
" Kamu gak salah "
Virgo dengan wajah kecewa datang, dia ingin meluruskan semua, tapi dia melihat Lisa yang terus menggelengkan kepala sebagai tanda tidak mengijinkan Virgo mengungkap semua
" Maksud kamu apa, kamu tega sama aku Vir " ucap Widia marah
" Dalam kasus ini bukan aku atau kamu yang menderita, tapi Lisa " tegas Virgo
" Disaat yang seperti ini kamu masih membela Lisa, apa kamu sudah tidak peduli sama perasaanku, hatiku hancur pacarku kencan sama teman baikku " terang Widia sembari menunjuk ke Lisa
" Wid kamu salah paham aku gak ada apa apa sama Virgo, itu cuma kebetulan " elak Lisa yang saat itu duduk dan di dampingi Bulan
" Cukup Lis, dia harus tau semua " bentak Virgo
" Vir,,,," ucap Lisa yang sudah tak tau harus bilang apa
" Jadi beneran kalian ada main dibelakang ku, kamu kalian keterlaluan " emosi Widia meledak
" Asal kamu tahu, aku pacaran sama kamu semua karena Lisa, kamu tahu betapa sayangnya Lisa sama kamu " terang Virgo
" Udah Vir " sela Lisa gak ingin Virgo buka semua
" Udah saatnya Lis, kamu tahu dia adalah orang yang aku cinta sejak kita ketemu, tapi karena dia tahu kamu suka sama aku, dia minta aku untuk menjadikanmu pacar, yang sebenarnya aku gak ada rasa sama kamu, dia selalu meyakinkanku bahwa kelak aku pasti bisa menyukaimu, tapi kenyataannya pahit, aku gak bisa melupakan Lisa, dan aku belum bisa menyukaimu, sampai saat ini Lisa gak mau kamu tahu kalau dia begitu banyak berkorban untuk kamu " ucap Virgo jelas
Widia yang mendengarkan itu masih belum percaya dan dia memilih pergi dari ruangan itu, lalu Virgo datang mendekati Lisa
" Udah kamu puas Vir, semua sudah terjadi dan semua itu percuma " kata Lisa sedih
" Aku puas karena setelah ini aku bisa bilang kesemua orang kalau aku suka sama Lisa " jelas Virgo
" Kamu egois, kamu hanya akan membuat Widia sakit hati " imbuh Lisa
" Aku gak perduli, yang sekarang aku lakukan hanya untuk membuat kamu tidak tersakiti lagi" bantah Virgo
" Kamu pikir dengan ini aku senang, aku gak mungkin bisa bahagia sedangkan teman baikku kamu sakiti " ucap Lisa sedih
Disitu Virgo semakin marah, dia merasa cuma di permainkan, dan dia gak mengerti dengan jalan pikiran Lisa, kemudian Virgo mendekati Lisa
" Kamu berhasil mempermainkan hatiku, kamu bahagia kah???" bisik Virgo penuh amarah, tanpa di jawab oleh Lisa virgo pun pergi meninggalkan Lisa yang saat itu di temani oleh bulan
Sekarang beralih ke Widia yang saat itu pergi, dia duduk di taman depan kampus sendiri, dia masih gak percaya dengan yang di katakan Lisa maupun virgo
" Kalian kejam, kalian mempermainkan hatiku" ucap Widia sembari menangis dan marah
Widia hanya bisa termenung memikirkan perkataan Virgo dan Lisa yang membuatnya bingung, disisi lain Bulan merasa khawatir dengan Widia dia berusaha menelpon Widia
__ADS_1
" Lis telponku gak diangkat, kemana Widia ini " gerutu Bulan yang dari tadi telpon gak di angkat
" Telpon lagi Bul, aku khawatir dia kenapa napa " kata Lisa
" Apa aku keluar aja cari dia " saran Bulan
" Biar aku ikut Bul " pinta Lisa
" Jangan kamu lanjut kelas aja, biar dia tenang dulu " tolak Bulan
" Tapi aku disini juga gak tenang, gimana aku bisa fokus kelas Bul " ucap Lisa
" Yang jelas kamu jangan ikut dulu, biar Widia tenang baru kamu nemuin dia " tutur Bulan
" Baik lah kalau sudah ada kabar dari Widia kamu kasih tau aku ya " pinta Lisa
" Oke aku pergi dulu ya " pamit Bulan
Bulan bergegas pergi, dan dia yakin Widia belum pergi jauh, akhirnya Bulan putusin untuk jalan ke depan, dan setelah lumayan capek, dia kepikiran taman depan kampus, dan benar aja Widia disitu
" Huhh,,, ternyata kamu disitu " Gumam Bulan setelah melihat Widia duduk sendiri di taman
Bulan bergegas menghampiri Widia
" Wid kamu marah ??" tanya Bulan yang hampir mengagetkan Widia
" Apa kamu kecewa " tanya Bulan lagi
" Aku hanya sakit hati Bul " jawab Widia sedih
" Aku ngerti perasaanmu Wid, tapi kamu harus tahu kalau kadang yang kita rasakan gak orang lain tahu, dan yang orang lain rasakan juga gak kita tahu " terang Bulan
" Iya aku tahu itu, dan semua ini palsu " imbuh Widia
" Kenapa mereka jahat sama aku Bul " tangis Widia
" Apakah kamu yakin Lisa ingin menyakitimu, dia hanya berusaha buat kamu bahagia, meski kenyataanya cara dia salah " imbuh Bulan
" Mereka hanya mempermainkan ku " tambah Widia
" Ayok pulang, kita tenangin diri dulu dirumah " ajak Bulan
" Apa kamu gak ikut kelas Bul " tanya Widia
" Mana mungkin aku tega kamu bersedih sendirian, yuk pulang " ajak Bulan
__ADS_1
Dan akhirnya Widia pulang dengan Bulan
Disisi lain Lisa sedang gelisah, dia mengikuti kuliah dengan tak fokus, dia kepikiran dengan Bulan, lalu Lisa ijin dosen untuk ke toilet, dengan tujuan untuk telepon Bulan, sesampainya di toilet dia buru buru mengeluarkan hp
Tut Tut Tut
" Halo Lis " jawab Bulan
" Bul kalian dimana, gimana dengan Widia ???" tanya Lisa khawatir
" Kami baru Sampek kost Lis, sementara Widia biar tenang dulu, dia masih syok, nanti kalau udah tenang kamu main kesini " terang Bulan
" Ohhh,,,, begitu, tong sampaikan maafku ya Bul " pinta Lisa
" Kamu gak salah Lis, semua ini terjadi diluar kendali kita, yaudah nnti aku akan bilang ke Widia, kamu jangan terlalu menyalahkan dirimu, karena ini bukan salahmu" hibur Bulan
" Makasih ya Bul, aku balik kelas dulu, tolong hibur Widia ya " pinta Lisa
" Oke semangat ya " jawab Bulan
" bye Bul "
" bye Lis "
telepon pun ditutup dan Lisa bergegas kembali ke kelas, pas Lisa mau kembali, tak sengaja Lisa bertemu lagi dengan Virgo, Lisa yang saat itu masih kacau dia berusaha mengindahkan Virgo dan pergi, tapi Virgo gak tinggal diam seperti biasa dia menarik tangan Lisa
" Aku ingin bicara sama kamu Lis " ucap Virgo yang saat itu masih menggenggam tangan Lisa erat
" Lepaskan Vir " jawab Lisa
" Lis lihat mataku " paksa Virgo sembari pegang kedua pipi Lisa dan mengarahkan ke pandangannya
" Dari matamu aku tahu kamu tersiksa, tapi dari situ aku juga tahu kamu masih menyukaiku Lis, sudah cukup kita bersandiwaranya, aku ingin kita mulai dengan yang baru " pinta Virgo
" Rasa suka di hatiku gak sebanding dengan sakit yang aku rasakan Vir " ungkap Lisa
" Aku akan mengobatinya, aku cuma minta kamu ijinkan aku " ucap Virgo meminta
" Itu tidak mungkin Vir " jawab Lisa
" Gak ada yang gak mungkin " bantah Virgo
" Hatiku cuma satu Vir sudah gak ada tempat buat kamu, selama ini rasa suka ku padamu ibarat bayangan yang gak minta ruang untuk terlihat " jelas Lisa
" Apa maksudmu Lis " tanya Virgo
__ADS_1
" Biarkan aku pergi " pinta Lisa yang berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Virgo , Virgo pun tak kuasa menahannya, dia hanya bisa melihat Lisa berlalu meninggalkannya, di pandang terus hingga Lisa berlalu, dan kemudian dia pun berbalik dan kembali.
kepoin episode selanjutnya ya guys bakal lebih seru lagi deh