Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
KEDAI SEDERHANA


__ADS_3

mereka segera turun dari mobil. dan langsung memesan menu favorit mereka disana. lalu segera menuju tempat favorit mereka. sebenarnya mereka sudah lama tidak pernah berkunjung di kedai sederhana itu. maklumlah karna kesibukan mereka. Adelia yang baru juga 1minggu ada ditanah air, yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Australia.


begitu pun dengan sevil.


sevil " waaahhhhhhh, akhirnya kita kesini lagi"


"aku sangat rindu tempat ini dan kalian" ucap alisya sambil memeluk sahabatnya itu


"ok kita habiskan waktu malam kita di sini gimana" saran Adelia dengan wajah cerianya


"sutuju" jawab serentak alisya dan sevil


"besok aku harus kuliah " "besok aku meeting" vidhis, Azka menolak bersama.


" aduuh.. please deh Kaka, vidhis.. kita disini sekalian meeting acara pernikahanku"


" itu bisa dilakukan besok gk harus sekarang kan" vidhis memasang wajah kesal. karna dia sangat paham betul jika mereka bertiga berkumpul, tidak mengenal waktu.

__ADS_1


tak lama makanan dan minumqn yang di pesan sudah jadi. " Kaka Kaka baru kesini lagi ya. lama ya gk kesini. masnya kesini gak sama cwenya toh." mengarah ke vidhis. yang membuat tiga sahabat itu serentak melihat kearahnya. terutama alisya yang menatapnya paling tajam.


" apa yang kamu maksud.. cwe itu bukan pacarku" mengelak dengan wajah gerogi. karna sudah pasti dia akan dinintrogasi habis habisan oleh kakanya alisya.


" klo bukan pacarnya siapa toh.. wong sering di ajak kesini Jeh" dengan logat kejawaannya. memang pemilik kedai sederhana itu asli keturunan Jawa namun sudah lama di kota orang. pandangan alisya yang langsung berpindah kesumber informasi itu.


" sudahlah jangan banyak ngomong. sudah cepet pergi sono, berisik banget sih kamu" vidhis pun mengusir anak pemilik kedai sederhana itu. agar tidak banyak cerita lagi. yang akan membuatnya semakin salting, dan memutuskan segera bangun mengambil jaket yang tertinggal didalam mobil.


baru saja berdiri dari tempat duduknya alisya langsung menahannya " mau kemana kamu duduk" dengan mata tajamnya


" mau ambil jaket di mobil sebentar"


" mba ku sayang... suwer deh. aku cuma ngambil jaket doang" memasang wajah sok imut pada kakanya


" ok cepet jangan lama lama " ucapnya dengan nada tegas


vidhis pun segera berjalan munuju tempat dimana mobil tadi diparkir, berjalan dengan santai. berharap agar kakanya tidak lagi membahas perempuan yang beberapa kali makan dan berbincang bersamanya dikedai sederhana ini, itu akan sangat merepotkan nantinya. bisa jadi bahan Bulian kakanya kelak.

__ADS_1


" kamu beneran gk tau Aya klo dia suka jalan sa cwe" tannya sevil pada alisya


" aku beneran gak tau. padahal kita sering bareng"


" memangnya kenapa klo dia sudah punya pacar. bukankah itu wajar" potong Azka seolah membela vidhis. yang sebenarnya dia sendiri tidak tau yang namanya pacaran.


" Uda deh ka. Kaka itu gk ngerti... orang baru dilarang komentar" balas adelia


"YA... apa sikapmu sepertini jika bersama teman temanmu. lama tidak dirumah diam diam kamu jadi berani ya de"


" apa sih ka Azka, ko jadi lebay banget "


" aduh.. kanapa empat saudara ini jadi suka sekali adu arguman sih. kita bahas yang lain Napa" sevil yang iri dengan dua pasang saudara itu.


" maaf ya aku lupa klo kamu disini cuma punya kita" ucap alisya pada sevil sambil memeluknya


" kalian berteman sejak kapan sih" tanya Azka kepada tiga sahabat itu mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


" sejak SMP kita sudah satu sekolah ka" jawab Adelia sambil mengambil cemilan yang ada didepannya yang tadi sudah dipesan. " Kaka inget gak dulu aku suka cerita teman teman, dan ini teman temanku"


Azka hanya mengingat sambil menganggukkan kepala.


__ADS_2