
Felix memeluk Kirania dan dia mengeluarkan pedangnya karena dia merasakan adanya permusuhan dari Alexa.
Kirania terkejut dan terlihat malu karena Felix memeluknya, wajah Kirania berada didada Felix, dengan tangan kanan Felix memegang kepala belakang Kirania.
Sambil memegang pedang dengan tangan kirinya Felix berkata “Jangan libatkan Kirania!”
Alexa sebenarnya tidak berniat untuk melawan Felix, dia hanya waspada kepada Kirania, karena Kirania seorang petualang dari kota Veriana.
Alexa curiga kalau Kirania adalah seorang mata-mata untuk mencari Informasi tentang kota Tersembunyi.
Felix mengatakan kalau Kirania bukanlah mata-mata, Kirania hanyalah seorang petualang.
Setelah Felix mengatakan itu Alexa pun percaya kepada Kirania.
“Aku minta maaf karena telah menuduh kekasihmu seorang mata-mata Felix” kata Alexa.
“Tidak masalah” jawab Felix.
Kirania yang mendengar Alexa mengatakan kalau dia adalah kekasihnya Felix, dia sangat malu dan juga merasa sedikit senang karena Felix menganggap kalau dirinya adalah kekasihnya.
Sambil memeluk Kirania Felix bertanya “Jadi? Apa aku diterima sebagai petualang dikota ini? Apa nama kota ini?”
“Kota ini tidak memiliki nama, tapi kebanyakan orang menyebut kota ini adalah, kota tersembunyi. Kau diterima sebagai seorang petualang dikota ini” jawab Alexa.
“Terimakasih karena sudah menerima ku” kata Felix yang masih memeluk Kirania.
“Silahkan duduk, aku ingin memperbaiki kesalah pahaman ini” kata Alexa.
Felix pun duduk bersama Kirania yang duduk disebelah Felix.
Alexa pun memanggil bawahannya untuk membawa wanita yang pingsan itu dari ruangannya.
...(1 JAM KEMUDIAN)...
Felix dan Kirania keluar dari Guild petualang.
Felix sudah diterima sebagai petualang kelas E, karena Felix baru mendaftar jadi dia berada diperingkat bawah yaitu kelas E, jika Felix ingin menjadi petualang kelas atas, maka Felix harus menyelesaikan beberapa misi agar bisa naik peringkat menjadi lebih tinggi.
Kirania saat ini adalah petualang kelas C, karena dia sudah cukup lama menjadi seorang petualang.
__ADS_1
“Ayo kita cari penginapan” kata Kirania yang wajahnya masih terlihat memerah tersipu malu.
“Tapi kan aku tidak memiliki uang” jawab Felix sambil melihat ke arah Kirania.
Kirania yang wajahnya masih terlihat memerah tersipu malu, dia berkata “Uang ku sepertinya cukup untuk menyewa penginapan”
Felix mengatakan kalau dia akan mengganti uang Kirania setelah Felix menyelesaikan beberapa misi dari Guild petualang.
Felix dan Kirania tinggal disebuah penginapan dikota tersebut, karena mereka berdua tidak mempunyai rumah.
Saat Felix dan Kirania sedang makan, Kirania bertanya tentang Felix, kenapa Felix bisa terikat oleh rantai disebuah gunung.
Felix terkejut kalau Kirania menanyakannya, dia terlihat bingung bagaimana untuk menjelaskannya kepada Kirania.
Tiba-tiba Felix mendengar suara perempuan di dalam pikirannya yang mengatakan sesuatu.
“Dengarkan aku dan ulangi kata-kata ku, katakan pada wanita yang ada di depanmu itu” kata suara yang ada di dalam pikiran Felix.
“Emmmm, aku dihukum oleh kedua orang tua ku, karena aku melakukan sesuatu yang tidak bisa dimaafkan, jadi aku dihukum dan disegel oleh kedua orang tua ku di gunung itu” kata Felix yang mengikuti perkataan dari suara perempuan yang memberitahunya di dalam pikirannya.
Felix sangat mengenal suara itu, dia tau kalau suara yang ada di dalam pikirannya adalah suara Dewi Vallentine.
Kirania sangat terkejut mendengarnya, betapa kejamnya kedua orang tua Felix menyegel Felix disebuah gunung.
Suara itu kembali memberitahu Felix “Katakan saja kalau kau berasal dari desa hilang”
“Aku berasal dari desa hilang” jawab Felix.
“Aku belum pernah mendengar desa itu” kata Kirania.
Felix mengatakan kalau desa itu sangat jauh jadi wajar kalau Kirania tidak mengetahui desa itu.
Felix sangat bingung kenapa suara Dewi vallen ada di dalam pikirannya, Felix hanya berpikir kemungkinan Dewi Vallen mencoba membantunya, jadi dia tidak terlalu memikirkannya.
Kemudian setelah Kirania dan Felix selesai makan, mereka berdua pergi ke Guild petualang untuk mengambil misi.
Setelah mendapatkan misi dari Guild petualang, mereka berdua langsung pergi kesebuah tempat yang dimana para petualang pergi ketempat itu untuk mengalahkan beberapa Monster dan Hewan, untuk mengambil bagian tubuh Monster dan hewan yang telah dikalahkan, lalu menjual bagian tubuh Monster dan Hewan itu ke Guild petualang untuk mendapatkan bayaran.
Saat mereka berdua sampai ditempat itu, ada banyak petualang yang melihat ke arah mereka berdua dengan sinis.
__ADS_1
Kirania yang merasakan kalau para petualang yang melihat ke arahnya lebih kuat darinya, dia terlihat takut dan bersembunyi dibelakang Felix, lalu memegang baju Felix.
Kirania berasal dari kota Veriana, yang dimana dikota tersebut ada aturan yang tidak memperbolehkan antara petualang saling menyakiti bahkan saling membunuh, di dalam kota mau pun diluar kota.
Berbeda dengan kota Tersembunyi, yang dimana Kirania dan Felix sedang berada disana. Kota Tersembunyi tidak ada aturan, para petualang bisa bebas melakukan apapun jika berada diluar kota, para petualang bisa saling bertarung bahkan membunuh satu sama lain.
Di dalam kota Tersembunyi memang terlihat damai, tapi kedamaian itu hanya berlaku di dalamnya saja, jika diluar kotanya berbeda, karena aturan itu berlaku hanya untuk di dalam kota.
Jadi para petualang yang berada diluar kota, mereka bebas melakukan apapun termasuk saling membunuh satu sama lain.
Felix merangkul Kirania dan memeluknya sambil berjalan, karena Felix tau kalau Kirania sedang ketakutan.
Kirania sangat senang dan malu karena Felix memeluknya dari samping sambil berjalan.
Felix tidak merasa takut kepada para petualang yang melihat ke arahnya, karena dia tidak menganggap kalau para petualang itu adalah ancaman baginya.
Tiba-tiba ada seorang pria dengan tubuh besar yang membawa sebuah kapak dan terlihat menyeramkan yang menghadang Felix.
“Hei, wanita itu terlihat sangat sexy” kata pria besar itu.
Felix langsung mendorong Kirania kebelakangnya.
Kirania bersembunyi dibelakang Felix.
“Eh? Kenapa kau bersembunyi dibelakang pria lemah ini gadis cantik?” kata pria besar itu sambil tertawa.
Felix sebenarnya tidak ingin terlihat mencolok, karena dia tidak mau berurusan dengan masalah yang merepotkan, tapi karena pria besar itu tidak membiarkan Felix untuk lewat jadi Felix meladeninya.
“Memangnya kenapa? Kalau dia bersembunyi dibelakang ku yang kau anggap lemah ini?” tanya Felix.
Pria besar itu tertawa karena Felix berani melawannya.
Pria besar itu mengusap kepala Felix dan berkata “Sebaiknya kau pergi dan meninggalkan gadis itu! pria kecil!”
Semua para petualang yang melihat Felix ditindas mereka semua tertawa.
“Aku tidak akan meninggalkannya!” kata Felix yang sudah terlihat kesal.
Saat pria besar itu ingin mendorong Felix.
__ADS_1
Felix tiba-tiba saja memukul pria besar itu hingga terlempar cukup jauh dari hadapannya.
...SELESAI...