
Sepulang kuliah sore itu
" Lis mau langsung pulang apa nongkrong dulu ???" tanya Bulan
" Pulang aja deh kayaknya, aku ada banyak kerjaan di rumah " jawab Lisa
" Yaudah kalau gitu, aku sama Widia mau mampir ke mall dulu, kamu yakin gak ikut???" tanya Bulan lagi
" Ikut aja Lis " imbuh Widia
" Gak deh Wid, kapan kapan aja ya, lagian uang bulananku juga belum di kirim " jelas Lisa
" Yaudah kita duluan ya Lis " ucap Bulan
" Bye Lis " tambah Widia
" Bye hati hati ya "
Setelah saling berpamitan Lisa langsung beranjak pulang, sengaja Lisa jalan kaki karena dia ingin mampir ke taman
Tak terasa lelah, Lisa pun sampai di taman, dan yang mengagetkan disitu dia bertemu dengan Virgo
" Virgo " gumam Lisa dimana saat itu mereka berdua mematung saling berhadapan
Karena Lisa tidak mau ada salah paham lagi dia berusaha pergi dan menghindari Virgo, tapi apa daya Virgo langsung menahan Lisa dengan memegang bahu Lisa erat
" Virgo lepaskan aku " pinta Lisa
" Lis aku pengen ngomong sama kamu " ucap Virgo
" Udah gak ada yang perlu di omongin Vir, semua sudah jelas kan, kita gak mungkin bersama " terang Lisa
" Aku bukan tipe cowok yang mudah menyerah hanya karena pernyataan bodoh mu, karena aku tahu kalau kamu suka sama aku " bantah Virgo
Karena Virgo terlalu ngotot akhirnya Lisa duduk di kursi dekat mereka
" Aku mau duduk " pinta Lisa sambil berusaha melepas tangannya
dengar pernyataan Lisa akhirnya Virgo melepas tangan Lisa, dan membiarkan Lisa duduk, yang kemudian dia pun ikut duduk
" Vir perasaan ini bukan sekenarionya, ini hanya ketledoranku, jadi tolong anggaplah aku tidak pernah menyukaimu " ucap Lisa dengan mata berkaca
" Memang bukan ini sekenarionya, ceritanya selalu di cut karena kamu tidak mematuhi benang merahnya, kamu selalu bantah akan perasaanmu sendiri " imbuh Virgo
__ADS_1
" Vir,,, aku bukan tidak mengikuti alurnya, tapi memang seperti ini resikonya punya perasaan suka pada cowok lain " kata Lisa
" Maksudmu ???" tanya Virgo
" Vir dalam cerita ini aku tidak mau menyakiti hati siapa pun, baik hatimu, hati Widia, dan hati dia yang sudah lebih dulu mencintaiku Vir " jelas Lisa
" Aku gak paham maksudmu Lis " ucap Virgo yang terlihat bingung dan sedih
" Aku sering bilang ke kamu, kalau aku sudah punya cowok, meski LDR tapi aku tahu kalau ini yang berbicara cinta bukan jarak " imbuh Lisa
" Apa kamu yakin dia lebih baik dariku, apa kamu yakin LDR bisa setia " tanya Virgo
" Aku tidak bisa menjamin itu, tapi aku lebih mengenal dia daripada kamu " jawab Lisa
" Semua ini karena kamu tidak pernah mau mengenalku, dan tidak mengijinkan ku buat nunjukin betapa aku sangat mencintaimu Lis " ucap Virgo dengan mata berkaca
Lisa yang mendengar itu hanya terdiam, terlihat Virgo menggenggam tangan Lisa erat, dan Lisa yang tak kuasa menahan sedih dia pun membiarkan Virgo menggenggam tangannya
Tak sengaja datang lah Mirna yang tanpa di ketahui oleh Lisa dan Virgo, terlihat dari jauh Mirna melihat Lisa dan Virgo yang sedang duduk dengan kesedihan
" Kasihan mereka " gumam Mirna
Mirna pun tak berani mendekat, dia ingin mereka punya banyak waktu untuk berdua, karena terlihat ada beban diantara mereka, sengaja Mirna menunggu dengan duduk di tempat lain, dan mata yang selalu tertuju untuk mengawasi Lisa dan Virgo
" Kenapa Virgo pergi " ucap Mirna
Mirna pun langsung berdiri dan pergi untuk nyamperin Lisa yang masih terduduk sedih
" Lis,, kamu gak apa apa kan ??" tanya Mirna sembari menyodorkan tisu untuk Lisa
" Mir,,,, " ucap Lisa sembari langsung memeluk Mirna
" Ada Lis, kamu kenapa ??" tanya Mirna khawatir
" Mir,,, tanpa aku sengaja aku sudah menyakiti banyak orang, aku terlalu egois Mir " ucap Lisa menangis
" Udah Lis kamu jangan nyalahin diri kamu sendiri, ini semua karena keadaan Lis, kamu yang sabar ya " hibur Mirna
" Tapi mir, aku bener bener gak sanggup lagi Mir, aku harus menjaga cinta lama ku, tapi gak aku pungkiri ada cinta yang baru Mir " terang Lisa
" Maksudmu Lis, apa kamu sebenarnya memang mencintai Virgo ??" tanya Mirna sembari melepas pelukannya ke Lisa
Lisa pun hanya mengangguk tanda kalau yang di bilang Mirna adalah benar
__ADS_1
" Lisa jujur sebagai sepupu Virgo aku akan sangat senang sekali jika kamu berpacaran dengan Virgo, karena aku yakin kamu bisa bimbing Virgo jadi orang yang baik, tapi sebagai orang yang punya hati, aku gak akan setuju jika kamu punya dua hati Lis " tutur Mirna
" Aku tahu Mir ini salah, makanya aku selalu berusaha menghindar dari Virgo, aku gak mau dia sakit hati setelah tau yang sebenarnya, tapi semua jadi berantakan Mir " ucap Lisa
" Aku tahu Lis, kamu orang baik, tapi seharusnya kamu bisa mencegah semua ini, dengan menahan perasaanmu ke Virgo, dia mengejarmu, karena dia tahu kamu juga mencintainya " imbuh Mirna
" Aku tahu itu mir, aku tahu aku salah "
" Yaudah Lis, kamu harus tenang, masalah Virgo aku bantu kamu buat nenangin dia, yang penting sekarang kamu harus lupakan semua masalah, Jagan sampai semua jadi beban buat kamu " hibur Mirna
" Iya Mir, makasih ya "
" Iya Lis, udah jangan nangis, senyum dong " goda Mirna
yang dibalas dengan sedikit senyum oleh Lisa
" Lha gitu dong senyum, biar kamu gak sedih, kamu jangan jadiin beban masalah ini, tapi jadiin kebanggaan, wih Lisa gitu lho, dikejar kejar idola kampus " goda Mirna menghibur
" Kamu bisa aja Mir " ucap Lisa sembari ketawa
" Lha gitu dong ketawa hehehe " tambah Mirna
Tak terasa hari sudah semakin sore, Mirna dan Lisa pun harus segera pulang
" Aku duluan ya Lis "
" Hati hati ya Mir, makasih udah temenin dan hibur aku " ucap Lisa
" Sama sama Lis, aku seneng bisa hibur kamu " balas Mirna
" Bye Mir "
" Bye "
Terlihat Mirna lebih dulu pergi meninggalkan Lisa, setelah Mirna pergi Lisa pun beranjak dan pulang
Matahari pun sudah mulai bersembunyi di balik awan, hanya sekedar untuk bercanda dengan alam, dan senja pun datang untuk mengantarkan kepergian matahari dan untuk menyambut datangnya malam, matahari pergi untuk memberi kecerahan kepada belahan bumi yang lain, dan akan datang lagi esok dengan di sambut oleh sang fajar
Begitu juga kehidupan, kadang sedihpun harus disambut dengan senyum, dan senyumpun kadang diiringi dengan air mata,
Pada intinya, bahagia boleh tapi sekedarnya saja, sedihpun jangan terlalu membebani, hidup masih harus terus berjalan, dan bumi masih akan terus berputar
Next Episode ya
__ADS_1