Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Kesedihan ini


__ADS_3

Ini sangat sulit buatku Bul, Aku menyukai Virgo tapi aku juga gak ingin menyakiti Randi, mungkin ini yang dinamakan kerakusan dalam cinta, dan akhirnya harus merasakan kesakitan juga, karena ini hati bukan lambung yang siap menampung berbagai banyak makanan


" Bul mungkin kamu sudah tahu banyak tentang masalah ini, tolong jangan bilang ke siapa siapa ya, aku takut ada yang tersakiti" pintaku


" Dan apa aku juga harus diam kalau kamu yang tersakiti" tanya Bulan yang semakin menekan hatiku


" Aku akan baik baik saja Bul selama tidak ada yang tahu soal ini" jawabku lirih


" Apa kamu yakin kamu sekarang baik baik saja Lis??" tanya bulan lagi


" Anggap saja begitu" jawabku


" Sama aja kamu berbohong Lisa, Aku harus diam untuk menjaga hati orang lain, sedangkan kamu sendiri tersakiti" bantah Bulan


" Tapi Aku gak apa apa Bul, masih ada Randi yang mencintaiku" jawabku tegas


" Oke aku akan ikuti permintaanmu, tapi kamu juga harus janji buat melupakan Virgo, karena itu akan lebih baik" ucap Bulan tegas


Perdebatan kecil antara Lisa dan Bulan, membuat Lisa semakin bingung dengan hatinya sendiri, Bulan yang baik tidak ingin melihat Lisa sedih, hal yang bulan khawatirkan adalah hubungan Widia dan Virgo yang pasti akan setiap hari Lisa saksikan, jika Lisa masih ada cinta untuk Virgo, itu pasti akan terasa sakit dan sesak untuk Lisa


" Coba kamu bisa lebih sayang dengan dirimu sendiri Lis" gumam Bulan dalam hati


Karena terlalu lelah hati ini kita terdiam dan melepaskan sedikit lelah dengan berbaring di karpet, rasanya lega banget


" Bul makasih ya, kamu udah perhatian sama aku" ucapku pada Bulan


" Sama sama Lis" balas Bulan

__ADS_1


" Aku jadi punya teman buat cerita masalahku ini, dulu aku hanya diam dan aku pendam sendiri, karena menurutku itu lebih baik daripada orang lain tahu, tapi sekarang aku sadar aku butuh orang lain hanya untuk sekedar bercerita, agar sedikit lega dihati, rasanya setelah ku ungkapin semua unek unekku jadi plong hati ini" terangku ke Bulan


" Kalau kamu ada masalah cerita ya, jangan sampai aku yang minta lagi" suruh Bulan


" Pasti" jawabku


Tak terasa waktu pun cepat berlalu, Bulan sudah pulang, tinggalah aku sendiri terdiam, terpaku merasakan sepi


Disisi lain ada Virgo yang sedang duduk termenung ditaman, seakan kami memiliki rasa yang sama, malam itu akupun ingin sekali ke taman sekedar untuk mencari ketenangan, aku ambil tas kecilku dan aku keluar untuk menuju ketaman, sesampainya di taman aku dikejutkan oleh Virgo yang sedari tadi sudah duduk ditempat biasa kita, dan saat itu aku beranikan diri untuk menghampirinya


" Malam yang indah ya" ucapku sembari duduk disebelah Virgo


" Tapi tidak pada hatimu" ucap Virgo tanpa merasa kaget akan kedatanganku


" Bagaimana kamu tahu??" tanyaku


" Bagaimana dengan kamu, bukankah kita sama" ucapku menebak


" Tidak,,,,, kita tidak sama, kamu dalang dan aku hanyalah wayangmu, ini semua adalah alurmu aku hanya mengikutinya" bantah Virgo


" Mungkin kamu benar, tapi apa artinya cinta jika itu bisa menyakiti orang lain" ucapku gemetar airmata pun tak terbendung


" Tapi dengan ini apa kamu bahagia, dan apa kamu tidak menyakitiku???" kata Virgo sedih


" Kamu gak akan sakit Vir, jika kamu sungguh sungguh mengikuti alurku, karena apa kurangnya Widia, dia baik, cantik, juga modis, dibandingkan aku, aku gak ada apa apanya, coba kamu melihat kelebihannya pasti kamu akan menyukainya" terangku pada Virgo


" Apa cuma dengan cantik, baik dan modis cinta itu bisa tumbuh, kalau tidak ada rasa nyaman dihati" bantah Virgo

__ADS_1


" Kamu pasti akan merasa nyaman kalau kamu udah mau buka hatimu untuk Widia Vir" ucapku


Tangisanpun tak terelakan lagi, aku tak kuasa menahannya, Virgo pun memalingkan mukanya dariku, aku tahu dia juga menitipkan air mata, aku berdiri dan bergegas untuk pergi, tapi tanganku ditahan oleh Virgo


" Jangan pergi" pintanya


Akupun tak kuasa menjawabnya dan berusaha melepaskan tanganku darinya, aku berlari menjauh hingga aku berhenti disisi pager tembok dan aku sandarkan badanku ditembok itu, menangislah aku sejadinya


Virgo pun dia tak kuasa untuk bangkit dari duduknya dia merenung dan menitikan air matanya, sungguh indahnya malam ini, cuma hatiku yang tak seindah malam ini


karena terlalu jujur dalam hubungan ini Randi yang jauh disana, dia ikut gelisah, seakan dia ikut merasakan kegelisahanku


" Kok aku kepikiran Lisa terus ya, ada apa dengannya ya" gumam Randi sendiri


lalu dia ambil hp yang ada di meja kamarnya, dia berusaha menelpon ku, tapi karena aku terlalu larut dalam kesedihanku aku tidak menghiraukan panggilan di hp ku


" Kamu kemana Lis kok gak diangkat, biasanya malam gini kamu udah dirumah" ucap Randi khawatir


Lalu dia mengetik pesan untuk Lisa


# Sayang kamu baik baik saja kan, aku khawatir#


Dan pesan pun tak terbaca


Setelah dirasa kuat, hati udah mulai membaik, dan air mata sudah mengering aku pun beranjak untuk pulang, disisi lain Virgo pun mulai berdiri dan pergi disaat yang sama,


sesampainya aku dirumah, aku melempar tasku di kasur dan duduk bersandar di kasur, tak terasa mata pun terpejam dan aku mulai memasuki dunia mimpiku untuk sejenak melupakan segala pahitnya kenyataan ini.

__ADS_1


__ADS_2