Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Episode 22


__ADS_3

Keesokan harinya di tempat Randi bekerja, Randi sangat cemas karena Lisa belum ada kabar, dia terlihat seperti kebingungan dengan sesekali melihat hpnya, dan saat itu Mirna yang hendak balik kejakarta mampir ke kantor papanya untuk pamitan, dia dapati Randi yang sedang gelisah


" Ran kamu kenapa??" tanya Mirna sambil memegang pundak Randi


" Oohhh,,,, Mir aku baik baik saja" jawab Randi kaget


" Tapi kamu terlihat seperti ada sesuatu" tebak Mirna


" Iya Mir aku lagi nunggu telepon dari seseorang" jawab Randi


" Cewek kamu??" tanya Mirna


" Iya dari semalam dia gak ada kabar tak telepon gak bisa" terang Randi


" Mungkin dia sibuk, kamu jangan berfikiran yang negatif" bujuk Mirna


" Hemmm,,,, mungkin kamu benar, oiya kamu jadi balik ke Jakarta sekarang Mir??" tanya Randi


" Iya besok aku udah harus masuk kuliah" jawab Mirna


" Yaudah hati hati ya" ucap Randi sembari balik bekerja


" Oke, kamu jangan sedih terus, LDR memang gitu" ucap Mirna


Randi hanya tersenyum dan Mirna pun berlalu menuju ruangan papanya


Hari udah hampir siang,,, tapi Lisa masih tertidur, dia terbangun kan dengan ringing tone dihpnya, Lisa perlahan bangun dan mengambil hp yang masih ditas yang dilempar diatas kasur semalam, dilihatnya panggilan masuk dari Bulan


" Halo Bul" sapa Lisa masih lemas


" Halo Lis kamu gak masuk kenapa" tanya Bulan


" Ohhh,,,,, iya aku baru bangun, apakah ini udah siang??" tanya Lisa bingung


" Udah jam 10 ini Lis" jawab Bulan


" Kayaknya aku gak masuk aja Bul, aku masih lemas karena semalam aku tidurnya terlalu larut" jawab Lisa


" Yaudah penting kamu gak kenapa napa" imbuh Bulan


" Iya makasih ya udah perhatiin" ucap Lisa


" Yaudah Lis kamu istirahat ya, bye"

__ADS_1


" bye"


Setelah telepon dimatiin Lisa dapati ada beberapa miscall dari Randi dan juga ada pesan text yang dia tinggalkan, dengan segera Lisa menelpon Randi


Tut Tut Tut


" Halo Ran" sapa Lisa


" Lis kamu gak apa apa kamu, kamu kemana aja semalam???" tanya Randi


" Iya maaf semalam aku kelelahan dan langsung tidur, dan ini juga baru aja bangun" terang Lisa


" Yaudah kalau kamu gak pa pa, aku juga lagi kerja Lis" ucap Randi


" Yaudah aku mau mandi dulu, kamu semangat ya kerjanya" ucap Lisa


" Bye Lis"


" bye"


Lisa beranjak untuk mandi skip>


Cusss suasana kampus tanpa Lisa, siang itu Virgo sengaja menghampiri Widia dikelasnya, ketika Virgo masuk semua mata tertuju pada Virgo, karena Virgo memang idola dikampus,


" Wid ada Virgo" ucap bulan yang terlebih dulu melihat Virgo


Belum sempat Bulan jawab, Virgo udah sampai dan menyapa mereka


" Haii,,,,,ke kantin yukss" ajak Virgo


" Virgo tumben kamu nyamperin kesini, biasanya langsung janjian di kantin" ucap Widia bahagia


" Sekali kali kan gak apa apa" jawab Virgo yang sedari tadi masih clingak clinguk


Tanpa sadar Bulan memperhatikan kegelisahan Virgo


" Kamu pasti mencari Lisa " ucap Bulan dalam hati


" Bul kamu ikut ke kantin gak" tanya Widia


" Gak usah aja Wid gak enak kalau gak ada Lisa, nanti jadi obat nyamuk deh" jawab Bulan


" Emang Lisa kemana" tanya Virgo sangat penasaran

__ADS_1


" Ohhh,,,,, Lisa gak masuk, mungkin dia kecapean" jawab Bulan


" Ohhhh" balas Virgo


" Beneran gak ikut" tanya Widia memastikan


" Gak usah Wid, kalian pergi aja gak apa apa" terang bulan sungguh sungguh


" Oke kita pergi dulu ya, bye,,,, yuk Vir" ucap Widia sembari menarik tangan Virgo yang masih berdiri dan terlihat masih banyak pertanyaan seputar Lisa yang ingin dia katakan, tapi dia tetap harus pergi


" Kalian saling mencintai tapi kalian saling menyakiti, sama sama egois, seharusnya dalam cinta gak ada dendam" gumam Bulan


Siang yang sangat terik, aku duduk termenung dikamar, dan aku putuskan untuk keluar kamar hanya sekedar untuk mencari angin, aku pergi ke taman duduk dikursi dibawah pohon mungkin itu akan sangat menyenangkan, sesampainya ditaman, taman terlihat sepi hanya ada beberapa orang lewat dan penjual jajanan, aku duduk terdiam sembari ku nikmati hembusan angin yang lewat,,,,


" Sejuk sekali anginnya" ucapku


Dibalik siang hari yang terik dan panas masih ada angin yang bersedia menyejukkan, sungguh luar biasa


" Kenapa cinta itu harus berstatus, apa tidak terlalu rumit untuk menjalaninya, hufttt,,,," gumamku kecewa


Aku mulai berdiri dan berjalan mengitari taman, aku masih bingung dengan semua ini, setiap langkah terasa aku semakin jauh dari diriku sendiri, aku seperti tak beraga, aku masih bisa merasakan cinta yang menyakitkan ini, aku punya pacar tapi aku mencintai orang lain, dan harus merelakannya untuk tidak menyakiti orang lain dan aku korbankan hatiku untuk tersakiti, rasanya seperti drama, tapi ini nyata.


Siang itu dikantin kampus


" Wid kok bisa sih kamu suka sama aku??" tanya Virgo


" Gimana ya, ya suka aja, kamu tu ganteng terus perfect deh" jawab Widia


" Terus kalau aku ganteng perfect berarti gak cuma kamu dong yang suka sama aku" ucap Virgo


" Ya pastilah ada yang suka sama kamu, tapi aku gak perduli yang penting kamu sekarangkan pacarku" jawab Widia


" Dasar egois" ledek Virgo


" Ya harus dong kan soal hati Vir, dapetinnya aja susah masak mau di kasih ke orang lain" ucap Widia sembari ketawa


" Terus kalau ada temen kamu atau sodara kamu yang suka sama aku apa kamu akan menyuruhku untuk jadia sama dia? tanya Virgo


" Ya gak lah Vir, selain iku temen n sodara aku juga gak mungkin suka sama cowok yang aku suka, dan mereka ngerti lah" jawabku yakin


" Emang bener kamu harus begitu semua cewek seharusnya juga begitu, jangan maenin cowok, itukan sama aja maenin cowok, iyakan Wid" tambah Virgo semangat


Widia pun tak sadar bahwa pertanyaan Virgo itu adalah hal yang Lisa alami, dan dia merasa dipermainkan, dalam kelarutan Virgo dan Widia ngobrol, semua begitu indah buat Widia tapi tidak buat Virgo, dia tak bahagia dan dia merasa bahwa hanya Lisa cewek yang sangat peduli sama temannya, dan merelakan orang yang dia cintai demi persahabatan,,,,

__ADS_1


dari sini Virgo bukan semakin benci dengan Lisa tapi dia semakin penasaran dengan Lisa, dia juga ingin buat Lisa kecewa dengan pilihannya sendiri dan kembali padanya itulah tujuannya


Menurut kalian apakah ini gak berlebihan, bukannya dalam cinta tidak boleh ada dendam????


__ADS_2