
Hari itu, seperti biasa Lisa pergi ke kampus, dan kebetulan sekali pas di loby bertemu dengan Widia dan Bulan, mereka bertiga pergi ke kelas barengan, disaat berjalan menuju kelas terlihat Virgo sudah menunggu di lorong kelas, maksud hati hanya ingin ketemu Lisa, tapi setelah tahu mereka kumpul bertiga
" Wah kenapa bisa barengan mereka " gumam Virgo dan langsung mencoba mengalihkan perhatiannya
Dan ketika berpapasan Widia berusaha tegar dan cuek terhadap Virgo, begitu pula Lisa dia hanya melirik sebentar, dan terlihat mereka berlalu begitu saja dari Virgo
" sittt,,,,," gerutu Virgo sembari menghempaskan tangannya dan pergi
" Wid kamu keren pagi ini " ejek Bulan
Widia hanya senyum menanggapi Bulan
" Kamu bisa aja Bul" timpal Lisa
" Baru kali ini seorang Widia bisa kendalikan hatinya " tambah Bulan ngeledek
" Ya kan ini sesuai wejangan darimu Bul, katanya aku harus punya pendirian, jadi cewek yang setia dan jual mahal " ucap Lisa membalas
" Wahh,,,, jadi terharu aku " goda Bulan bahagia
Lisa pun hanya senyum melihat Widia yang sudah move on, sekarang tinggal gimana usaha dia untuk menghindar dari Virgo, seketika Lisa memikirkan Virgo yang barusan di lorong, dia yakin kalau sebenarnya Virgo menunggunya, tapi syukurlah ada Bulan dan Widia yang menghalanginya
" Hai,,, Lis ngelamun aja " panggil Bulan
" Aku gak nglamun kok, aku seneng aja lihat Widia yang semakin dewasa sekarang " jawab Lisa
" Ah,,,, Lis kamu bisa aja " ucap Widia tersipu
" Maafin aku ya Wid, karena aku kamu terjebak dalam sebuah hubungan cinta yang rumit, jujur aku lakuin itu karena aku ingin kamu bahagia, bulan ingin menusukmu dari belakang " ucap Lisa berkaca kaca
" Aq yang harusnya minta maaf Lis, karena aku terlalu egois dan gak pernah memikirkan perasaan sahabatku " jawab Widia dan mereka saling menggenggam tangan penuh haru
Hari ini berjalan dengan baik, persahabatan kami semakin baik, tapi di balik semua itu ada Virgo yang masih berusaha mendekati Lisa, dan ada Randi yang begitu setia menunggu Lisa dengan berjuang merubah masa depan menjadi lebih baik
Sepulang dari kampus Lisa dan ke dua sahabatnya sengaja mereka agak santai pulangnya, mereka pergi ke perpus untuk mengerjakan tugas
" Lis kamu udah dapet bahannya belum " tanya Bulan yang lagi sibuk mencari buku yang dia inginkan
" Aku udah dapet temanya tapi ini masih cari referensi buat isinya " jawab Lisa yang saat itu membaca buku
" Tolong dong kalau ada buku tema budaya apa aja buat aku " ucap Widia minta bantuan karena sedari tadi dia belum nemuin budaya yang cocok
" Oke " jawab Bulan yang masih terus memilah buku
Lisa terlihat begitu serius membaca bukunya
" Ye,,,, udah dapet yang pas " ucap Widia sembari duduk di sebelah Lisa, dan disusul bulan yang saat itu juga udah dapet bukunya dan duduk di sebelah Lisa
Mereka begitu khusuk mengerjakan tugasnya tiba tiba hp Lisa bergetar, karena di perpus sengaja hp cuma di getar
" Ada telpon aku keluar dulu ya " ijin Lisa
__ADS_1
" Oke " jawab Widia dan Bulan serentak
Lalu Lisa pun keluar dan menerima telpon itu
" Halo Ran "
" Halo sayang, apakah kamu sibuk??? "
" Aku lagi diperpus ada tugas yang harus aku kerjakan "
" berarti aku ganggu ya " tanya Randi
" Gak kok, kalau kamu ganggu, berarti setiap hari kamu ganggu aku " jawab Lisa
" Kok bisa???" tanya Randi bingung
" Karena kamu selalu tinggal di hatiku dan gak mau pergi " jawab Lisa
" Apa kamu ada niat mengusirku dari sana ???" tanya Randi
" Ya gak lah Ran, buktinya aku bertahan " jawab Lisa
" Yaudah kamu kerjakan tugas kamu dulu, nanti aku telpon lagi " ucap Randi
" Yaudah kalau udah selesai aku kabari ya, bye Ran "
" Bye Lisa "
Sepulang dari kampus Lisa teringat janjinya untuk telepon Randi, sore itu terlihat baru pukul 15.00,
" masih jam 3, aku hubungi Randi nanti aja pas dia pulang kerja biar enak ngobrolnya " gumam Lisa
Sore itu di tempat Mirna, Mirna yang saat itu lagi di kampus, dia menerima telepon dari Randi
" Halo Ran,,, ada apa ya, kok tumben telepon ???" sapa Mirna
" Hai Mir maaf ya ganggu, aku mau minta tolong nih sama kamu " ucap Randi
" Minta tolong apa ya Ran ???" tanya Mirna
" Aku mau ke Jakarta Mir " jawab Randi
" Yang bener kapan Ran, aku jemput ya, nanti aku ajak Virgo deh " seru Mirna senang
" Gak sekarang Mir, gini ceritanya, cewekku kan mau ultah, lha kayaknya sih dia gak ada libur, jadi gak mungkin pulang, aku pengen ke Jakarta kasih dia kejutan, kalau kamu bisa aku mau minta tolong kamu anterin aku juga ke cewek aku, aku kan belum pernah ke Jakarta " terang Randi
" Wah gak apa apa Ran, nanti kamu mau kemana aja aku anter, nanti kamu nginep sini aja, toh bude juga udah kenal kamu, emang cewek kamu alamatnya mana Ran ???"
" Nah,,,, itu dia, aku belum tahu wkwkwkw, tadi aku telepon dia masih sibuk " jawab Randi
" Ohhh,,,, yaudah Pokok kabarin aja kalau udah mau ke Jakarta "
__ADS_1
" Oke, makasih ya Mir"
" Sama sama Ran, dulukan kamu juga nolongin aku, jadi nanti kita impas ya hehehehe"
" Oke, yaudah ya Mir, gitu aja dulu "
" Oke Ran "
Dan telepon pun dimatikan
" Oiya aku kan mau ke tempat Lisa, tapi mager,,,, " gumam Mirna
Disisi lain Randi setelah selesai menelpon Mirna, dia beres beres dan segera pulang, sebelum pulang ada pesan masuk di hp Randi
# Ran setelah pulang dan sudah bersih bersih badan, aku tunggu teleponmu ya # tulis Lisa
# Siap tuan putri, hamba mau pulang dulu # balas Randi
# 😘😘😘😘 #
# 🤚 kebanyakan sayang 😘 #
Dengan semangat Randi pun buru buru pulang
Saat itu Lisa yang sedang asik sendiri di kamar, tiba tiba Via si pengganggu datang lagi
" Lis cari makan yuk, aku udah laper nih " ajak Via
" Yaudah yuk,,,, aku juga laper " jawab Lisa semangat
" Tumben kamu gak banyak alasan " ucap Via heran
" Ihhh,,,, serba salah deh, mumpung aku belum mager nih " keluh Lisa
" Ya iya lah, biasanya kalau di ajak makan, pasti jawabnya bentar lagi lah, mager lah, dan lain lain " terang Via
" Ya soalnya aku habis ini mau telponan sama cowok aku " ucap Lisa manja
" Lebay banget sih, bilang aja laper "
" Gak percaya yaudah, Ayuk " kata Lisa
Terlihat Lisa pun langsung pergi mengambil dompet dan jaketnya
beli maem dan maem kita skip ya guys,,,,
Setelah selesai makan Lisa langsung mengambil hp dan menunggu Randi telpon di atas kasur, terlihat jam sudah pukul 18.30 wib, tak berselang lama panggilan dari Randi pun masuk, Lisa bergegas mengangkat teleponnya
" Halo Ran "
Lanjut next episode ya guys
__ADS_1