
Apa kabar kamu Randi
Udah hampir seminggu Randi tidak ada kabar, Lisa pun sudah mencoba menghubunginya tapi tidak di angkat, dan wa pun gak dibales, Lisa sangat cemas
" Kamu kenapa Ran " gumam Lisa sembari memegang hp dan sesekali mencoba menelpon Randi
Di sisi lain Randi saat itu sedang sibuk bekerja, dia sengaja tidak menggunakan hp beberapa hari ini, dia masih memikirkan Lisa yang jauh, dan ini merupakan usaha dia untuk membuktikan apakah Lisa akan berusaha menghubunginya jika dia tidak menghubungi duluan
Flashback
Malam itu Randi masih ragu akan kesetiaan Lisa , dia bilang pada dirinya sendiri
" Aku tidak akan menghubungimu, tapi itu akan sangat sulit jika aku masih pegang hp " gumam Randi dan terfikir olehnya untuk menyimpan hp di lacinya sekitar seminggu, apakah Lisa akan menghubunginya atau tidak jika dia gak ada kabar, dan di taroh lah hp nya dan di tutup laci itu, hingga saat ini dia belum buka hpnya
" Ran susah banget sih kamu ditelponnya???" tanya teman kerja Randi
" Hpku lgi di service kalau ada perlu langsung ke kost aja " jawab randi
" Ohhh,,,, kirain kamu gak mau angkat teleponku " imbuh teman kerja Randi
" Gak kok, emang lagi service " jawab Randi lagi, dan temannya pun berlalu, Randi masih sibuk mengerjakan tugasnya di komputer
" Udah seminggu, apakah dia akan khawatir atau malah akan pergi " gumam Randi dalam hati
Disaat yang bersamaan Lisa masih sangat khawatir dri kmrn dia menelpon dan wa Randi tapi gak ada tanggapan
* Ran apakah kamu sibuk atau kamu mencoba melupakanku, hingga kamu Setega ini pada ku, aku memikirkanmu dan menghawatirkanmu Ran * pesan terkirim
Hingga lebih dari satu jam Lisa menunggu balasan dari Randi tapi tak kunjung ada , hingga Lisa tertidur, dari semalam Lisa menghubungi Randi, hingga dia kurang tidur dan sekarang dia tertidur karena terlalu lelah baik hati dan raganya
Saat itu Virgo dan Mirna lagi bahas akan ke surabaya bersama karena mereka ada acara keluarga disurabaya
__ADS_1
" Kamu jadi mau ikut Vir " tanya mama Virgo
" Gak tau juga sih ma " jawab Virgo
" Kalau ikut ini mama mau pesenin tiket biar sekalian, besok kita udah terbang " imbuh mama Virgo sedikit memaksa
" Yaudah ikut aja deh sekalian refreshing " bujuk Mirna
" Yaudah ikut " jawab Virgo setuju
" Deal ya mama pesen tiket sekarang " tegas mama
" Iya iya ma aku ikut " jelas Virgo
" Yaudah bude aku mau packing dulu " pamit Mirna
" Iya mir, kamu juga Vir siapin barang bawaanmu, besok kita berangkat pagi" perintah mama
Mirna pun pergi ke kamarnya, dan diiringi Virgo yang juga akan masuk kamarnya sendiri untuk packing
" Tumben Ran kamu buru buru sekali " tanya Rani yang saat itu melihat Randi beres beres dengan tergesa gesa
" Aku masih ada urusan, aku pulang dulu ya " pamit Randi dan berlalu meninggalkan kantor sore itu, kurang lebih 15 menit Randi sudah sampai di kost, dia buka pintu segera dan masuk ke kamar, dia langsung menuju ke laci tempat dia menyimpan hp, dibukalah laci itu, dan di ambilah hp nya, ketika di buka, ada puluhan miscall dari Lisa dan beberapa wa yang menunjukan kalau Lisa sangat khawatir,
" Ternyata kamu masih memikirkan ku Lis, maafkan aku membuatmu cemas " gumam Randi dan dengan buru buru menelpon Lisa, tapi sebelum tersambung, hp Randi mati karena baterainya habis
tuttttt,,,,,,
" Aduh bateraiku habis " gerutu Randi dan dengan buru buru mengambil cas
Disisi lain Lisa yang saat itu terbangun, dia langsung melihat hp nya berharap Randi sudah membalas pesannya, tapi kenyataannya Randi belum ada bales wa nya, Lisa pun berusaha menelpon Randi lagi
__ADS_1
# nomer yang anda hubungi sedang tidak aktif #
dan saat ini hp Randi mati, Lisa sudah putus asa, dia memasukan hp ke laci dan pergi ke taman untuk sedikit menenangkan hati, Lisa berjalan menuju taman yang biasa dia tongkrongin, setelah sampai dia mampir beli premen kapas di pedagan yang biasa mangkal di taman, stelah selesai beli, dia pergi ke tempat duduk biasanya,
" Kini semua sudah pergi, kini aku harus mencoba untuk bisa tanpa siapa siapa, Ran dulu kamu yang selalu buat aku kuat dan bertahan, tapi kenapa sekarang kamu buat aku jadi sebaliknya, aku harus bagaimana Ran " ucap Lisa dalam hati penuh kesedihan
karena tak ingin berlarut dalam kesedihan dia mengalihkannya dengan makan premen kapas yang manis itu, dan ternyata premen kapas cepat habis Lisa pun beli lagi, hingga dia benar benar merasa bosan dengan rasa manisnya,
Randi yang saat itu sudah berhasil mengisi baterainya, dia menyalakan hp dan mencoba menghubungi Lisa, saat itu hp Lisa pun di tinggal di rumah, berkali kali Randi telepon tak ada jawaban hingga akhirnya Randi memutuskan untuk kirim pesan wa
* Lis maafkan aku membuatmu khawatir, aku cuma lagi mempersiapkan diri untuk lebih mencintaimu * tulis Randi
Pesan pun dikirim, tapi tak kunjung ada balasan
Saat itu juga Lisa masi di taman, hingga ada pak satpam yang datang untuk mengingatkan dia pulang
" Malam mbak, ini sudah malam kenapa belum pulang " tegur pak satpam pada Lisa yang sedang melamun
" Iya pak maaf saya GK bawa hp jadi saya gak lihat jam" jawab Lisa panik
" Lihat sekitar sudah tidak ada orang mbak " terang pak satpam sembari menunjuk ke sekeliling
" Iya pak maaf, saya balik sekarang pak" ucap Lisa sembari berdiri dan pamitan pulang
" Iya mbak hati hati " jawab pak satpam
" Makasih ya pak " ucap Lisa sembari pergi meninggalkan pak satpam sendiri, pak satpam masih terus memperhatikan Lisa yg berjalan menjauh darinya hingga Lisa tak terlihat lagi olehnya
Sesampainya dirumah, Lisa pun tak membuka hpnya, dia langsung berbaring diatas tempat tidur, dia masi berfikir kenapa Randi menghindarinya
Disisi lain Randi pun berbaring di kasur dan masi menunggu Lisa balas wa nya, sambil sesekali dia lihat apakah Lisa on line, dan itu tak ada hingga Randi pun mulai putus asa
__ADS_1
" Apa mungkin Lisa tertidur dari sore karena kecapean" tebak Randi masih berharap yang baik
Saat itu mereka tiba pada puncaknya dimana rasa khawatir dihati mereka, dan rasa lelah di raga mereka memuncak, hingga tubuh tak mampu lgi menahan, dan pada akhirnya mereka berdua tertidur sebelum mendapatkan ke legaan hati, dan banyak ketakutan dihati mereka, meski ada secercah harapan yang terselip di antara ketidak berdayaan, good night have nice dream