Ku Pertahankan Cinta Lamaku

Ku Pertahankan Cinta Lamaku
Episode 31


__ADS_3

Lisa tampak murung dan gelisah didalam angkot, ini langkah pertamanya jujur tentang statusnya yang merupakan kekasih Randi, entah apa yang akan terjadi nanti, besok dan seterusnya,,,, hatinya kacau hingga membuat dia gugup


" Kiri pak " kata Lisa memberhentikan angkot di depan kampusnya,


lalu Lisa turun dan tak lupa memberikan ongkos ke pak supir di depan, Lisa langsung bergegas masuk tanpa dia tahu bahwa akan ada babak ke dua yang sudah menunggunya di dalam


" Udah Wid jangan terlalu di fikirkan, bisa aja tadi mereka ada masalah yang mengharuskan Virgo menghentikan Lisa " bujuk Bulan


" Apapun kenyataannya itu akan sulit aku terima Buk " ucap Widia


" Tapi Lisa gak mungkin menghianatimu " terang Bulan meyakinkan


" Tapi bagaimana dengan Virgo??? kamu tidak tahu kan??" bantah Widia


" Yaudah kamu jangan emosi, kita tanya Lisa baik baik" saran Bulan


Tak berselang lama Lisa pun datang dengan tergesa gesa, dia langsung menghampiri Bulan dan Widia, saat kedatangan Lisa, Widia memalingkan wajahnya dia tak sedikitpun melihat Lisa, Lisa pun menyapanya


" Wid kamu kenapa " tanya Lisa


Widia tetap diam


" udah jangan ditanya" bisik Bulan sembari ngasih kode ke Lisa


Lisa yang melihat kode dari bulan langsung mundur dan duduk diam, dalam hati dia bingung ada apa dengan Widia kenapa dia diam, apa ada hubungannya dengan Virgo??? semua ketakutan bercampur di hati Lisa yang masih dalam keterpurukan itu


Dan lama Widia buka suara


" Lis kamu ada hubungan apa sama Virgo ???" tanya Widia merasa ditipu


" Ya Allah Wid, kamu ngomong apa, Virgo kan cowok kamu" jawab Lisa kaget


" Aku lihat Lis,,,,, aku lihat kamu berpegangan tangan dengan Virgo dijalan, kamu ngobrol serius dengan dia, apa kamu pikir aq percaya kalau kamu bilang gak ada apa apa " Ucap Lisa sedih


" Kamu salah paham Wid, aku beneran gak ada hubungan apa apa, semua itu kebetulan dan gak ada niat apa apa" jawab Lisa sembari berfikir dalam hati alasan apa lagi, karena Widia sudah melihat sendiri


" Selama ini aku percaya sama kamu Lis, aku selalu curhat sama kamu, bahkan semua saranmu aku lakukan, tapi semua sama aja, dan tadi dengan mata kepalaku, aku melihat kalian sedang berduaan" jelas Widia sembari nangis

__ADS_1


" Wid udah gak enak dilihat anak anak yang lain" lerai Bulan sembari menunjukan bahwa semua mata tertuju padanya


" Aku gak perduli Bul " jawab Widia


Dalam keadaan terhimpit akan tekanan kanan dan kiri, Lisa pun hanya terdiam dan berharap semua akan segera berakhir


" Jawab Lis jangan diam saja " teriak Widia


" Wid kamu salah paham " jawab Lisa lemah


" Kamu jangan bohong Lis " betak Widia


Lisa yang saat itu tak berdaya dia putuskan untuk pergi, dia lari keluar kelas karena malu dan hancur hatinya


" Lis kamu kemana " teriak bulan sambil mengejar Lisa


dan Widia kembali duduk dan menangis


" Lisa,,,,, tunggu " panggil Bulan


Dan Lisa terus berlari tanpa menghiraukan panggilan bulan, dia semakin menjauh dan tak terlihat lagi oleh Bulan,


Pelarian Lisa


Lisa terus berlari dan menangis, dia pergi ke taman untuk mengadu pada bunga, kupu kupu dan pepohonan teman dia berkeluh kesah, setibanya ditaman dia menangis dan engos engosan langsung duduk dikursi biasa dia tempati, menangislah dia sejadi jadinya, tanpa saling tahu Virgo pun berada ditaman itu dengan sisi yang berbeda mereka sama sama bersedih, dan meluapkan emosinya ditaman seperti dalam sinetron apa yang mereka lakukan, bahkan pergi pun bersamaan dan berpapasan tanpa saling lihat


Drakor banget ya hehehehe


Disisi lain Bulan sangat mencemaskan Lisa, dia berusaha menelpon Lisa tapi tak diangkat, dan akhirnya sepulang kuliah dia putuskan untuk datang ke tempat Lisa


" Wid jangan ngambek teruslah, emang kamu beneran udah yakin dengan pendirianmu, kamu lihat kan gimana sedihnya Lisa kamu tuduh seperti itu" terang Bulan


Widia hanya diam dan tak menghiraukannya


" Kamu ini udah terlalu kasar, dia sahabat kita, dan kamu tahukan dia begitu setia sama cowoknya yang di Surabaya, mana mungkin dia menghianati kamu" ucap Bulan masih berusaha membujuk Widia


" Udah Bul kamu pasti akan terus belain Lisa, kalau memang dia gak ada apa apa dengan Virgo seharusnya dia mengelak pas Virgo pegang tangannya" gerutu Widia

__ADS_1


Bulan menghela nafas panjang


" Seharusnya kamu bersyukur punya teman sebaik Lisa, dia relakan orang yang dia cinta demi kamu, demi tidak merusak persahabatan kita, karena dia tahu kamu begitu terobsesi pada Virgo" gumam Bulan dalam hati


" Sekarang terserah kamu, kamu mau marah apa tidak, kamu percaya dengan Lisa atau tidak, aku sekarang mau ke tempat Lisa, aku khawatir dia kenapa kenapa, jika kamu ikut Ayuk jika tidak aku gak maksa " ucap bulan sembari berlalu meninggalkan Widia, Widia yang duduk sendirian di kelas dia pun mulai menangis tak tahu harus berbuat apa


Disisi lain ada Virgo yang sudah dirumah, dia merenung dikamar nya, dan Mirna pun datang untuk menghiburnya


" Aku masuk ya " ijin Mirna


" Hemmm "


" Kamu masih sedih???" tanya Mirna lirih


" Menurutmu ??? " ucap Virgo bertanya balik


" Ya kalau menurutku cowok seganteng dan sekeren Virgo gitu masak sedih cuma kerena cewek, kan gak lucu" ledek Mirna


" Emang kalau cowok ganteng keren gak boleh sedih gitu " tanya Virgo balik


" Yah,,,,,, lucu aja gitu, harusnya kan ja'im gitu" ucap Mirna masih merayu


" Udah keluar sana, ganggu saja " usir Virgo


" Yaudah aku keluar tapi jangan sedih lagi ya, besok aku ajak yu Lisa kesini biar kamu seneng" ledek Mirna sembari keluar dari kamar Virgo


Di tempat Lisa, dia masih diam seribu bahasa dalam hati dia masih berharap semua segera berakhir


" Ran aku butuh kamu sekarang, cuma kamu yang ngertiin aku, cuma kamu yang bisa pahami posisiku sekarang " gumam Lisa sembari menitikan airmata


dia mengambil ponsel dan mencoba menghubungi Randi, tapi saat itu Randi lagi ada meeting dan hp dia silent, berkali kali Lisa telpon tidak diangkat, dan Lisa putuskan untuk mengirim pesan untuk Randi


# Ran kenapa hawa dingin selalu merasuki diriku, meski kenyataannya aku berada di cuaca yang sangat panas, kenapa aku membutuhkan air disaat aku berada di gurun pasir, itu semua hal yang mustahil, dan pada kenyataannya aku sekarang membutuhkanmu, aku ingin sekali memelukmu sekedar ingin berkeluh dan merasakan kasih sayangmu padaku, Ran maafin aku, aku egois, aku jahat, yang jelas aku tahu aku masih membutuhkanmu


I love you Ran #


Pesan telah dikirim dan Lisa masih terdiam dan membayangkan ketakutannya akan semua yang terjadi

__ADS_1


Lisa kamu kuat kamu bisa, ini bukan cinta yang rumit tapi ini cinta yang butuh diluruskan dan dibenahi.


🥰🥰🥰🥰


__ADS_2