
Hari yang dinantikan Mirna pun tiba, dia bersiap siap untuk ke bandara siang ini
" Ayok lah Vir anterin ya " rengek Mirna
" Malesss " jawab Virgo singkat
" Alah mesti gitu, jangan marah ya " pinta Mirna
" Kamu suka beralasan bawa bawa aku " ucap Virgo
" Iya maaf, kan disini yang ngertiin aku cuma kamu, please ya " pinta Mirna memohon
" Ingat gak boleh lama lama, nanti aku bilang ke Om Nugroho kalau kamu kelamaan nemuin cowokmu " ancam Virgo
" Siap bos, pokok kalau Bu de tanya bilang aku lagi ada tugas keluar kota sama temen ya " pinta Mirna memberi alasan
" Yaudah iya aku antar " ucap Virgo sembari beranjak masuk ke kamarnya untuk siap siap nganter sepupu kesayangannya
Dan time to go it's came, Virgo dan Mirna pergi menuju bandara siang itu,
disisi lain ada Randi yang saat itu dia kerja cuma setengah hari
" Ran kamu langsung pulang apa ikut kita ngemall dulu " tanya Rani teman kerja Randi
" Aku langsung pulang aja deh, soalnya aku ada perlu setelah ini " jawab Randi
" Halah Randi jangan diajak seneng seng dia tu lagi banyakin nabung buat nikah" ejek salah seorang teman cowok Randi di kantor dan Randi hanya tersenyum di ejek nya
" Yaudah Ran kalau gitu kita duluan ya " ucap Rani
" Iya selamat bersenang senang ya " balas Randi
" Oke bye " jawab salah satu teman Randi
Dan mereka pun berlalu, Randi yang saat itu paling akhir pulangnya, karena dia ngepasin dengan waktu yang di janjikan untuk menjemput Mirna di bandara, sembari menunggu Randi berkemas dan membereskan meja kerjanya sembari sesekali dia lihat jam ditangannya
" Udah saatnya aku jemput Mirna " gumam Randi
Dan Randi langsung bergegas untuk pergi
Untuk di bandara kita skip ya guysss,,,,,
Sesampainya di kost Randi Mirna numpang ke kamar mandi dan ganti baju, karena dia akan langsung pergi ke cafe yang sudah di pesan sama teman temannya untuk perayaan ulang tahun Adit pacarnya
" Ran aku numpang mandi ya " ijin Mirna
" Ohhh,,,,, iya silahkan " jawab Randi sembari menunjuk ke arah kamar mandi di dalam kamarnya
__ADS_1
Dan Mirna pun bergegas masuk ke kamar mandi,,,diluar Randi sedang mencari file yang akan dikerjakan, Senin udah harus siap di kantor,,, tak berselang lama Mirna pun selesai mandi
" Ran kamu lagi cari apa' an?? " tanya Mirna yang baru keluar kamar mandi
" Aku lupa naroh file yang harus dikerjakan secara " jawab Randi
" Oohhhh,,,, penting ya ??" tanya Mirna lagi
" Iya penting " jawab Randi sembari terus mencari
" Aku bantu ya " ucap Mirna sembari ikut buka buka buku yang di meja, pas Randi buka lemari mata Mirna tertuju pada dua kotak yang sangat lucu, dan disitu tertulis emas dan berlian
" Ran itu kotak apa kok lucu banget ???" tanya Mirna penasaran
" Ohhh ini " jawab Randi sembari mengambil kotak lucu itu
" Iya lucu banget " ucap Mirna
" Ini celengan, setiap bulan aku menabung, buat kekasihku " jawab Randi romantis
" Wah segitu cintanya kamu ya " ejek Mirna
" Bukan gitu juga, dia sekarang lagi kuliah di Jakarta, sama orang tuanya dia di bentuk menjadi wanita yang pintar dan mahal, jadi aku juga harus mempersiapkan itu, jadi selama dia kuliah aku akan kerja keras agar nanti aku melamarnya bisa seimbang dengan harga mahal yang tertanam oleh orang tua" terang Randi
" Wah kamu bener bener sangat mempertimbangkan semuanya ya " ucap Mirna heran
" Ya sebagai lelaki setinggi apapun pendidikan dan pekerjaan wanita, tetap dia tanggung jawab kita " jawab Randi berwibawa
" Kalau dia selingkuh itu hak nya, selama aku belum melamarnya dia bebas memilih, jadi kalau cuma dalam pacaran ada yang selingkuh maka kembali lagi, kenapa gak aku lamar dia, selama aku masih yakin dia setia insyallah akan baik baik saja" jawab Randi bikin Mirna trenyuh
" Wah sebaik itu ya kamu, pasti bahagia jadi cewekmu " ucap Mirna
perkataan Mirna hanya dijawab dengan senyum oleh Randi
" Akhirnya ketemu juga " seru Randi sembari mengeluarkan flashdisk dari dalam lacinya
" Wah syukur deh " jawab Mirna yang masih sibuk siap siap ke acara ulang tahun Adit
" Udah lega, jadi udah gak kepikiran kalau nanti harus nganter kamu ke ulang tahun cowokmu " terang Randi sumringah
" Wah jadi gak enak nih aku Ran " ucap Mirna
" Gak apa apa kok, kan udah ketemu " jelas Randi
Disela sela Mirna yang masih sibuk berdandan, Randi sempatkan untuk menelpon Lisa
Tut Tut Tut
__ADS_1
" Halo Ran kangen ya??" sapa Lisa
" Kangen boleh, rindu jangan " jawab Randi meringis
" Wah,,,,, ngeles, kan sama aja " balas Lisa
" Beda lah , k-a-n-g-e-n sama r-i-n-d-u " ucap Randi sambil ketawa
( Mirna mendengarkan kata kata Randi dan tersenyum )
" I Miss you Ran " ucap Lisa
" I Miss you tok " jawab Randi
" Kamu lagi apa ??" tanya Lisa
" Lagi nelpon kekasihku " jawab Randi bercanda
" Iya aku tahu, selain itu" gerutu Lisa
" Ini lagi siap siap mau anter anak bos ku ke acara ulang tahun pacarnya " jawab Randi jujur
" Oke hati hati ya " ucap Lisa
" Tentu, kamu juga baik baik disana, aku menunggumu buka merindumu, karena rindu itu lebih berat dari pada menunggu " terang Randi menggombal
" Aku masih berjuang untuk kembali " jawab Lisa
" Yaudah nanti kita sambung lagi ya, bye Lisa " salam Randi
" bye Ran " balas Lisa
Mirna terdiam mendengar Randi bilang " bye Lisa "
" Lisa apa mungkin Lisa temanku, ahhh gak mungkin kan banyak orang yang namanya Lisa" gumam Mirna dalam hati dan kembali bersiap siap yang sempat terhenti sejenak
" Cie cie yang habis telpon kekasihnya, kamu romantis juga ya orangnya dan humoris juga " ledek Mirna
" Ya itu perlu dalam sebuah hubungan, agar gak muluk muluk ke I love you aja " jawab Randi
" Wah perlu ditiru kayaknya, kitakan sama Sama LDR " ucap Mirna
" Boleh di coba, Oiya udah siap " tanya Randi
" Udah Ran, ayok berangkat " jawab Mirna
Kemudian merekapun pergi menuju cafe yang sudah Mirna booking sebelumnya, perjalanan kurang lebih setengah jam dari tempat Randi, sesampainya di cafe, Mirna langsung pergi ke pelayan untuk menanyakan persiapan yang sudah dia pesan, dan saat itu persiapan udah 80% dan terlihat beberapa teman dari Mirna sudah datang, ini acaranya rahasia, jadi salah satu teman Mirna menelpon adit untuk diajak ngopi biasa di cafe, dan akan di surprise ditempat setelah dia datang
__ADS_1
Yahh,,,,, kira kira begitulah sekenarionya kalau kurang menarik kita akan revisi ulang
Follow for read the next episode