
Setelah Kirania selesai makan dan dia sudah merasa kenyang, mereka melanjutkan perjalanannya lagi untuk keluar dari dalam hutan.
Setelah berjam-jam mereka berdua mengikuti jalan tanah yang menuju ke arah barat, akhirnya mereka berdua keluar dari dalam hutan dan melihat sebuah kota yang sangat indah.
Felix sangat terkejut melihat kota itu ada banyak ras dan hewan yang belum pernah dilihatnya.
Saat mereka berdua mau masuk ke dalam kota itu, mereka berdua dihadang oleh orang yang menjaga kota tersebut, orang itu meminta Felix dan Kirania untuk menunjukkan identitasnya.
Kirania memberikan sebuah kertas berwarna hitam seperti kartu kepada orang itu, yang berarti itu adalah tanda pengenal Kirania.
“Kalian berdua boleh masuk!” kata orang itu.
Sambil berjalan masuk Felix bertanya “Kau memberikan apa kepada orang itu?”
Kirania sangat terkejut karena Felix tidak mengetahui tentang kartu hitam itu, dia mengira kalau Felix selama ini adalah petualang kelas atas karena Felix sangat kuat.
Kemudian Felix memberitahu Kirania kalau dirinya berasal dari daerah yang sangat jauh dan terpencil, jadi dia tidak mengetahui tentang itu.
Kirania menjelaskan kalau kertas hitam yang seperti kartu itu adalah, kartu dari Guild petualang sebagai tanda kalau Kirania adalah seorang petualang.
Felix sangat terkejut dan senang mendengar itu, karena di dunia mimpi ada yang namanya Guild petualang, dia tidak sabar ingin mendaftarkan dirinya sebagai seorang petualang.
“Bagaimana caranya agar aku mendapatkan kartu hitam itu” tanya Felix.
Kirania membawa Felix ke Guild petualang.
Sesampainya di Guild petualang Kirania mendaftarkan Felix sebagai petualang, dan menyuruh Felix untuk menuliskan nama, Ras, Umur dan dari mana asalnya.
Saat Felix melihat kertas itu dia sangat terkejut harus bagaimana menuliskan tentang Rasnya, karena tubuhnya yang sekarang adalah malaikat dan Iblis, dia sangat kebingungan lalu melihat ke arah Kirania yang sedang berada disampingnya.
Kirania yang terlihat bingung karena Felix melihat ke arahnya, dia bertanya “Ada apa?”
Felix berbisik kepada Kirania “Aku bukan manusia”
Kirania yang terlihat bingung dia berbisik “Memangnya kenapa? Kalau kau bukan manusia?”
Karena Kirania berkata seperti itu, dengan polosnya Felix menulis kalau Rasnya adalah Malaikat dan Iblis.
[Nama: Felixia]
__ADS_1
[Ras: Malaikat dan Iblis]
[Umur: 19 Tahun]
[Tempat Tinggal: Gunung]
Kemudian Felix memberikan kertasnya pada Kirania.
Kirania sangat terkejut setelah membacanya karena Felix adalah Malaikat dan Iblis.
Kirania melihat ke arah Felix yang tiba-tiba saja seorang wanita yang berambut coklat mengambil kertas itu dan berkata “Sudah kan? Terima kasih”
Wanita itu sangat terlihat bingung saat melihat Felix menulis kalau dirinya adalah Malaikat dan Iblis.
Wanita itu berkata “Jangan bercanda! kami tidak memiliki banyak kertas untuk ini!”
Kemudian Kirania berbisik kepada Wanita itu “Aku mau Guild petualang ini merahasiakan tentang Ras Felix”
Wanita itu sangat terkejut kalau Felix tidak bercanda kalau dirinya adalah Malaikat dan Iblis.
Wanita itu terdiam sambil melihat Felix karena terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kirania.
Setelah beberapa menit kemudian Kirania dan Felix disuruh untuk bertemu dengan Guild master.
Mereka berdua pun bertemu dengan Guild master yang bernama Alexa Naumi.
Kirania sangat terkejut kalau Guild master dikota ini seorang wanita, jarang sekali ada seorang wanita jadi Guild master.
Karena Alexa Naumi tidak percaya kalau Felix adalah Malaikat dan Iblis, Alexa ingin Felix membuktikan kalau Felix benar-benar Malaikat dan Iblis.
Felix sangat terkejut kalau Ras Malaikat dan Iblis akan sangat bermasalah di dunia ini, dia masih berpikir bagaimana caranya dia membuktikan itu.
Alexa Naumi bertanya “Ada apa? Apa kau tidak bisa membuktikannya?”
Kirania mulai ketakutan dengan Alexa, lalu dia melihat Felix.
Felix yang melihat wajah Kirania terlihat takut, dia langsung tersenyum kepada Kirania dan berkata “Tidak perlu takut”
Felix ingat kalau dia memiliki sayap berwarna hitam yang bisa dikeluarkan, tapi jika sayapnya dikeluarkan akan membuat kekuatan sihirnya meningkat jadi 2 kali lipat lebih besar.
__ADS_1
Felix berkata “Guild master, aku harap Wanita itu bisa menahannya”
Mereka sangat terkejut setelah Felix berkata seperti itu, mereka tidak tau apa maksud dari perkataan Felix.
Sebelum Felix mengeluarkan sayapnya, dia merampalkan mantra sihir “Kekkai Genkai” lalu ada sebuah dinding hitam pekat yang mengelilingi mereka semua, tapi mereka semua tidak bisa melihatnya karena Felix membuat lapisan dinding itu menjadi tak terlihat.
Dinding itu untuk membatasi kekuatan sihir milik Felix, kekuatan sihir Felix hanya akan menyebar disekitar situ yang telah dibatasi oleh dinding hitam pekat yang tak terlihat, jadi kekuatan sihir milik Felix tidak akan menyebar luas.
Kemudian Felix mengeluarkan sayap hitamnya yang membuat kekuatan sihirnya meningkat drastis menjadi lebih besar dari sebelumnya.
Semuanya sangat terkejut setelah Felix mengeluarkan sayapnya, mereka merasakan adanya tekanan yang sangat kuat menghantam tubuh mereka semua, dan juga mereka merasakan adanya kekuatan sihir yang sangat besar berasal dari Felix.
Mata Kirania mulai kabur dan hampir tidak sadarkan diri, tiba-tiba tangan Felix merangkul bahunya, dan sayap hitam milik Felix menyelimuti tubuh Kirania.
Kirania sangat terkejut setelah Sayap hitam milik Felix menyelimuti tubuhnya, dia tidak merasakan adanya tekanan yang menghantam tubuhnya lagi.
Wanita yang berada disitu tidak kuat menahan tekanan yang menghantam tubuhnya, membuat Wanita itu pingsan.
“Baiklah cukup! Aku mengakui kekuatanmu!” kata Alexa yang sudah terlihat tidak kuat menahan tekanan yang menghantam tubuhnya.
Sayap hitam yang berada di punggung Felix tiba-tiba saja menghilang, membuat keadaan disana menjadi normal kembali, dan juga dinding yang telah dibuat oleh Felix ikut menghilang.
Felix yang masih merangkul Kirania, dia berkata dengan tegas “Guild master! Tolong rahasiakan tentang kejadian ini!”
Alexa Naumi yang sangat terkejut karena Felix memiliki kekuatan sihir sebesar itu dia berkata “Baik, aku janji akan merahasiakan kejadian ini, aku juga akan merahasiakan semuanya tentangmu”
Wajah Kirania memerah tersipu malu karena tangan Felix terus merangkul bahunya, dan dadanya yang terus berdebar semakin kencang.
Kirania merasa kalau dirinya suka kepada Felix, dia baru pertama kalinya merasakan jatuh cinta pada seseorang.
Felix yang lupa kalau tangannya masih berada dibahunya Kirania, dia langsung menurunkan tangannya dan menjauh dari Kirania lalu berkata “Maaf aku lupa menurunkan tanganku”
Kirania yang wajahnya memerah tersipu malu, dia berkata “Tidak a-apa-apa, aku tidak keberatan jika kau ingin merangkul ku”
Karena Kirania berkata seperti itu Felix kembali mendekati Kirania dan merangkulnya.
Kirania sangat terkejut karena Felix merangkul bahunya lagi, dia terlihat senang karena Felix merangkulnya lagi.
...SELESAI...
__ADS_1