
Aku masih asik dengan bukuku,
" Kamu sedang berkompromi ya" tanya bulan
" Maksudnya???" tanyaku balik
" Kamu membohongi hatimu yang gelisah, dan berusaha bekerjasama dengannya untuk membaca buku" terka bulan
Entah apa yang terjadi bulan begitu tau perasaanku terhadap Virgo padahal berkali kali aku tegaskan ke dia kalau aku udah punya pacar, dia adalah Randi, mungkin disini Randi jarang muncul dalam cerita tapi untuk di akhir episode akan banyak cerita tentang Randi yang baik dan rela menungguku hingga aku sudah bosen dengan cinta palsu itu
" Aku tidak sedang kompromi, aku cuma berusaha mengalihkan hatiku, agar tidak menyakiti seseorang yang kita cintai" ucapku
" Baiklah kalau kamu masih gak mau jujur, aku salut dengan usahamu, jangan jadi seperti Widia yang kayak bebek kesemutan kalau lihat cowok ganteng" kata bulan mengejek
" Ahhh,,,,,, kamu bisa aja" ucapku
Ditengah kerempongan kita berdua tiba tiba aku teringat pada Randi, kenapa dia gak ada hubungi aku ya beberapa hari ini, ada apa dengan Randi, apa dia baik baik saja, fikirkan keras
Tak berselang lama widiapun masuk kelas dengan wajah yang sangat ceria,
" haiii,,,,,, bestiku, seneng banget punya teman kayak kalian yang selalu mengerti kebutuhanku" ucap Widia sembari merangkul kami
" Hemmmm, lagian males banget jadi obat nyamuk kayak makjomblang" bantah bulan
" Iya aku juga males dibakar, Lama lama habis" imbuhku
" Iya iya makasih ya bestiku" ucap Widia manja
" Iya bestiii,,,,,,," ucapku seraya mencubit pipi gemoynya
" Aahhhhh sakit besti,,,," tetiah Widia
" Kan gak papa cuma sakit pipi yang penting hati bahagia, lagian aku gemes sama kamu" ejekku
Waktu belajarpun tiba yang menghentikan canda gurau kami, dan kami pun lanjut belajar seperti biasa, hingga jam akhir kelas, tapi hari ini ada mapel tambahan jadi meski udah selesai kita lanjut ke pelajaran berikutnya
Hari yang sangat lelah kita selesai kuliah hingga sore, dan tak ada waktu untuk kami bermain main lagi, setelah pulang kuliah kita menuju tempat tinggal kita masing masing
Malam itu Mirna meneleponku dia bilang ingin main ke tempatku, karena lagi bosen dan butuh teman ngobrol, aku persilahkan dia datang, dan aku bilang bahwa aku siap jadi teman curhatnya malam ini, dan mungkin aku juga akan sedikit curhat padanya, aku beres beres kamarku biar kita ngobrolnya bisa nyaman akupun pergi keluar sebentar di mini market Deket kost untuk sekedar beli cemilan dan minuman, agar ngobrol kita gak garing, sepulangku dari mini market aku berpapasan dengan sandi, dia adalah teman sewaktu SMA dulu dia best friend dari Randi, dan itu sungguh kebetulan, dia juga kuliah dan tinggal di sekitar sini
" Lisaa,,,," panggil sandi
" Kamu sandi?? tanyaku kaget
__ADS_1
" Iya, kamu kuliah di sini juga??"
" Iya aku diharapan bangsa" jawabku
" wahhh,,,,, kebetulan sekali ya" tambah sandi
" kamu kost disini juga???" tanyaku
" Gak sih ini tadi kebetulan aku maen ditempat temanku, oooiiyaaa gimana dengan Randi???" tanya sandi
" Alhamdulillah baik dia disurabaya" jawabku
" Iya tahu, maksudku apa kamu masih sama dia" tambahnya
" Iya aku masih sama dia" jawabku
" Syukurlah dia baik kok" kata sandi
" Iya,,,,"
" Yaudah aku duluan ya, kapan kapan kita bertemu lagi, kamu ikut digrub alumnikan" pamit sandi
" Iya aku gabung kok"
" Yaudah bye Lisa"
Sesampainya di kost aq duduk duduk sambil nunggu Mirna Dateng
" Gak yangka si Sandi kuliah disini juga" gumamku
Aku lihat jam, waktu sudah menunjukan jam 18.15 wib, gak sabar rasanya bisa ngobrol sama Mirna, karena dia pasti banyak tahu tentang Virgo, aku cuma ingin tahu apakah si Virgo sudah punya cewek, tiba tiba Sandi wa
# Hai Lis aku sandi, save ya# tulis Sandi
# Oke San,,,,, aku save# balasku
Wah sandi udah dapet nomerku pasti dari grub SMA, buru buru aku save nomer sandi, agar tidak kelupaan nantinya
Tiba waktunya si Mirna Dateng dan terdengar dia mengetok pintu kamarku
tok tok tok
" Assalamualaikum" salam Mirna
__ADS_1
" Walaikumsalam" jawabku
Sembari ku bukakan pintu kamarku, dan masuk lah Mirna ke kamarku, disana aku mempersilahkan dia duduk ke karpet yang sudah aku siapkan
" Silahkan duduk Mir, maklum cuma kost jadi seadanya ya" kataku
" Alah biasa aja Lis" kata Lisa sembari duduk
" Kalau gak nyaman boleh duduk di kasur aja Mir" tawarku
" Udah santai aja" jawab Mirna
" Ini ada sedikit cemilan" kata ku sembari menyajikan cemilan dan minum ke Mirna
" Wahhhh,,,,, kamu gak usah repot repot Lis" ucap Mirna
" Gak repot kok, kan kalau ngobrol gak ada cemilannya bakal terasa garing wkwkwkwk" ucapku sambil ketawa
Kita asik ngobrol seperti biasa ya ke barat ke timur ke selatan dan ke utara, ujungnya tetap balik ke tengah, wkwkwkwk
Dia banyak bercerita soal kekasihnya yang ada disurabaya, dan keluarganya disina, ternyata Mirna dikuliahin ke Jakarta karena orangtuanya gak setuju dengan hubungannya dengan kekasihnya, jadi dia seperti sengaja di pisahin
" Makanya aku suka boring disini, soalnya bude ku juga udah tahu kalau tujuan aku dikuliahin di Jakarta karena itu, dan budeku juga dukung papaku" jelas Mirna
" Wah jadi begitu rumit ya" ucapku
" Yah begitulah kalau ketahuan aku telponan pasti budeku marah " ucap Mirna sedih
" Tapikan kami bisa curi curi pas dikampus apa pas keluar" kataku
" Iya sih tapikan gak seharusnya aku diginiin banget" keluh Mirna
" Iya sih"
" Disini yang bisa ngertiin aku cuma Virgo, kalau aku lagi sumpek dia ngajak aku ke taman dan biarin aku telponan dengan cowok aku, kalau gak dia akan hibur aku dengan cari maem atau hanya sekedar ke taman hiburan" terang Mirna
" Dia sayang banget ya sama kamu" tebakku
" Bisa di bilang begitu, karena aku juga sayang sama dia, dia yang selalu ngertiin aku selama ini, soalnya sebelum pindah ke Jakarta dulu kecil kita pernah bersama dan kita udah kayak kakak adik kandung, malahan dia gak begitu dekat dengan adik kandungnya sendiri" imbuh Mirna jelas
" Aku juga tahu kalau Virgo orangnya baik, apalagi sama kamu yang sepupunya" ucapku
" he' em kamu benar, Virgo itu bukan tipe cowok yang suka nyakitin cewek, dulu tu pernah dia dikejar kejar cewek, dia curhat sama aku, kalau dia gak suka sama cewek itu, tapi dia masih aja ladenin, dan gak mau ngecewain, dia tetep jawab kalau ditelpon, dan mau kalau diajak jalan, aku juga bilang kalau Jangan PHP, tpi buat dia itu bukan PHP cuma gak mau nyakitin aja, hingga pada saatnya cewek itu dibuatnya pergi dengan sendirinya, gak tau tu gimana caranya kok dia bisa gitu" kata Mirna diperjelas
__ADS_1
" A a apakah Virgo sudah punya cewek" tanyaku gelepotan
Bersambung dulu ya kawan,,,, biar tambah penasaran