Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Liburku untuk melepas rindu


__ADS_3

Tak terasa keretaku sudah memasuki wilayah Surabaya, dan bulan sudah turun dari tadi, sekarang tinggalah aku sendirian, tak berselang lama keretaku berhenti di Stasiun, aku bergegas turun, belum sempat beranjak dari pintu, kudapati dia (Randi) berdiri tepat di depan pintu, dan aku bahagia sekali, langsung aku keluar dan menuju ke dia, tak sabar aku langsung memeluknya, badannya dingin, pagi itu menunjukan pukul 05.15, mungkin dia sudah lama menungguku,,,,


" Apa terlalu lama???" tanyaku


" Iya sangat lama, tapi aku bahagia" jawab Randi


" Kamu kedinginan??"


" Tidak, semua tak sebanding dengan hangatnya tubuhmu"


Semakin ku peluk erat dia, dan tanpa kusadari terlalu lama aq memeluknya, lalu perlahan aku lepaskan


" Ayokkk kita keluar" ajakku


" Iya "


Sembari kita beranjak dan menuju ke pintu keluar Stasiun, kita ke arah parkir dimana Randi memparkirkan sepeda motornya, dengan kemudian aku dan dia pergi berboncengan, dalam perjalanan kita ngobrol rencana kita setelah aku sampai di Surabaya


" Ran kita ke kost kamu dulu ya, aku mau numpang mandi, dan selanjutnya kita jalan jalan" pintaku


" Baiklah" jawab Randi


Karena kebetulan hari itu Randi libur kerja, jadi seharian aku mau ditemenin dia keliling Surabaya, sesampainya di kost, Randi bergegas membukakan pintu dan mempersilahkan aku untuk masuk, kamar yang rapi dan bersih, lali aq duduk di kasur, diikuti dengan Randi yang berdiri didepanku, tatapannya tertuju padaku, hingga membuat aq semakin beku, karena salah tingkah aq langsung ijin untuk mandi


" Ran aku mau mandi sekarang" kataku


" Kenapa buru buru???"


" Biar kita nanti mainnya bisa lama"


" Baiklah,,,,itu kamar mandinya, mandilah" ucap Randi sambil nunjuk ke pintu kamar mandi


Buru buru kuambil baju ganti dalam tasku dan langsung masuk ke kamar mandi


Dan GK berselang lama mandikupun selesai, lalu aq keluar, disambut Randi dengan senyum sambil berkata


" Kamu cantik Lis"


" Terimakasih, jangan menggodaku" kataku


Sambil berlalu untuk mengambil tasku dan ber-make up, Randi duduk dikasir sambil menatapku


" Apa ada yang salah Ran, kamu terlalu tajam menatapku"


" Tidak,,, aku hanya merasa bahwa kamu sudah mulai pandai berdandan"


" Oooo"


" Apa ke kampus kamu juga berdandan???"


" Yahhhh,,,,, kadang kadang" jawabku


" Jangan terusan, takut ada hati yang penasaran"


" Maksudnya???"


" Penasaran rasanya mencintaimu"


Aku terdiam dan bergejolak hatiku


" Aku sudah siap ayo kita pergi"

__ADS_1


" Ayokkk"


lalu kita keluar dari kost dan langsung pergi berkeliling Surabaya seperti janjinya padaku kalau akan mengajakku berkeliling Surabaya, kami bahagia saat itu, dan kami sangat menikmati suasana dikota pahlawan itu,


Tak terasa hari sudah mulai sore dan saatnya aku untuk pulang ke rumah orang tuaku, saat itu kita sedang menikmati makanan di sebuah cafe dekat dengan kost Randi


" Ran sudah sore, aku harus pulang"


" Apakah secepat itu"


" Iya, aku sudah bilang ke ayahku aku akan tiba malam ini"


" Baiklah meski itu berat buatku"


Lalu kuraih tangannya dan kukatakan rasa hatiku


" Aku mencintaimu, aku ingin bersamamu tapi aku masih milik ayahku"


" Baiklah Aku mengerti, selesaikan kuliahmu, setelah itu akan kurebut kamu dari ayahmu"


" Secepatnya"


Lalu beranjaklah kita dari cafe itu untuk pergi keterminal dimana aku akan naik bis menuju rumahku, sesampainya di terminal aku dan Randi langsung menuju tempat bus yang menuju ke kotaku, setelah sampai


" Lis kamu balik ke Jakarta kapan???"


" Mungkin 3 hari lagi"


" Jangan lupa kabari ya"


" tentu"


Lalu dengan lembut Randi mencium keningku sebagai tanda selamat tinggal, dan aku langsung naik bus karena bus akan segera berangkat


" bye Lisa " Randi pun demikian melambaikan tangannya untukku sebagai tanda bepisah


Aku duduk sendiri lalu aq Ambil earphone dari tasku segera aku nyalakan musik dihpku, dan sembari mendengarkan musik mataku mulai ngantuk dan terpejam


"sampai ketemu lagi randi" gumamku


Tak terasa aku sudah sampai depan rumahku, senangnya hati ku, ku berlari menuju pintu untuk segera knock the door,,,,


tok tok tok


gak berselang lama ibuku datang membukakan pintu, ekspresi senang terlihat dari Wajah ibuku


" Ibuk aku pulang" sembari memeluk erat ibuku,,


" Lisa ibuk kangen"


" Lisa juga kangen sekali ma ibuk" senang haru bahagia jadi satu


" Mana sisi buk"


" Ada dikamar"


seraya masuk keruang tengah aku teriaki adik ku


" Sisi dimana kamu"


terlihat sisi berlari mendatangiku, dan diikuti ayahku dibelakangnya

__ADS_1


" Kakak" langsung memelukku


" Kangen sama kamu"


" Sisi juga kangen"


" Ayah juga kangen" imbuh ayah seraya ikut memelukku


Rasa bahagia dan sangat bahagia bertumpuk dihatiku, sudah lama kutahan rinduku sekarang semua terobati,,,,


" Udah pelukannya, kasihan Lisa capek, ayok makan dlu, pasti Lisa laper" kata ibuku sembari menggandengku untuk mengajakku ke ruang makan, ternyata ibuku udah mempersiapkan semua, dan sengaja mereka belum maem, karena menunggu aku datang agar bisa makan bersama, kulihat menu yang ibu bikin semua makanan kesukaanku,,,,,


" Wahhhh ibu,,,, pasti ibu udah persiapkan semua ini, inikan semua makanan kesukaanku" kataku sambil memeluk ibuku


" Tentu sayang" jawab ibu


" Iya dari siang sisi bantuin ibu bikin ini semua buat kakak" timpal sisi


" Wahhhh terimakasih ya"


" Ayokkk makan ayah udah laper" ajak ayah


" Iya kak kami Sampek gak makan karena nungguin kakak pulang"


" Wah jadi terharu" kataku


Sembari makan kita ngobrol, dan semua pertanyaan tertuju kepadaku,


Gimana kuliahku?


Kerasan gak?


Temenya baik?


Makanan disana enak?


Dan seterusnya banyak sekali


Tak terasa makan malam pun selesai dan aku sudah berada dikamarku untuk istirahat, dan tak lupa si sisi yang bawel juga ikut tidur bersamaku, dan alamat GK tidur karena banyak pertanyaan yg menyebalkan dari sisi setelah di kamar


" Kak,,,,, waktu anter kakak dulu pas mau kejakarta, sisi kaget lho, ternyata kakak punya pacar"


" Emang kenapa kalau kakak punya pacar??"


" Ya,,,,, aneh aja, kakak kan dilarang pacaran sama ayah, lagian kok ada ya cowok yang mau sama kakak, padahal kakakan jutekan, trus cerewet, kalau cantik sih dikit sekali" ejek sisi


" Halah bilang aja Kakak cantikan"


" Cantik sih tapi kak Randi jauh lebih ganteng"


" ya bedalah gak bisa dibandikan, kakak kan cantik kak Randi ganteng, jdi cocok" bantahku


" Apa kakak masih pacaran sama kak Randi ???"


" Menurutmu??"


" Palingan sudah putus, kak Randi pasti udah dapet yang lebih cantik dari kakak"


" Siapa bilang,,,,, wekkk,,,,, kakak masih pacaran sama Randi"


" Wah,,,,, berarti kakak gak laku ya di kampus, makanya kakak mempertahankan cinta yang lama???" ejek sisi sambil tertawa kucubit pipi bakpaunya,

__ADS_1


Dan kami pun hanyut dalam canda tawa kami semalaman, banyak obrolan yang membuatku selalu ingin mencubit pipi bakpaunya, hingga mata ini sudah tak mampu lagi untuk terbuka, maka tertidurlah kami berdua di keheningan malam yang dingin itu.


__ADS_2