
Di pagi harinya Felix ingin pergi ke desa tempat tinggalnya Elvio, dia ingin menemui Elvio dan melihat perkembangan dari Elvio sudah sejauh mana kemampuan berpedangnya.
“Nek.... Nenek dimana?”
Felix berteriak memanggil Fumiya karena ingin pergi ke desa tempat tinggalnya Elvio.
“Ada apa Felix?”
“Nek... Aku ingin pergi sebentar”
“Baiklah, hati-hati”
Felix pun pergi bersama Rysia, dia meninggalkan Kirania karena berbahaya jika membawanya pergi ke desa, Kirania adalah Ras tertinggi khawatir ada yang memburunya.
Sesampainya Felix di desa tempat tinggalnya Elvio ternyata desa itu sudah hancur, dia hanya melihat bangunan yang sudah hancur dan terbakar seperti bekas diserang oleh Monster, tapi dia tidak melihat adanya orang yang mati disana.
Felix cukup terkejut melihatnya padahal dia ingin tinggal di desa itu, tapi ternyata dia melihat desanya sudah hancur tak tersisa “Apa yang sebenarnya terjadi? Kemana semua orang pergi?” ucap Felix dalam hatinya.
“Kenapa kita kesini?” tanya Rysia yang terlihat kebingungan kenapa Felix pergi ke desa yang sudah hancur dan tidak ada penghuninya.
“Dulu desa ini tempat tinggal Elvio, seorang anak laki-laki yang pernah aku ajarkan beberapa teknik berpedang, aku ingin melihat anak itu sudah sejauh mana kemampuan berpedangnya. Tapi.. aku tidak tahu apa yang terjadi dengan desa ini? Dan kemana perginya orang-orang yang tinggal di desa ini?” jawab Felix.
Rysia cukup terkejut karena desa yang sedang dilihatnya sekarang adalah tempat tinggalnya murid Felix, dia juga sangat terkejut karena Felix mempunyai murid dan Felix juga ternyata sangat perduli dengan desa kecil seperti itu.
“Lalu sekarang bagaimana?” tanya Rysia kepada Felix yang sedang berdiri melamun.
Felix yang sedang melamun memikirkan apa yang terjadi dengan desa itu dan kemana perginya Elvio dia berkata “Kemungkinan Elvio berada disuatu tempat dan mungkin sekarang ini dia sudah jadi seorang petualang, aku tidak terlalu khawatir dengan Elvio karena dia adalah anak laki-laki yang kuat dan tidak pernah menyerah. Karena aku sudah tidak memiliki tujuan, sekarang ini aku hanya ingin tinggal di desa ini”
“Tinggal di desa ini? Tapikan.. desa ini sudah hancur?”
__ADS_1
“Ya aku tahu, pertama-tama aku harus memperbaiki desa ini terlebih dahulu”
“Untuk memperbaiki desa ini butuh banyak orang dan uang Felix”
“Ya kau benar Rysia...”
“Hmmm... Bagaimana kalau meminta bantuan kepada Tetua dan Regina, pasti mereka mau membantu”
“Kau benar, aku akan meminta bantuan kepada Tetua.. Kita kembali dulu kerumah nenek, aku ingin memberitahu nenek dulu tentang ini”
Felix pun kembali kerumahnya Fumiya bersama Rysia untuk membicarakan masalah desa yang hancur dan ingin diperbaiki.
Sesampainya dirumah Fumiya, Felix langsung memberitahu Fumiya kalau dia ingin meminta bantuan Kuromaru untuk membangun kembali desa yang sudah hancur.
Fumiya cukup terkejut karena Felix ingin membangun kembali sebuah desa yang sudah hancur, dia mengatakan, untuk membangun kembali sebuah desa yang sudah hancur membutuhkan uang yang cukup banyak.
“Darimana kau mendapatkan uang untuk membangun kembali sebuah desa yang hancur Felix?” tanya Fumiya.
Fumiya yang terlihat senang karena Felix sangat perduli terhadap sebuah desa kecil dia berkata ”Jika itu yang kau inginkan baiklah nenek akan membantumu Felix”
“Terimakasih nek”
Kirania dan Mio pun terlihat bersemangat, mereka juga ingin membantu Felix, mereka mengatakan pasti akan membantu untuk membangun kembali sebuah desa yang sudah hancur.
Fumiya menyuruh Kirania dan Mio pergi ke desa hilang untuk mengirim surat kepada Kuromaru.
Fumiya akan mencari para petualang yang siap untuk membantu menjaga desa dan mencari orang yang bisa membuat rumah.
Fumiya juga akan pergi ke desa Dwarf untuk meminta bantuan membuat alat.
__ADS_1
Felix akan pergi ke kota tersembunyi bersama Rysia untuk memburu Monster dan dijual untuk mendapatkan uang agar bisa membangun kembali desa itu.
Setelah semuanya diberikan tugas masing-masing oleh Fumiya, mereka semua pun pergi.
Sesampainya Kirania dan Mio di desa hilang, Mio memberikan surat dari Fumiya kepada Kuromaru.
Kuromaru yang mendapatkan surat dari Fumiya cukup terkejut, karena jarang sekali Fumiya mengirim surat padanya.
Setelah Kuromaru membaca surat dari Fumiya, dia mengerti kenapa Felix ingin membangun kembali sebuah desa yang sudah hancur, dia pun menyuruh Regina untuk pergi ketempat Fumiya dan membawa beberapa Ras kijin bersamanya, dia juga menyuruh beberapa orang untuk ikut bersama Regina ketempat Fumiya.
Felix juga saat ini sedang berjuang keras memburu para Monster di kota tersembunyi, Rysia yang melihat Felix berjuang keras bertarung dengan para Monster, dia sangat terkejut melihat wajah Felix yang sekarang sangat berbeda jauh dari biasanya.
Saat ini Felix terlihat kejam dan sadis, dia membantai para Monster yang dilihatnya. Sudah berjam-jam dia terus bertarung tapi dia tidak terlihat kelelahan sama sekali.
Rysia mulai takut dengan Felix yang sekarang, Felix yang sekarang seperti Iblis yang tidak terkendali, apa yang ada di depan matanya pasti dihancurkan tanpa tersisa.
Banyak sekali Monster yang mati ditempat dimana Rysia dan Felix berada, para petualang yang melewati tempat itu sangat ketakutan dan terkejut melihat ada banyak sekali Monster yang mati disekitar mereka, para petualang itu pun memberitahu orang-orang yang ada dikota tersembunyi tentang Felix yang membantai puluhan Monster sendirian.
Nama Felix pun mulai tersebar luas di kota Tersembunyi, ada banyak sekali orang yang membicarakan tentang Felix yang membunuh puluhan Monster sendirian.
Felix pun diberi julukan “Monster killer” oleh orang-orang yang ada di kota tersembunyi, dan nama Felix pun mulai tersebar hampir keseluruh kota, bahkan Alexa pun mendengar bahwa Felix saat ini sedang membantai para Monster di dalam hutan.
Saat ini Felix sedang melampiaskan kemarahannya kepada para Monster, dia membantai Monster yang dilihatnya tanpa ampun.
Felix masih bertarung dengan para Monster, karena Felix membunuh banyak Monster, jadi saat ini ada banyak sekali Monster yang berdatangan dan Felix dianggap ancaman oleh para Monster.
Selama pertarungan Felix terus tertawa yang membuat Rysia merinding ketakutan dan Felix juga terus menggerutu.
“Hahahaha.... Bunuh.... Apa hanya segini kekuatan kalian Hah!?... ayo serang aku!.. kalian semua lemah!.. hahahaha...”
__ADS_1
Rysia semakin ketakutan melihat Felix yang sekarang benar-benar terlihat seperti Iblis yang hilang kendali, dia juga merinding karena mendengar Felix mengatakan hal-hal yang aneh dan tertawa seperti Iblis yang sedang bersenang-senang dengan membunuh.
...SELESAI...