
Keesokan harinya aku terbangun dari tidurku, dan membayangkan kejadian semalam
" Apakah semalam aku cuma bermimpi" gumamku sambil terus berfikir, ditengah lamunanku, teringat aku pada Randi, aku merasa bersalah, tapi aku yakinkan lagi diriku
" Aku gak lagi menyakiti Randi karena aku cuma berteman dan mencari hiburan, bukan pacaran" ucapku seraya bangun dan bersiap untuk ngampus hari ini
Setelah aku selesai mandi dan bersiap siap, sebuah pesan masuk di hpku, dan itu pesan dari Randi
# Lis semoga harimu menyenangkan#
# Kamu juga ya#
# Pasti, ooiyya aku gak lagi merindu#
# Aku juga#
# Jadi kita baik baik saja kan???#
# Tentu#
# 😘😘😘#
#🤗#
Hatiku lega karena kami masih baik baik saja, ternyata begini rasanya jika dalam hubungan mulai ada orang lain yang menghibur, rasanya bagaikan dibayang bayangin hantu yang begitu seram.
lalu akupun bergegas keluar dan pergi ke kampus
Sesampainya di kampus dalam perjalanan aku bertemu dengan Virgo diapun memintaku untuk berjalan bersama, dalam perjalanan rasanya aku membeku dan bibirku terkunci, hanya diam disetiap langkahku
" Semalam tidurmu nyenyakah???"tanya virgo
" Hemmm iya, kenapa?" tanyaku balik
" Gak papa, cuma memastikan kalau kamu baik baik saja setelah pergi denganku"
" Hemmm"
Tanpa kami sadari ternyata Widia melihat kami jalan berdua, dia nyamperin kami, dan terlihat diwajahnya kalau dia curiga dengan kami
" haiii,,,,, kalian kok jalan berdua" tanya Widia
" Oooohhh,,,,, iya Wid kebetulan tadi kami ketemu di depan, dan kita sama sama mau ke kelas jadi barengan" jawabku
" Oooohhhh,,,,," desahnya seperti tidak yakin
" Ooohhh ya aku lupa mau mampir ke perpus bentar" elakku
Untuk menghindar dari kecurigaan Widia, dan juga untuk memberi mereka kesempatan berdua, lalu aku berbelok kearah menuju perpus, dan berhenti disisi lain untuk sekedar melihat mereka berdua berlalu, terlihat Widia begitu senang berjalan dengan Virgo, dan mereka begitu asik ngobrol, akupun sedikit lega dengan pelarianku, tak disangka Bulan mengagetkanku dari belakang, ternyata dia habis dari perpus
" heiii ngapain kamu,,,,???" tanya bulan mengagetkanku
" Ehhh,,,,, kamu Bul aku kira siapa"
" Kamu lihatin mereka" tanya bulan sembari kepo dengan yang aku lihat
__ADS_1
" Enggak kok,,,, kamu dari mana bul???" tanyaku balik
" Dari perpus tadi, pinjam buku" jawab bulan Ki
" Oohhhh iya kebetulan kamu dari perpus, aku bisa alasan kalau ke perpus janjian sama kamu" ucapku
" Lho emangnya kenapa??" tanyanya lagi
" Tadi aku bareng sama Virgo dan si Widia Dateng, berhubung aku pengen beri mereka kesempatan berdua, aku beralasan mau ke perpus" jawabku jelas
" Oohhhh,,,,, begitu, kenapa kamu mau berkorban untuk Widia, padahal kamu juga naksir kan sama Virgo" tuduh bulan tegas
" Iiihhhhh,,,,, kata siapa, aku kan sudah punya pacar" jawabku gagap
" Pancarkan cuma status kalau hati gak ada yang tau di berlabuh dimana" tambahnya
" Tapi aku masih sayang sama Randi dan GK ingin menyakiti dia" imbuhku
" Udah gak usah tegang, lupakan saja" tipal bulan
" Tapi kamu buat aku jadi bimbang"
" Udah aku cuma bercanda, yukkssss ke kelas" ajaknya sambil membujukku
Setibanya dikelas terlihat Widia begitu bahagia karena sudah bisa berdua dengan Virgo
" Sini sini besti aku mau cerita" pinta Widia sembari menyiapkan kursi buat kami
" Kamu terlihat happi sekali Wid" tanya bulan kepo
" Wahhh,,,,, bahagianya" kata bulan
" Jelas lah udah lama aku nunggu moment ini, oiya Lis kamu tadi ngapain ke perpus??" tanya dia padaku
" Oohhh tadi aku janjian sama bulan diperpus" jawabku sembari ku senggol kakinya sebagai isyarat
" Oooo iya tadi dia janjian sama aku, emang kenapa Wid??" tambah bulan memperjelas
" Iya tadikan sebenere aku jalan bertiga sama Lisa juga, berhubung Lisa pergi aku semakin leluasa ngobrolnya" tambah Widia sambil tertawa bahagia
" Wah jahatnya" sindir bulan, dan membuatku semakin gak enak
" Ehhhh bul tadi kamu pinjam buku apa di perpus?" tanyaku mengalihkan pembicaraan
" Nihhh,,,, buku fisika" jawab bulan sadar
Tak berselang lama Dosen kelas sudah Dateng dan kami sudah mulai fokus ke pelajaran hari itu, siangnya sepulang sekolah bulan minta buat mampir ke tempatku
" Lis,,,,, aku mampir tempatmu ya" pinta bulan
" Boleh bul " jawabku
" Aku gak ikut ya, soalnya sore nanti aku mau keluar sama Virgo" terang Widia
" Oooo iya kamu mau ngedate ya, udah gak usah ikut kita berdua aja" sorak bulan menggoda
__ADS_1
" Baiklah kalau gitu, aku pulang duluan ya" ijin Widia
" Oke Wid hati hati ya" kataku
Lalu Widia beranjak pergi meninggalkan kita berdua
" Ayok Lis, aku memang cuma mau ngomong sama kamu aja" ucap bulan
" Emang ada apa bul" tanyaku kepo
" udah nanti di kostmu aja" jawabnya seraya menarik tanganku sebagai tanda segera kita ayok pulang
Setibanya di kost, aq siapkan minuman dan sedikit cemilan sisa mudik kemarin, sambil ngobrol kita nyemil, dan tiba saatnya dimana bulan membuatku membeku
" Lis kamu dekatkan sama Virgo??" tanya bulan lirih
" Enggak biasa saja" jawabku
" Aku tau kok, dua kali aku melihat kamu jalan sama Virgo" terangnya
" Gak ada bul mungkin kamu salah orang" ngelesku
" Aku pernah lihat kamu di taman sama Virgo, dan yang ke dua, aku lihat kamu boncengan dengan Virgo, apa bener kamu GK pernah keluar sama Virgo" tanya bulan tegas
" Aa a aku gak pernah Bul" jawabku gugup
" Itu kamu jawabnya gugup gitu" tebak bulan
" Iya tapi"
" Tapi kenapa, tapi kalau kamu bohong"tambah bulan
" Iya mungkin bukan aku, soalnya aku tau kalau Virgo dekat sama cewek dan aku kenal sama dia, dia Mirna, dan aku gak berani bilang sama Widia, aku takut kalau dia sakit hati" terangku
" Bukan kamu???" tanya bulan lagi
" Bukan " jawabku singkat
Disitu bulan mulai ragu dengan yang dia lihat, dan akupun juga was was kalau benar yang di lihat bulan itu adalah aku, karena gak mau berlarut dalam ketegangan, aku mencari tema lain dalam obrolan, dan kebetulan bulan anaknya jago matematika, aku coba tanya dia soal pelajaran kuliah, dan pura pura aku minta di jelasin soal kemarin
" Oiya bul aku bingung tentang soal matematika yang kemarin, bisa gak kamu bantu aku jelasin cara penyelesaiannya" pintaku
" Bawa sini biar aku bantu" ucap bulan
Lalu aku ambil buku matematika da aku tunjukan ke bulan bagian bagian yang tidak aku mengerti, dan dia jelaskan sedetilnya ke aku, kami pun larut dalam belajar bercanda dan tak lupa nyemilin Snack yang aku sugguhkan tadi
" Udah pahamkan" tanya bulan
" Sudah dong, makasih ya"
" Oke, makanya kalau dosen nerangin tu kamu jangan ngelamunin cowok aja" ejek bulan
" Kamu ini bisa aja, mana ada aku nglamun, yang Ada Widia yang ngelamunin Virgo" ucapku sambil tertawa bersama
Hingga kita tertidur sebelum selanjutnya bulan pulang, dan setelah bulan pulang seperti biasa aku mandi dan lanjut pergi cari maem sama sepupuku via.
__ADS_1