
Weekend time,,,,,
senengnya aku hari ini rasanya tak berubah masih sama dengan saat saat SD, SMP, maupun SMA, dimana hari yang sangat kita nanti adalah hari Minggu, dimana semua perasaan lelah penat, tak berdaya semua hilang dihari Minggu itu, bahkan hari Minggu juga bisa jadi hari tidur panjang, hari nonton tivi bareng, atau bahkan hari kita hangout bersama keluarga, teman ataupun pacar, tapi untuk aku hari ini akan menjadi hari tidur panjang, dan bermimpi indah
Pagi itu fajar sudah datang dia mengintipku dari jendela kamarku, yang membuatku merasa silau dan mempause mimpiku, tak mau aku merugi karenanya, aku langsung merubah haluan ku, cuma sekedar menghindar dari bertabrakan dengan fajar yang menyingsing melalui kaca cendelaku, dan kulanjutkan mimpi indahku yang sempat terhenti,,,,,
Dan tiba saatnya aku harus terbangun karena berisik suara si burung Via yang sedang kelaparan
" Lisa bangun, ayok beli makan" teriaknya memanggilku
" Huhhhh Via, kamu mengganggu tidurku" kataku dengan malas
" Udah jam 10 Lis bangun" teriak Via lagi
" Apa jam 10" seruku kaget, ternyata sudah siang, dan aku langsung beranjak dari kasur untuk bukakan pintu Via
" Kamu mau tidur sampai jam berapa" tanya Via sembari melangkah masuk ke dalam kamarku
" Yah,,,,, aku keenakan tidur jadi fikirku ini masih pagi aja" jawabku
" Yaudah buruan mandi, lalu kita keluar beli makan" suruh Via padaku
" Iya iya" jawabku sembari berjalan menuju kamar mandi
" Gak usah lama lama mandinya" ucap Via
" Oke " jawabku
Tak lama waktu yang aku gunakan untuk mandi, karena perutkupun juga sudah berasa lapar dan harus segera ku isi
" Cepet banget kamu mandinya Lis, mandi beneran apa mandi bebek kamu??" ejek Via
" Tadi katanya gak boleh lama lama, giliran cepat dibilang mandi bebek" gerutuku
" Oiya yowes gak pa pa lah, yang penting gak lama" tambah Via
" Yaudah yuk aku udah siap" ajakku
Dan kitapun berlalu menuju warung nasi langganan biasanya
untuk kejadian di warung kita skip ya gaes, karena pasti kita datang milih menu dan pulang lagi
Sesampainya dirumah untuk kali ini aku ikut makan dikamarnya Via, karena aku tahu kalau dikamar Via bakal banyak makanan pendamping, dan yang pasti ada air dingin karena Via punya kulkas dikamarnya
" Vi biasa aku air dingin ya" ucapku
" Ambil sendiri ahhhh,,," balas Via
" Kan sekalian" kataku lagi
" Ihhhh,,,,, ngrepotin aja" gerutu Via sembari mengambilkan minum untukku
Lalu kita makan bareng deh seperti biasa
Tak berselang lama, disela sela makanku si Bulan wa
__ADS_1
# Lis aku main ke tempatmu ya sekarang# tulis bulan
# Oke # balasku
# Bentar lagi aku jalan ya#
# Siap#
Aku percepat makanku
" Aku duluan ya, Bulan mau main nih" kataku ke Via
" Masak gitu aja kamu buru buru banget sih Lis" ucap Via
" Iya soalnya aku belum beresin kamarku, dan masih berantakan sekali tadi" jelasku sembari beresin bekas makanku
" Yaudah awas kesedak" ejek Via
" Udah habis kutelan" kataku
" Yah kan aku cuma mengingatkan"
" Yaudah aku duluan ya"
Buru buru aku ke kamar dan membersihkan kamarku yang hampir bisa dibilang kayak kapal pecah, pertama Tama aku bereskan kasur dulu, lau mejaku yang penuh dan berserak antara buku dan cemilan, baru lanjut ke karpet yang biasa aku gunakan untuk duduk dan lanjut menyapu kamar dan buang sampah deh, hehehehe
Setelah selesai akupun terduduk sebentar sampai tiba saatnya pintu kamarku diketuk
tok tok tok
" Walaikumsalam" jawabku sembari beranjak dan langsung kubukakan pintu
" Masuk Bul, lho mana Widia" tanyaku sambil clingak clinguk cariin Widia yang gak terlihat
" Widia gak ikut Lis" jawab Bulan sembari kita masuk ke kamarku
" Kemana dia, apa ada perlu??" tanyaku
" Ayok duduk dulu ajalah, nanti aku ceritain" jawab bulan sembari duduk di karpet yang biasa
" Kalian berantem ya" tanyaku panik
" Gak lah ngapain berantem" jawab Bulan
" Terus kamu kok kesini sendiri??" tanyaku lagi
" Aku bakal ngomong tapi kamu jangan sedih ya" ucap Bulan meyakinkanku
" Iya apaan sih" tambah kepo aku
" Si Widia tadi pamit sama aku kalau mau kencan sama Virgo" terang Bulan
" Terus kenapa aku harus sedih" tanyaku meyakinkan Bulan kalau aku gak apa apa
" Aku tahu kok kamu punya hubungan khusus sama Virgo, dulu yang aku lihat itu beneran kamu sama Virgo, kamu aja yang ngelak" terang Bulan
__ADS_1
" Ya kalaupun iya, tapi itu kebetulan aja Bul aku keluar ma dia, jadi kamu GK usah khawatir" jelakku ke Bulan
" Jadi beneran kamu GK cemburu" tanya dia lagi
" Gak Bul aku gak cemburu, kamukan juga tahu aku masih ada Randi, jadi ngapain aku mikirin orang lain" kataku jelas
" syukur deh kalau gitu, soalnya aku juga takut cuma karena cowok persahabatan kita akan hancur" khawatir Bulan
" Tenang aja gak bakalan kok," tegasku
" Tapi kamu gak lagi berkorban kan??" tanya Bulan membekukan ku
Sekejap aku terdiam karena pertanyaan Bulan, karena aku sendiripun tak tahu apakah aku sedang berkorban untuk temanku, atau aku hanya kompromi dengan hatiku dan hati Virgo
rasanya sangat sulit aku jawabnya, dan seketika itu aku ingat kata kata Randi
* Ran dulu kamu bilang kalau rindu itu sangat berat daripada mencintai, tapi nyatanya berkorban lebih sakit dari pada mempertahankan *
" Hei Lis kamu gak pa pa??" ucap Bulan menyadarkanku
" Ohhh,,,, iya Bul aku jadi ingat Randi" jawabku terbata
" Emangnya kenapa Lis" tanya Bulan lagi
" Enggak pa pa kok Bul, aku cuma kebayang aja kalau Randi ada disini pasti kamu gak akan securiga itu ke aku dan Virgo" terangku ke Bulan
" Maaf ya Lis, aku gak tahu kalau sesayang itu kamu ke Randi, aku cuma gak mau ada airmata sahabat demi kebahagiaan sahabat lain, kamu ngertikan Lis" jelas Bulan padaku
" Iya aku ngerti kok, makasih ya" ucapku seraya memeluk Bulan, dan kamipun hanyut dalam keharuan
Lanjut kita ngobrol seperti biasa
" tunggu bentar ya Bul" kataku
Dan langsung aku keluar kamar, menuju kamar Via hanya sekedar untuk merampok cemilan untuk aku hidangkan ke tamuku Bulan
" Lisa rampok" teriak Via yang memergoki aku mengambil cemilannya
" Udah dikit aja, entar kalau sisa aku kembalikan" ucapku
" Dasarrr,,,," maki Via sambil melemparku dengan boneka yang di pegangnya, dan setelah aku dapat yang aku mau, aku langsung lari ke kamarku, sembari ketawa seperti pencuri kecil yang mendapatkan mangsanya,,,,
" Ini Bul ada cemilan" kataku sambil engos engosan
" Kamu rampok dari mana ini???" tanya Bulan sambil ketawa
" Dari kamar si Via" jawabku terengah engah
" Gak pa pa ta ini" tanya dia lagi
" Gak santai aja, yuk dimakan" kataku
Dan kitapun kembali ngobrol seperti biasa dan kita lupakan sejenak si Widia dengan Virgo, kita bahas kehidupan masing masing dan keseruan keseruan kita saat bersama dan tak lupa sembari kita habiskan cemilan milik Via 🤣🤣🤣🤣🤣
Ingat ya kawan jangan salah pilih teman, persahabatan yang sesungguhnya adalah persahabatan yang saling menjaga melindungi, dan mau saling berkorban, bahagia bersama susahpun bersama🥰
__ADS_1