
" A a apakah Virgo sudah punya cewek???"
Masih terngiang pertanyaan itu ditelinga, dan Seketika seakan waktu berhenti, rasa takut dan penasaran berkecimpung dihati,,,,, hingga saatnya aku kembali sadar pada duniaku
" Oooo si Virgo, mana berani dia sama cewek" jawab Mirna
Ku dengar jelas ditelinga ku, dan membuatku sedikit menghela nafas
" Dulu dia punya cewek cantik banget, dan baik anaknya, tpi sayang karena tak seperti yang diharapkan budeku, hubungan mereka agak ditentang, dan cukup lama aku gak dengar kabar soal cewek itu lagi, bahkan virgopun gak pernah bilang dia masih ada hubungan apa tidak, yang jelas kalau sama aku ceweknya itu hilang bagai ditelan bumi" jelas Mirna padaku
Pernyataan itu semakin membuatku ragu akan perasaanku, perasaanku mulai panik, aku berusaha tegar dan siap menerima resiko dari pertanyaanku, dan kembali lagi aku kuatkan hatiku bahwa aku sudah punya pacar, dan pacarku adalah cowok baik, meski tak setampan Virgo tapi cowokku juga bukan cowok jelek, dia ganteng juga kok,,,,
Aku akan mulai mencoba untuk membiarkan Widia untuk dekat dengan Virgo tanpa aku harus sakit, karena aku tahu akan sangat sulit jika aku jatuh cinta sama Virgo
Kembali kedua kesadaranku, aku lanjutkan ngobrolku bersama Mirna dan mirnapun banyak cerita soal Virgo yang notabene dia adalah cowok baik, dan dia juga gak gampang suka sama cewek, tapi dia juga gak membatasi kriteria cewek pilihannya harus cantik apa harus smart, kata Mirna Virgo kalau dekat sama cewek dia akan cari yang bisa buat dia merasa nyaman aja, kalau ada yang buat dia merasa nyaman pasti dia akan berusaha mendekati cewek itu, kadang juga gak perduli cewek orang kata Mirna dan kami sambut dengan ketawa bersama pernyataan yang menggelitik hatiku
Di malamitu kita begitu asik ngobrol, bahkan aku juga bercerita mengenai masa masa SMA ku, cerita soal cowoku yang sekarangpun jauh, kita saling berbagi rasanya LDR dan tips buat hilangkan rindu,
" Aku Lis kalau kangen sama cowokku, gak munafik kadang aku ijin ke budeku ada tugas luar kampus dimana aku harus nginap, padahal aku ke Surabaya meski cuma sebentar, hanya untuk bertemu dengan cowokku, tapi kadang kita janjian di tempat lain, meski begitu aku juga udah kong kalikong sama Virgo, kadangpun Virgo ikut, cuma sekedar ingin memastikan kalau aku baik baik saja, bahkan karena Virgo sering ikut, mereka jadi semakin akrab, kalau gak ada Virgo entah apa yang terjadi" terang Mirna padaku
" Wahhhh,,,,, Sampek segitunya ya Mir, kalau aku waktu SMA backstreet juga tapi pada akhirnya ayahku mengijinkan ku untuk pacaran, tapi ya setelah kami ketahuan๐๐๐๐" ucapku sembari senyum
Dalam keseruan kami menceritakan kehidupan kami, datanglah pengganggu yaitu via
tok tok tok
" Lis,,,, Lisa" panggilnya diluar
" Ada tamu Lis" ucap Mirna memberitahuku
" Oooo biasa itu sepupuku" kataku sembari beranjak untuk membukakan pintu untuk via
Ku buka pintu
" Lama sekali sih" gerutu via
__ADS_1
" Lah biasanya juga langsung masuk" sanggah ku
" Halah nanti kalau langsung masuk kamu ngomel" kata via beralasan
Dan masuklah via ke kamarku
" Wahh,,,, ada tamu rupanya" seru via
" Iya kenalin, ini temanku Mirna, Mir ini sepupuku yang paling baik namanya si via" ucapku mengenalkan mereka
Mereka berjabat tangan memperkenalkan diri
" Pasti kamu bosen ya dikamar makanya gangguin aku" tanyaku ke via
" Kok kamu tahu" jawab via meringis
" Kan itu kebiasaanmu, jadi udah ketebak" timpalku
Dan akhirnya kita ngobrol bertiga, karena si Via sama sama orangnya supel dan gampang akrab, jadi pembicaraan kita semakin seru tanpa rasa ja'im sama sekali, terlihat Mirna dan Via juga sudah semakin akrab dan mereka saling bercerita kisahnya
" Lis,,,,Via,,,, aku pulang dulu ya, si Virgo udah nyariin, dan kebetulan ini juga sudah malam sekali" ijin Mirna
" Iya kapan kapan main lagi ya" balas Via akrab
" Oke " kata Mirna
" Ayok aku antar sampai depan" kataku seraya kita keluar, dan aku antarkan Mirna sampai di pager depan
" Hati hati ya mir" pesanku
" Oke" jawab Mirna
Tiba tiba kami dikagetkan dengan kemunculan Virgo, seperti biasa dia menggunakan motor kesayangannya, ternyata dia datang untuk menjemput Mirna
" Kak Virgo " ucap Mirna kaget
__ADS_1
" Ayok Mir,,," ajak Virgo agar mirna segera naik ke motornya
" Duluan ya Lis " kata Mirna padaku
" Sampai ketemu besok ya" ucap Virgo padaku
" Oke bye,,,," jawabku sembari kulihat mereka berlalu tak lupa ku lambaikan tanganku pada mereka dan dibalas juga oleh Mirna, aku lihat mereka hingga menghilang dari pandanganku
lalu masuklah aku kedalam dan kudapati si Via tiduran di kasurku
" Ihhh,,,,, geser" ucapku sambil ku geser badan Via agar aku juga dapat tempat untuk sekedar berbaring, dan melepas lelah yang sudah kugendong sejak siang tdi
" Aku tidur sini ya" pinta Via
" Emang kenapa dengan kamarmu" jawabku
" Sekali kali aja kok, aku lagi gak pengen sendiri" tambah via beralasan
" Tapi gak boleh ngorok, gak boleh makan tempat" jawabku balik
" Ihhhh,,, siapa juga yang mau makan kasurmu" jawab via mengejek
" Maksutku kamu kalau tidur satu kasur kamu tempati semua, sampai sampai aku gak dapet tempat" terangku
" Tenang aja, kali ini gak kok hehehehe" jawab Via meyakinkanku
Malam semakin larut tapi mata ini sulit terpejam, begitu banyak hal yang membayangi fikiranku, ada Randi yang jauh disana dan terlalu baik untuk di sakiti, tapi disini ada hati yang selalu aku bohongi,,,, Biarkan waktu yang akan menjawab semua teka teki kehidupan ini, aku hanya menjalani tanpa bisa merubahnya,,,,,
dan sampai saat ini Randilah kekasihku dan yang aku cintai meski terkadang Randi mampir lalu pergi karena keadaan yang sulit ini
Malam dunia apakah ada Perasaan yang serumit perasaanku, aku terjebak dalam keadaan yang menghalangi setiap langkahku untuk bahagia, ada sahabatku, ada kekasihku dan ada rasa cinta yang baru,
Ooooohhhhh,,,,,, hampir aku gila dibuatnya
Ditengah lamunan yang menguras emosiku, aku berusaha menenangkan diriku dan berusaha memejamkan mataku untuk tidur, tapi karena fikiran yang penuh ini sesekali aku buka mataku untuk melihat waktu yang tak kunjung berlalu, ingin segera hari esok tiba untuk sekedar bisa bertemu teman teman dan beraktifitas seperti biasa, agar sedikit mengalihkan perasaan yang tak berdaya ini, dan hari esok juga akan memberi cerita baru dalam hidupku, fikiranku mulai mengalah, dan mengijinkan mataku untuk sekedar melepas lelah
__ADS_1
* Selamat Malam dunia *