Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Kompromi hati


__ADS_3

Tak terasa pagipun menyapaku, aku terbangun dengan perasaan segar kembali, sepertinya semalaman aku sudah merefresh otakku, 😁😁😁


aku lihat si Via masih terlelap disampingku, buru buru ku bangunkan dia karena dia juga harus pergi untuk kuliah


" Via bangunnnn,,,,,," teriakku tepat ditelinganya, sengaja agar dia cepat bangun


" Ahhhh berisikkkk,,,,," keluh via dan terbangun dari tidurnya


" Lha gitu bangun, kan gak susah aku banguninnya" ucapku ngejek via


" Tapi ya gak gitu juga kali, rasanya telingaku masih ngiuuuungggg,,,,,,," ucap Via sembari memegang telinganya


" Ya maaf habis kamu kalau dibangunin kayak bangunin orang orang pada umumnya sangat susah sih, jadi harus dengan cara yang lain" alasanku untuk mengejek Via


" Yaudah yaudah ahhh,,,,, aku mau balik ke kamarku" kata Via sembari turun dari kasur dan keluar dari kamarku


Dan sekarang harikupun dimulai, seperti biasa aku langsung bergegas mandi untuk segera berangkat ke kampus, kebetulan pagi itu Via ada kelas pagi jadi aku nebeng Via ke kampus lumayan kan gak harus keluarin duit untuk naik angkutan umum, sebelum ke kampus kita mampir dulu ke warung makan untuk sarapan, karena sepupu ku ini kurang begitu suka makan dikantin, jadi setiap pagi dia pasti ke warung langganannya hanya sekedar sarapan lalu setelahnya barulah dia ke kampus untuk belajar


Sesampainya di kampus aku turun duluan seperti biasa aku gak ikut Via keparkiran, pasti aku akan turun di loby depan, dan disana aku lihat Virgo seperti sedang menunggu seseorang, lalu aku samperin dia


" Pagi Vir,,,,, lagi apa disini??" tanyaku mengagetkan dia


" Oooohhhh,,,,, Lis kamu sudah datang" tanya dia balik


" Iya barusan kok" jawabku


" Kok aku gak melihatmu dari depan" tanya dia lagi


" Iya tadi aku naik motor sama sepupuku" jawabku


" Oooohhhh,,,,, yaudah ayok masuk" ajak Virgo


" Lho kamu gak lagi nungguin orang" tanyaku agak kaget dia mengajakku masuk bareng


" Iya aku udah sama orang yang aku tungguin" jawab Virgo yang semakin buatku bingung


" Emang kamu ada perlu apa sama aku Vir" tanyaku penasaran


" Enggak kok aku cuma lagi pengen aja ketemu sama kamu" jawab Virgo yang buatku semakin dag Dig dug


Aku udah gak bisa berkata kata, karena jantungku udah bedebar kencang, akupun rasanya berjalan udah gak sanggup dan tertatih dibuatnya, dan tanpa sengaja aku terjatuh dan menabrak ke Virgo, ketika dia menangkap ku, sempat kami saling memandang dan membuat kakiku semakin lemas


" Kamu sakit Lis " tanya Virgo khawatir


" Maafkan aku" ucapku sembari melepaskan diri dari kedua tangan Virgo yang berusaha menghalangi agar aku tidak terjatuh


Lalu aku berusaha pergi meninggalkan Virgo, tapi belum sempat jauh Virgo sudah meraih tanganku, digemgamnya erat tanganku

__ADS_1


" Lisa jangan pergi" pinta Virgo sembari tangannya terus menggenggam tanganku seperti ada hal yang ingin dia katakan padaku, tpi tak berselang lama dan sebelum Virgo mengatakan apa apa, datanglah Widia dan bulan yang membuat aku terpaksa harus melepaskan tangannya


" Hai Lisa, Hai Virgo" kok kebetulan sekali kalian barengan" kata Widia curiga


" Iya kebetulan kita tadi sampainya barengan" jawabku


" Terus itu tadi kenapa tangannya pegangan???" ucap Widia penasaran


" Ohhh,,,, itu tadi" kataku sembari mencari alasan yang tepat agar Widia tidak marah


" Iya kenapa???" tegas Widia


" Tadi jepit aku jatuh dan dikasihkan ke aku, mungkin itu yang membuat kita terlihat kayak pegangan tangan" jawabku sembari aku perlihatkan jepitan rambutku dan memberi kode ke Virgo agar setuju dengan alasanku


Karena melihatku Terjepit dalam sebuah keadaan, Virgo pun mengiyakan


" Iya tadi sebenernya kita jalan sendiri sendiri cuma si Lisa didepanku, aku lihat ada yang jatuh lalu aku ambilkan dan aku kasihkan ke Lisa barusan yang kalian lihat seperti kita sedang pegangan tangan" jelas Virgo


Setelah aku mendengarkan penjelasan dari Virgo, aku hela nafas lega, dan kakiku sudah sangat lemas, kebetulan di sampingku ada kursi, langsung lah aku duduk disana sembari aku pegang kepalaku yang semakin terasa pusing, terlihat Virgo sangat khawatir


" Kamu kenapa Lis" ucap Virgo sembari memegang pundakku


" Lisa kamu sakit" kata Widia khawatir


" Lis apa kamu mau aku antar ke klinik" tawar Virgo


" Gak usah aku gak apa apa, cuma sedikit lemas aja


" Maaf ya Lis, aku udah tuduh kamu ya" pinta Widia


" Gak kok Wid, aku emang dari tadi pagi udah kurang enak badan" ucapku beralasan


" Yaudah ayok ke klinik kampus aja, paling gak kamu bisa istirahat disana" ajak bulan


Lalu kamipun pergi ke klinik, aku berjalan digandeng oleh Widia dan bulan menuju klinik, sesampainya di klinik, dokter piket saat itu langsung menyuruhku untuk baring dan memeriksaku, kemudian aku diberikan obat, untuk segera aku minum saat itu juga


" mbaknya ini banyak fikiran ya, trus kurang istirahat jadi tensinya sangat rendah" kata dokter menjelaskan


" Iya dok" jawabku


" Yaudah, ini ada kelas gak, kalau ada aku bikinkan surat ijin" tanya dokter


" Ada dok" jawab bulan


" Ini mbaknya harus istirahat dulu disini jadi tidak bisa ikut kelas, jdi aku buatkan ijin, nanti kalian aja yang bawa ke kelas" ucap dokter itu pada kami


" Baik dok" jawab bulan

__ADS_1


Setelah selesai dibuatkan surat ijin, aku langsung pergi ke kamar yang sudah disiapkan apabila ada mahasiswa yang butuh bedrest


" Kamu gak papa Lis disini sendiri?? " tanya Widia


" Udah gak apa apa, kalian ke kelas aja, lagian aku juga harus tidur, efek obat tadi aku sangat ngantuk" jawabku jelas


" Yaudah kami tinggal ya, kamu istirahat dulu, nanti selesai kelas kita akan langsung nemuin kamu disini" imbuh bulan


" Oke " jawabku singkat


" Bye Lisa tidur ya" ucap Widia sembari keluar kamar dan berlalu


Tak berselang lama dan akupun mulai memejamkan mataku, tiba tiba aku dikagetkan dengan datangnya Virgo, dia membawakan ku segelas jus,,,,


" Lisa kamu gak apa apa" tanya Virgo khawatir


" Gak kok Vir, aku cuma butuh istirahat aja" jawabku


" Ini aku bawakan kamu jus, semoga kamu suka" ucap Virgo sembari menaruh jus dimeja sebelah ranjang


" Terimakasih ya Vir" ucapku


" Ada apa dengan kamu Lis, kenapa kamu begitu menjaga perasaan temanmu, tanpa kamu jaga hatimu sendiri" tanya Virgo


" Karena aku tahu Widia sangat menyukaimu" jawabku


" Apakah kamu enggak menyukaiku??? " tanya Virgo


" Apa boleh seorang teman menyukai orang yang temannya sukai" jawabku


" Apa kamu akan terus berkorban???" tanya dia tegas


" Atas dasar apa aku berkorban sedangkan kitapun juga gak pacaran" terangku


" Gimana kita bisa pacaran sedangkan kamu tidak pernah memberiku kesempatan" bantah Virgo


" Udah Vir aku pengen sendiri" ucapku mengusirnya


" Tapi Lis kita perlu ngomong, aku juga perlu ngomong tentang perasaanku padamu" paksa Virgo


" Tapi aku gak mau tahu, aku gak mau dengar apa apa darimu" cegahku


" benarkah" tanya Virgo


" Iya" tegasku


" Baiklah aku akan ikut alurmu" ucap Virgo sembari keluar meninggalkanku

__ADS_1


Perasaan tak beraturan mulai menghantuiku lagi, ku coba untuk menenangkan diriku, dan melupakan semua kejadian tadi, dan kubaringkan tubuhku lagi ke ranjang, lalu kucoba pejamkan mataku hanya untuk sekedar menjadi amnesi dan mulai dengan ingatan yang baru lagi, semoga setelah terbangun semua akan jauh lebih baik


😇😇😇😇


__ADS_2