Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Episode 39


__ADS_3

Pagi pun tiba semua nampak biasa saja meski pada kenyataannya hati masih kacau, Randi memulai harinya bekerja seperti biasa, dan Lisa mulai masuk kuliah bersama teman temannya, saat itu dia mau mencari hp di tasnya, ternyata dari semalam dia lupa gak bawa hp, bahkan pesan dari Randi pun belum kebaca,


" Waduh aku lupa gak bawa hp " ucap Lisa


" Kok bisa sih Lis " tanya Widia


" Iya dari semalam aku gak ada pegang hp, sehingga aku lupa masukin ke tas " jawab Lisa


" Yaudah kalau butuh pakek hp ku aja dulu " tawar Bulan


disisi lain Randi masih terus memeriksa pesan di hpnya yang sampai sekarang belum di baca oleh Lisa, dia khawatir tapi dia tetap harus fokus pada kerjaannya


" Randi tolong nanti sekitar jam satu kamu jemput Mirna di bandara bawa mobil saya " perintah pak Nugroho


" Baik pak " jawab Randi masih agak kaget


" Ini kuncinya " kata pak Nugroho sembari menyerahkan kunci pada Randi


" Iya pak " imbuh Randi


Waktu terus berlalu, dan sekarang saatnya Randi harus ke bandara untuk menjemput Mirna dan yang lain


" Ran udah jam 12, kamu kan diminta jemput anak pak Nugroho " ucap Rani mengingatkan


" Aduh iya aku lupa, makasih ya udah diingatkan " jawab Randi berterimakasih


" Udah kamu tinggal aja itu, biar aku lanjutin " suruh Rani


" Yaudah aku tinggal dulu ya " pamit Randi


" Oke " jawab Rani


Randi pun beranjak pergi menjemput Mirna, Virgo dan mama Virgo


Di kampus Lisa, Widia dan Bulan sedang asik ngobrol di kantin sembari menikmati jus yang mereka pesan


" Virgo lagi ke Surabaya, semalam pas aku telepon dia lagi packing " kata Widia


" Kamu gak ikut " ledek Bulan


" Ngapain ikut gak ada urusannya " jawab Widia


" Ya liburan atau apa kek" imbuh Bulan


" Lagian katanya ada urusan keluarga gitu makanya dia ikut pergi, sama sepupunya juga " terang Widia


" Wah jadi kesepian dong " ledek Lisa

__ADS_1


" Ihhh,,, ada Virgo atau gak sama aja " ketus Widia yang sudah mulai memudar cintanya ke Virgo


" Alah ada Virgo juga gak nambah bahagia, endingnya jga nangis kalau di kacangin " imbuh Bulan


Kembali pada Randi yang sudah sampai di bandara, setelah sampai Randi menyiapkan poster bertuliskan *welcome Mirna* di berdesakan dengan para penjemput yang lain, tak lama menunggu akhirnya Mirna datang juga


" Hai,,,, Randi " sapa Mirna


" Hai Mir " jawab Randi sambil melihat Virgo dan mama nya


" Oiya ini bude aku Sam sepupu aku Virgo, bude ini Randi karyawan papa sekaligus teman baikku" ucap Mirna memperkenalkan


" Selamat datang " kata Randi


Saat itu sembari berjalan ke luar bandara Virgo terlihat cuek dan biasa aja, sedangkan Mirna dia sedang asik ngobrol bersama Randi


" Lama rasanya gak ketemu sama kamu Ran " ucap Lisa


" Perasaan baru aja kemarin kamu pulang " jawab Randi meringis


" Ihhh,,,, kamu di kangenin sama sahabat bilangnya gitu " gerutu Mirna


Randi hanya tersenyum karena canggung ada Virgo dan mama nya disitu


" Kita langsung ke rumah aja ya, gak usah ke kantor papa mu " ajak mama Virgo


Tibalah mereka di parkiran, barang barang mereka masukan bagasi, dan lanjut mereka masuk dan meluncur ke rumah Mirna,


Setibanya di rumah, semua barang di turunkan, dan mama Lisa udah keluar untuk menyambut mereka terlihat bude dan mama lagi cipika cipiki dan di lanjut dengan Virgo yang cium tangan mama, kemudian Mirna memeluk mamanya


" Makasih ya Ran " ucap Mirna karena udah di bantu menurunkan barang


" Sama sama, aku duluan ya Tante , mir " pamit Randi


" Masuk dulu aja istirahat dulu " ajak mama Mirna


" Gak Tante terimakasih, tadi masih banyak kerjaan di kantor yang saya tinggal " tolak Randi sopan


" Yaudah hati hati nak Randi " kata Mama Mirna


" Iya tante terimakasih " jawab Randi dan berlalu masuk mobil dan melaju kembali ke kantor


Saat itu Lisa sudah selesai kuliah, Lisa, Widia dan Bulan, bersiap siap untuk pulang


" Kawan aku pulang duluan ya, aku buru buru lihat hp aku, takut ada pesan yang penting " pamit Lisa yang terlihat buru buru


" Yaudah hati hati ya " jawab Widia sambil melihat Lisa berlalu

__ADS_1


" Kita langsung pulang apa mau ke perpus dulu Bul " tanya Widia


" Pulang aja yuk, cari bahannya besok aja sekalian sama Lisa " jawab Bulan


" Yaudah yuk pulang " imbuh widia


Sesampainya Lisa di rumah dia buru buru mencari hp, yang saat itu berada di bawah bantal, setelah ketemu Lisa buru buru membuka hpnya dan benar saja ada pesan dari Randi yang membuat dia sangat sedih karena tidak bisa langsung membalasnya


" Randi kamu membuatku sangat takut " gumam Lisa


dan langsung dia menghubungi Randi


Tut Tut Tut


saat itu Randi baru saja tiba di kantor dan keluar dari mobil, dia mendengar ada dering hpnya, buru buru dia ambil hp dari saku celananya,


" Lisa " ucap Randi bahagia dan buru buru di angkat


" Hallo Lis kamu kemana aja???" tanya Randi


" Ran kamu membuatku khawatir " ucap Lisa


" Aku lebih menghawatirkan mu Lis " imbuh Randi


" Aku juga Ran " tambah Lisa


" Sekarang aku sudah lega karena kamu baik baik saja Lis " kata Randi


" Siapa bilang aku baik baik saja, aku menderita karena tak ada kabar darimu" jelas Lisa


" Apa kamu pikir aku tidak menderita Lis, aku disini sangat ketakutan karena takut kehilanganmu" ucap Randi sedih


" Aku gak akan meninggalkanmu Ran " jawab Lisa


" Aku juga Lis " imbuh Randi


" Kamu bekerja Ran " tanya Lisa


" Iya demi masa depan kita " jawab Randi


" Yaudah semangat ya, nanti kalau sudah pulang kita telepon lagi " ucap Lisa


" Yaudah bye Lisa "


" bye Randy "


Telepon pun di matikan, Randi sangat lega dan bersemangat lagi untuk bekerja terlihat wajah bahagianya ketika masuk ke kantor, dan Lisa pun sudah lega sekarang, setelah hp di taroh dia langsung merebahkan tubuhnya di kasur dan memeluk bantalnya

__ADS_1


kecemasan yang mereka rasakan beberapa hari ini sudah berakhir dan beban di tubuhnya sudah berkurang, bekerja pun terasa bersemangat dan tidurpun akan terasa nyenyak.


__ADS_2