Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Episode 18


__ADS_3

Kita akan mulai mengembangkan cerita latar dan tidak cuma fokus ke peran utama ya, jadi akan ada latar dimana Randi berada dan cerita Randi di Surabaya,,,,,


Sore itupun berlalu, Virgo yang sudah salah paham dengan aku dan Sandi, dia semakin kacau


" Apa karena cowok itu Lisa Sampek menjauhiku" gumam Virgo


Lalu dia berinisiatif buat menghubungi Widia dan ngajak dia keluar


Tut Tut Tut


" Halo Vir " sapa Widia kegirangan


" Kamu ada waktu gak malam ini" tanya Virgo


" Aku lagi gak ada acara kok" balasnya


" Yaudah kita ketemuan yuk, tempatnya nanti aku wa ya" ucap Virgo


" Oke Vir" jawab Widia serasa pengen terbang


setelah mereka selesai ngobrol di telepon, Widia langsung lompat kegirangan dan memeluk Bulan


" Apa apaan sih, pasti kayak gini kalau lagi seneng" ucap Bulan wa


" Virgo ngajakin aku ketemuan" seru Widia sembari kegirangan


" Wes kumat deh nek udah soal si Virgo" umpat Bulan


" Yaudah aku mau siap siap dulu, aduh pakeh baju apaan ya aku" rempong Widia sambil buka lemari dan pilih baju untuk kencannya malam ini


Disisi lain ada Lisa yang lagi terpaku membayangkan Randi yang sedang bekerja, dan dengan kebetulan saat itupun Randi sedang termenung memikirkan Lisa yang jauh


" Apa kamu bisa terus bertahan disaat banyak cowok yang nyatanya lebih bisa buat kamu nyaman selain aku" gumam Randi dalam hati


Lalu si Lisa


" Apa mungkin hal yang bisa menyakitimu akan aku lakukan disaat hati yang mulai tergoyah ini meronta karena berkompromi itu lebih berat dari merindu" gumam Lisa dalam hati


Diantara Lisa dan Randi yang terpisah jarak antara ujung barat dan timur, akan tetapi malam itu sama, terasa angin sepoi sepoi ya sama dan malam yang gelap pun sama, rasanya hati kami seperti menyatu


Dicafe tempat Virgo janjian dengan Widia, mereka sudah datang dan sudah bersama, begitu bahagianya Widia saat itu


" Wid kamu mau makan apa" tanya Virgo

__ADS_1


" Aku minum aja deh Vir " ucapnya


" Minum apa ini kamu pilih" kata Virgo sembari menyodorkan daftar menu ke Widia


" Aku jus alpukat aja deh" pesan Widia


" Mas mas " panggil Virgo ke pelayan


" Iya mas mau pesan apak??" tanya masnya pelayan sembari ambil note untuk mencatat pesanan pelanggan


" Jus alpukat sama cappucino ya" jawab Virgo


" Baik mas, tunggu sebentar ya" ucap masnya pelayan


Setelah pelayan pergi Virgo dan Widia kembali ngobrol dan kali ini, Virgo berniat buat bener bener tunjukin ke Lisa, kalau ini yang kamu mau, aku pacaran dengan temanmu, dan kamu pasti sakit


" Wid,,,, apakah kamu beneran suka sama aku??" tanya virgo


" Ooo,,,, itu kenapa kamu tanya begitu" ucap Widia


" Kamu tinggal jawab aja gak usah malu" kata Virgo meyakinkan


" Emmm,,,,,, gimana ya, sebenernya aku memang suka sama kamu, tapi aku takut kamu gak suka sama aku" terang Widia


Ucapan itu bagaikan ledakan kembang api, yang begitu meledak dia akan bawa keindahan, kaki Widia seakan ingin segera berdiri dan meloncat kegirangan, dia tahan seperti orang lagi nahan pub, seakan pengen segera loncat dan memeluk Virgo, tapi dia masih bisa menahan dan masih ja'm


" Kamu serius Vir??" tanya Widia masih seperti mimpi


" Aku serius, tapi kalau kamu gak mau gak apa apa jangan dipaksa" imbuhnya


" Aku mau kok, aku mau jadi pacarmu Vir" jawab Widia kegirangan dan langsung menggenggam tangan Virgo diatas meja


Tak terasa malam sudah larut Widia masih hanyut dalam kebahagiaan, dia pulang dengan sangat riang, hingga dikamarpun dia susah tidur rasanya ingin segera esok dan ketemu para sahabatnya dan dia bisa cerita semuanya


Tapi disisi lain ada Lisa yang lagi yang sedang melepas rindu lewat telpon dengan Randi, malam itu karena ada perasaan yang sama mereka saling memutuskan untuk menghubungi, bahkan berkali kali telpon mereka bertabrakan, alhasil Lisa menyerah dan panggilan Randi masuk


~ ringingtone ~


" Ahhhh Randi, kata Lisa" sembari langsung mengangkat telpon Randi


" Halo Ran, susah banget kamu ditelpon" gerutu Lisa


" Sama kamu juga sulit ditelpon aku udah dari tadi berusaha menelpon mu" kata Randi

__ADS_1


" Apa mungkin telepon kita bertabrakan" terka Lisa


" Bisa jadi Lis" imbuh Randi


" Aku lagi bosen Ran, aku butuh teman" keluh Lisa


" Kenapa bosen, seharusnya kamu gak boleh bosen, karena bosen bisa memicu 2 hati, karena aku gak bisa menghiburmu" ucap Randi


" Mungkin aku terlalu capek dan banyak kegiatan dikanpus jadi butuh temen aja" terang Lisa


" Boleh capek, boleh bete tapi jangan capek buat tetap mencintaiku" goda Randi


" Ahhh Randi kamu bisa aja, aku disini baik kok, gak ada yang bisa alihkan perhatianku" ucap Lisa


" Tapi bagaimana dengan hatimu???" tanya Randi


Akupun terdiam dan tak tahu harus bilang apa, karena pada kenyataannya aku hampir beralih hati pada Virgo, dan sekarangpun aku masih ragu dengan keputusanku


" Ran kalau kamu suka sama cewek lain aku gak akan marah kok, aku tahu aku gak bisa selalu ada untukmu" kata Lisa


" Ini adalah hal yang aku takuti, aku takut kamu menyerah, dan memintaku mencari penggantimu" terang Randi


" Aku tidak menyuruhmu aku hanya takut kamu bosan" imbuh Lisa


" Apakah sebenarnya kamu yang bosan Lis " tanya Randi


" Ran aku mencintaimu" kata Lisa berusaha meyakinkan Randi ditengah gejolak hatinya


" Baiklah sudah malam kamu tidur ya, besok kamu harus menghadapi hari baru, dan aku juga" ucap Randi


" Baiklah, kamu juga tidur ya, jangan fikirkan yang hanya akan menyakitimu" ucap Lisa


" Kamu juga" tambah Randi


" Bye Ran I Miss you" ucap Lisa


" I need you Lis" balas randi


Setelah telepon berakhir aku coba untuk tertidur, aku ambil slimut untuk sekedar menyelimuti tubuhku yang sudah mulai dingin oleh angin malam, ku pejamkan mataku, yang selalu terbayang akan Randi yang selalu menyejukkan hatiku, dan terbayang akan Virgo yang selalu memupuk hatiku, tapi aku sadar gak semua pupuk bisa menyuburkan, tapi kalau penyejuk pasti akan sejuk disaat panas, aku termakan akan kehijauan tanaman yang ternyata yang tumbuh subur adalah semak belukar, yang seharusnya di tebang bukan dipupuk


Buat teman teman masa masaku ini adalah masa masa sulit, dan masa masa menyenangkan, sulitnya disini kita harus bisa memilih hati yang tepat, bahagianya kita udah mulai dewasa dan gak tergantung orang lain lagi, kita bebas mencintai tapi juga harus teliti


Aku tertidur dan aku melupakan risau hatimu, aku masih seperti yang dulu dan takan berubah

__ADS_1


__ADS_2