yang tadi dia sebutkan, dia bertanya “Kau ini berasal darimana Felix?
“Aku berasal dari dalam gunung”
__ADS_1
Rysia hanya tertawa lalu berbalik membelakangi Felix karena Felix mengatakan kalau asalnya dari dalam gunung, dia berkata “Hahaha, ternyata kau bisa bercanda juga”
Felix berjalan pergi menjauhi Rysia, dia kembali melanjutkan perjalanannya lagi untuk mencari seekor rubah.
Karena Rysia sedang tertawa, dia tidak menyadari kalau Felix sudah berjalan meninggalkannya, saat dia berbalik ternyata Felix sudah jauh darinya, dia langsung berteriak “Felix tunggu! Jangan tinggalkan aku!”
“Banyak sekali yang aku tidak tahu, mulai dari adanya peri di dunia ini, terus Ras lain yang disebut dengan manusia setengah hewan. Sepertinya perjalananku untuk menemukan seekor rubah itu masih panjang, aku juga penasaran dengan rubah yang aku cari, apakah rubahnya seperti manusia atau hanya rubah biasa? setelah melihat Ras rubah yang di dalam kereta kuda tadi, aku jadi semakin ingin tahu wujud rubah yang sedang aku cari ini” ucap Felix dalam hatinya.
Rysia yang melihat Felix sedang memikirkan sesuatu, dia bertanya “Apa yang sedang kau pikirkan Felix?”
Felix memegang Rysia yang sedang terbang disampingnya dengan tangan kiri, dia berkata “Berapa umurmu Rysia?”
“Eh! Felix! Lepaskan! Eh? Umurku? Emmmm? Sepertinya sekarang 500 tahun kalau tidak salah, aku tidak begitu mengingatnya”
“Selama itu apa saja yang sudah kau lakukan?”
“Tidak ada, karena aku tidak berani untuk keluar dari dalam hutan. Tunggu dulu Felix! Lepaskan aku!”
“Selama itu kau hidup tapi kau sekecil ini Rysia?”
Felix yang sedang memperhatikan sekitar dia berkata “Sudah diam, aku merasakan adanya energi sihir, sepertinya mereka sedang menunggu sesuatu”
Rysia terlihat bingung karena Felix mengatakan ada energi sihir disekitarnya, dia bertanya “Mereka? Berapa banyak?”
“Aku tidak tahu, yang pasti ada beberapa”
Felix yang tidak ingin terlibat masalah yang merepotkan, dia mengeluarkan sayapnya agar kekuatan sihirnya meningkat drastis, untuk menakuti energi sihir yang ada disekitarnya, dan berjalan memasuki hutan, agar bisa dengan mudah bersembunyi jika ada yang mengejarnya.
Rysia terkejut melihat sayap dan kekuatan sihir yang sangat besar menyelimuti tubuh Felix.
Felix terus berjalan dengan kedua sayapnya yang terlihat dan kekuatan sihirnya menyelimuti tubuhnya.
Setelah Felix mengeluarkan sayapnya, energi sihir yang dirasakan olehnya perlahan mulai menjauh sampai tidak bisa dirasakan lagi olehnya.
Felix menyembunyikan kedua sayapnya dan menekan kekuatan sihirnya kembali.
Rysia semakin terkejut karena Felix bisa menyembunyikan kekuatan sihir yang sebesar itu.
__ADS_1
Felix melepaskan Rysia dan berkata “Maaf untuk itu, aku hanya ingin menakuti mereka saja untuk menghindari pertarungan”
Rysia hanya diam karena masih terkejut setelah melihat kekuatan Felix yang sangat besar sambil terbang disamping Felix.
...(RUMAH TUA)...
Felix terkejut karena di dalam hutan ada sebuah rumah yang terlihat cukup tua, bangunannya yang terbuat dari kayu, pintunya juga terbuat dari kayu, di depan rumah itu ada 4 kursi yang mengelilingi satu meja kayu yang berada ditengah yang dibawahnya ada seekor serigala yang sedang tertidur, dan beberapa potongan dahan pohon yang bertumpuk disamping rumahnya.
Felix berjalan dengan perlahan ke arah rumah yang ada di depannya, dia bertanya “Rysia? Siapa yang tinggal disini?”
“Aku tidak tahu”
Rysia yang melihat ada Serigala yang sedang tertidur, dia langsung terbang mendekati Serigalanya, dan terbang berputar-putar di atas serigalanya.
Serigala itu bangun dan kepalanya berputar mengikuti Rysia yang sedang terbang di atasnya.
Rysia yang sedang berputar-putar, dia berkata “Felix coba kau ketuk pintunya”
“Eh? Baiklah”
Felix mengetuk pintu rumah tua itu.
(Tok-tok-tok-tok)
“Tunggu sebentar”
Felix terkejut karena ada suara dari dalam rumah, suaranya terdengar seperti seorang wanita tua.
Pintunya pun terbuka seorang wanita tua yang memakai jubah hitam, dan memakai topi hitam lancip yang membawa tongkat kayu keluar dari balik pintu.
Wanita tua itu melihat Felix yang matanya terlihat susah untuk melihat wajah seseorang, dia bertanya “Siapa?”
Felix terkejut karena yang keluar ternyata wanita tua, dia berkata “Maaf aku menggangumu...”
Tiba-tiba wanita tua itu berkata “Ada yang bisa nenek bantu anak muda?”
...SELESAI...
__ADS_1