
Saat di kampuspun aku masih memikirkan apa yang aku lihat sore itu, sepanjang pelajaran hampir full aku gak konsen ke dosen yang sedang menjelaskan didepan
" Heiii Lis,,,, kamu kenapa??? tanya Bulan
" Ooohhh,,,,, iya aku baik baik saja"
" Ada yang kamu pikirkan, cerita dong"
" Gak ada, mungkin aq masih ngantuk, karena semalam susah tidur"
" Ohhhh,,,,,"
Lanjut fokus ke dosen yang didepan.
Setelah selesai satu mapel, kita istirahat sejenak sembari menunggu pelajaran selanjutnya, tiba tiba ada pesan masuk di hpku
# Hai,,,,Lisa, apa masih kuliah??? #
# Hai,,,,juga Mirna, iya nih masih ada satu mapel lagi, kamu sudah pulang??? #
# Belum nih aku lagi dikampus Harapan Bangsa#
# Wahh,,,, itukan kampusku #
# Oooo,,,, kebetulan sekali, aku lagi dikantin nih kalau masih kosong sinilah#
# Oke tunggu ya#
Aku langsung bergegas dan tak lupa pamitan dulu sama ke dua temen baikku, Tanpa aku ajak mereka
" Bul,,,, Wid,,,,, aku tinggal dulu ya, ada temen aku yang mau ketemu di kantin bentar aja ya#
" Ooohhh,,,, yaudah gak papa" jawab bulan
" Tolong ya kalau dosen udah Dateng kamu wa aku"
" Oke"
langsung aku berlalu dari mereka dan menuju kantin dimana Mirna menungguku, setibanya dikantin aku lihat Mirna sendiri, langsung aku samperin dia
" Hai,,,, mirna, udah lama" sapaku seraya duduk disebelahnya
" haii,,,,, gak kok, barusan aja"
" Oalah,,,,,,"
" Cma mau anter ini" ucap Mirna seraya menyodorkan buku yang dia bawa
" Oooohhhh apakah anaknya sudah tau kalau kamu tunggu??? tanyaku penasaran
" Sudah sih,,,, katanya masih ada kelas jadi belum bisa kesni" jawab mirna
" Tapi aku juga gak bisa lama lama kalau dosenku udah Dateng aku tinggal ya"
" Ohhh iya gak pa pa kok, aku udah sering kesini, jadi udah biasa"
" Oke deh"
" Kamu gak pesen minum??"
__ADS_1
" Gak usahlah takut nanti keburu kelas"
" Oooohhhh,,,,,"
Tak berselang lama Widia wa aku, dan bilang kalau dosennya sudah Dateng, kubuka pesan dan langsung berpamitan ke Mirna
" Mir aku duluan ya, dosenku sudah Dateng" ijinku
" Ooohhh,,,, ya gak papa, tinggal aja Lis"
" Oke bye ya" salamku seraya pergi meninggalkan Mirna
Diperjalananku menuju ke kelas, tak sengaja aku melihat Virgo masuk kantin, tanpa dia melihatku, karena penasaran aku berbalik dan melihat dia, dan ternyata orang yang ingin Mirna temui adalah Virgo, mereka terlihat akrab dan saling menggoda satu sama lain, yang membuatku semakin yakin kalau mereka ada hubungan, tak berselang lama aq tersadar kembali bahwa aku harus segera ke kelas, dan buru burulah aku kembali ke kelas, sesampainya di kelas aku langsung duduk di bangkuku, dan berbisik ke Widia
" Udah lamakah dosennya masuk" tanyaku ke Widia
" Enggak kok barusan aja" jawab Widia
Dan pelajaranpun berjalan dengan lancar dan kondusif, setelah pulang kuliah, disela sela perjalananku bersama temen temenku menuju keluar kampus, ada pesan masuk di hp ku, dan itu ternyata Virgo
# Hai Lis,,,,, udah selesai kuliah???#
# Barusan selesai, ini mau pulang #
# nanti sore ada waktu???#
# Kenapa???#
# Mau ketaman denganku??? #
# Boleh # jawabku mengiyakan
stelah selesai berbalas wa, sembari berjalan aq berfikir apa dia termasuk cowok playboy, jelas ada Mirna tapi masih ngajak aku ke taman, rasanya bener bener nano nano dihati, aku gak berani cerita ke bulan dan Widia, aku gak mau mereka sampai salah paham,,,, jadi untuk sementara aku rahasiakan semua pertemuanku dengan Virgo, dan apapun yang aku lihat tentang Virgo dan Mirna, karena pasti Widia akan sakit hati,,,,,
" kenapa dia begitu menyempatkan waktu untuk mengajakku, padahal ini malam Minggu, gimana dengan Mirna"
Dalam lamunanku terkagetkan aku oleh seseorang yang memanggilku,
" Lisa,,,,, kesini" teriaknya
Dan itu adalah Virgo dia udah melihatku datang
Sesegera mungkin aku berjalan menuju ketempat Virgo duduk
" Maaf aku lama"
" Kamu gak lama kok, aku saja yang terlalu semangat jadi datang duluan" alasan dia
Kata kata itu yang membuat aku membeku, hatiku berkata
" Apa begini ya trik seorang playboy itu??"
" Kamu gak ada janji malam ini, inikan malam Minggu" tanya Virgo
terdiamku sejenak
" Seharusnya aku yang tanya sama kamu, kamu gak pengen keluar malam mingguan sama cewekmu gitu" kepoku
" Lha inikan aku lagi mau malam mingguan sama cewek" goda Virgo
__ADS_1
" Bukan gitu maksut aku, emang kalau cewekmu tahu kamu jalan sama aku dia gak marah???"
" Siapa yang akan marah gak ada yang bisa marah sama aku kalau jalan sama kamu" jawab Virgo yang semakin membuatku bingung
kuhentikan pertanyaan pertanyaanku yang malah akan memusingkan ku, aku ganti topik pembicaraan kami
" Kita mau kemana nih apa mungkin cuma disini saja duduk dan ngobrol???" tanyaku
" Apa kamu mau ke taman hiburan??? tanya Virgo balik
" Boleh tu sepertinya seru" seruku semangat
" Yaudah ayok kita pergi" ajak Virgo sembari menarik tanganku berdiri, dia menarik tanganku dan berjalan beriring, aku yang dibelakangnya sangat kacau dan galau, serasa seperti mimpi, sesampainya ditempat parkir motor, aku ingat kalau aku gak bawa helm
" Vir akukan gak bawa helm, mana boleh boncengan???"
" Udah tenang aja Deket sini kok" bujuknya
" Ohhhh begitu,,,," kataku
Lalu kamipun pergi, dalam perjalanan tubuhku seakan menggigil kedinginan karena hati yang beku, begini banget ya di bonceng cowok tampan, idola di kampus, tubuhnya yang hangatpun belum bisa menghangatkan tubuhku yang menggigil, sepanjang perjalanan hatiku terus berdebar kencang
Sesampainya ditaman hiburan, seperti bayanganku disana tempatnya rame banyak pasangan muda mudi dan anak anak, banyak wahana permainan yang ingin aku naik, rasa beku, menggigil dan deg deganku seketika hilang dan kembalilah ingatanku kemasa Kanak Kanak, aku sangat terbawa suasana, kebetulan Virgo nurutin semua permintaanku, diapun ikut hanyut dalam keseruanku
" Virgo aku mau naik itu" ucapku sembari menunjuk ke wahana kincir angin
" Ayok kita naik"
Dalam keseruan kita naik kincir angin sempet kita ngobrol
" Apa kamu beneran suka dengan permainan ini, apa kamu cuma pura pura menikmati karena aku yang kayak anak kecil???" tanyaku
" Aku suka permainan anak anak" jawab virgo
" Benarkah???" tanyaku lagi
" Iyaa,,,,,, dan baru kamu cewek yang mau aku ajak main mainan anak anak kyk gini" imbuhnya
" Benarkah" tanyaku untuk kesekian kali
" Setiap cewek yang aku ajak kesini, pasti dia akan bilang lebih enak ke mall, lebih enak ke cafe, dan lain sebagainya" tambahnya panjang
" Ohhhh,,,,," jawabku sambil senyum malu
Tak terasa malam sudah mulai larut, dan kita sudah bersiap pulang, didalam perjalanan kita bertemu dengan pedagan Arum manis
" Itu kesukaanku" seruku
" Ayok kita beli" ajaknya
Lalu kita beli 2 satu untukku dan satu untuk Virgo, sembari berjalan menuju parkiran kita sambi dengan makan Arum manis, dan sampailah kita ke parkiran, lalu beranjaklah kita dari taman hiburan menuju tempat kita tinggal, malam itu Virgo mengantarku sampai depan kostku, setelah aku turun
" Terimakasih ya sudah ngajak aku jalan jalan" kataku
" Terimakasih juga kamu sudah mau jadi Kanak Kanak dan menemaniku main" jawabnya
" Yaudah aku masuk dulu, selamat malam" salamku
" Malam" sembari dia pergi dari kostku, lalu aku masuk ke kamar dan ku rebahkan badanku di kasur,
__ADS_1
" jangan sampai Widia tahu kejadian ini" gumamku
Tak terasa saking lelahnya aku tertidur