Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Kompromi hati 2


__ADS_3

Suasana semakin panas, aku berusaha untuk tetap bertahan, tak berselang lama makanan dan minuman yang kita pesan sudah datang


" Wahhh,,,, makan besar kita Lis" ucap Bulan


" Hemmm iya dong kan ada yang jadian, kalau dapet pacar harus berakhir ya" ledekku


" Jadi tinggal nunggu yang dari kamu dong Lis " ucap Virgo


" Wahhhh kapan nih si Lisa neraktir kita gini" ejek Widia


" Sabar sayang bentar lagi, kemarin aku lihat mereka kencan di taman" ucap Virgo seketika membuatku gemetar dan tak bisa berkata


" Wahhh,,,, Lisa kok gak pernah cerita kalau kamu punya gebetan" gerutu Widia


" Ooohhhh itu kita masih pdkt kok" jawab Lisa seakan membenarkan apa yang Virgo lihat, dia gak mau terlalu terlihat mencintai Virgo


" Ditunggu kabar baiknya ya" seru Widia


Lisa hanya bisa pasrah akan tuduhan Virgo,hati Lisa bergemuruh, antara panas dan dingin menjadi satu, rasanya memang Virgo udah benar benar membencinya saat ini, dia terlihat sangat kacau, dia merasa sudah berakhir


" Lis kamu baik baik saja kan" tanya bulan lirih


" Iya Bul aku gak apa apa" jawab Lisa


" Kamu harus bercerita denganku nanti, apa yang sebenarnya terjadi" pinta Bulan tidak percaya dengan apa yang dilihat Virgo


" Pasti aku akan cerita padamu" jawab Lisa


Meski hati bergemuruh tapi Lisa sangat berusaha untuk menutupinya, dia makan dan ngobrol seperti biasa, dan dia jawab semua pertanyaan Virgo dengan baik


Disisi lain ada Mirna yang sedang pulang ke Surabaya, dia ijin untuk pulang ke Surabaya karena ada kerabat yang nikahan, waktu itu Mirna pergi ke kantor koprasi milik papanya, dan ternyata papa Mirna adalah bosnya Randi, saat itu tanpa disengaja Randi bertemu Mirna


" Selamat siang mbak ada yang bisa saya bantu" sapa Randi ketika Mirna masuk kantor


" Aku cari papa ku mas" jawab Mirna


" Wah papa mbak siapa namanya ya" tanya Randi


" Oiya maaf mas pak Nugroho" jawab Mirna


" Ooo,,,, mbak nya putrinya pak Nugroho yang kuliah dijakarta" tebak Randi


" Iya mas, kok tahu " Ucap Mirna


" Iya kebetulan pak Nugroho sering cerita, oiya mbak pak Nugroho nya masih keluar tadi pesen kalau mbaknya suruh nunggu dulu" jawab Randi, lalu Randi mengantar Mirna ke ruang tunggu yang biasa digunakan kalau ada tamu penting,

__ADS_1


" Mbak Mirna tunggu disini dulu ya" ucap Randi sopan


" Mas namanya siapa ya" tanya Mirna


" Namaku Randi mbak" jawab Randi


" Udah berapa tahun kerja disini???" tanya Mirna lagi


" Udah setahun lebih mbak, aku lulus SMA langsung kerja" jawab Randi jelas


" Berarti mas ini lulus tahun 2018 kmarin" tebak Mirna


" Iya mbak" jawab Randi


" Berarti kita seumuran, kamu panggil aku Mirna aja dan aku bakal panggil kamu Randi ya" pinta Mirna


" Baik mbak,,, ehhh Mir" jawab Randi


Randi dan Mirna sudah akrab karena Mirna merasa nyaman ngobrol sama Randi yang seumuran, dan merakapun jadi teman, di tengah tengah obrolan mereka tiba tiba pak Nugroho datang


" Ehhhh Mir udah lama nungguin papa" tanya pak Nugroho mengagetkan mereka berdua


" Maaf pak saya kembali kerja dulu" ijin Randi lalu bergegas pergi ke ruangan kerjanya


" Papa lama banget sih" gerutu Mirna


" Iya lumayan pa, anaknya baik, sopan dan seumuran sama Mirna jadi enak ngobrolnya jadinya kelihatan akrab" terang Mirna


" Ooohhhh,,,,, begitu, emang Randi anaknya baik, papa juga gak salah udah Nerima Randi kerja disini" ucap pak Nugroho


" Yaudah pa ayok pergi" ajak Mirna merengek


" Yaudah papa masukin berkas ini diruangan papa dulu" ucap pak Nugroho


Sembari berlalu menuju ke ruangan kerjanya,


dan Mirna masih menunggunya di tempat, tak lama kemudian pak Nugroho keluar dan merekapun pergi ketempat yang mereka janjikan


Lanjut sore itu di tempat Lisa


Sore itu sepulang ditraktir Widia Bulan pulang bersama Lisa, dan Widia bareng dengan pujaan hatinya Virgo, Bulan berencana untuk maen ke tempat Lisa dan merekapun menuju ke rumah Lisa, sesampainya dirumah mereka langsung beristirahat dan rebahan


" Capek ya Lis jalan sebentar aja" kata Bulan sembari baring


" Iya Bul aku juga capek, padahal udah biasa, mungkin karena cuaca panas" jawab Lisa jelas

__ADS_1


" Bisa jadi sih" imbuh Bulan


" Oiya Lis kamu gak heran Sama hubungan Widia dan Virgo, kok bisa secepat itu Virgo nembak Widia" ucap Bulan penasaran


" Ohhh,,,, itu aku sendiri juga gak tau Bul, mungkin hati Virgo terketuk lebih cepat" jawab Lisa


" Oohhhh bisa jadi " imbuh Bulan


" Lis kamu beneran dekat sama cowok, kok kamu gak pernah cerita" tanya Bulan karena teringat kata kata Virgo saat makan tadi


" Bul sebenere Virgo salah paham sama aku, kemarin sore itu aku memang lagi sama cowok ditaman tapi itu temen SMA ku dulu, dan kebetulan aja kita ketemu ditaman jadi kita ngobrol n bercanda juga, dan mungkin Virgo melihat kita dan dia salah paham" jawab Lisa jelas


" Terus kenapa kamu gak bilang kalau dia salah paham tadi, kenapa kamu iyain kalau kalian pdkt" ucap Bulan


" Bul aku gak mau memberi harapan pada cowok yang sudah jadi pacar temenku sendiri" imbuh Lisa


" Meski kenyataanya kalian saling mencintai???" ucap bulan tegas


" Jujur Bul disini aku yang sangat tersakiti dan posisiku sangat sulit, disisi lain aku masih menyayangi Randi, terus aku juga berteman dengan Widia yang dari awal udah bilang kalau suka sama Virgo, tapi disisi lain aku juga menyukai Virgo, tapi aku harus merelakan dia untuk tidak menyakiti Randi dan Widia, akupun berusaha menyadarkan diriku bahwa rasaku ke Virgo karena aku kesepian cowokku jauh disana, tapi dengan merelakan Virgo akupun juga sakit Bul, dan aku tidak punya pilihan lain" jelas Lisa ke Bulan


" Sangat rumit" ucap Bulan


" Tapi aku yakin Virgo nembak Widia karena dia merasa kecewa sama kamu bukan karena dia sudah gak cinta sama kamu Lis, aku lihat dari tatapan matanya ke kamu terlihat jelas ada kecewa dan cinta" tebak Bulan


" Kayak psikolog aja kamu Bul" ledek Lisa


" Bentar Lis, kemarin sore Virgo ngelihat kamu sama cowok ditaman dan dia ngirannya itu gebetan kamu, terus malamnya dia jadian sama Widia, dari situ terlihat bahwa Widia cuma jadi pelarian aja Lis" terka Bulan menjelaskan


" Semoga aja itu salah Bul " ucap Lisa


" Apa kamu yakin udah siap melepaskan Virgo" tanya Bulan


" Aku gak tau, tapi aku akan berusaha Bul" jawab Lisa


" Kamu masih mencintainya Lis aku tahu itu, kamu jangan menyakiti hati kami demi kebahagiaan orang lain, dan menurutku ini bukan kebahagian buat Virgo ataupun Widia, karena Widia cuma pelarian, dan Virgo juga harus terus berkompromi dengan hatinya untuk jadi pacar Widia, kalau sampai Widia dan Virgo tahu semuanya pasti mereka akan kecewa" nasihat Bulan


" Tapi kenapa kamu gak mikirin perasaan Randi Bul, dialah yang menjadi alasan utamaku meninggalkan cinta Virgo" jawabku


" Tapi di cerita ini Virgo tidak tahu tentang Randi, kalau kamu memikirkan Randi kenapa kamu gak jujur aja ke Virgo soal Randi" imbuh Bulan


Seketika ucapan bulan membuatku beku, aku tahu aku yang egois dalam hal ini, aku menyakiti hatiku karena keegoisanku


" Lis aku tahu kenapa kamu sembunyikan Randi, karena kamu menyukai Virgo" tebak Bulan


Aku terdiam dan tak tahu harus ngomong apa lagi, karena Bulan memang benar.

__ADS_1


# kepoin episode selanjutnya ya gaess#


__ADS_2