Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
GOMBALAN AZKA


__ADS_3

kedua tangan Aska dengan spontan menyentuh pipi Alisya. " pipimu kenapa ko sangat merah" ucapnya.


alisya dengan cepat menepis tangan Azka "aku gak papa" alisya segera membelakangi Azka dan segera melangkah menjauh.


kdengan cepat Azka menarik tangan Alisya, membawa alisya di pelukannya. " kamu jangan pernah mencoba untuk menghindari ku" bisik Azka dengan lembut di samping kanan telinganya. yang membuat alisya bergidik karena geli. "biarkan aku memelukmu sebentar saja sya" sambungnya lagi.


alisya yang kaget hanya bisa pasrah menerima pelukan itu. dan menuruti permintaan Azka itu. tak lama Adelia mengagetkan mereka. "ehemm... kalian mesra sekali" goda Adelia.


Sontak alisya langsung melepas pelukan Azka. dan membuatnya menjadi semakin grogi. " i.. ini.. ini.. tidak seperti yang kamu pikirkan Adel" ucap alisya memberi penjelasan yang segera mendekat ke sahabatnya itu.


" apa yang kamu pikirkan itu yang sebenarnya de " sambung azka, yang membuat langka Alisya berhenti dan menoleh sambil memberikan wajah kecutnya. memberi isyarat agar jangan bicara ngawur.


alisya hanya bisa menahan tawa dengan sikap alisya yang grogi. dan merasa bangga pada Kaka sepupunya itu. " aku tidak memikirkan apa pun" ucapnya agar alisya tidak menjadi salah tingkah.

__ADS_1


" Kaka suka sama alisya" ucapnya dengan cepat. membuat ruangan dapur itu seketika hening.


ungkapan Azka yang mendadak membuat Alisya terkejut dan mematung tubuhnya seketika merasakan panas dingin,jantungnya berdetak takaruan. lain halnya dengan Adelia, dia tersenyum tipis untuk menjaga perasaan sahabatnya nabun dalam hati bersorak Soraya.


Azka yang tidak sadar apa yang sudah di katakan dengan cepat pergi dari dapur langsung masuk kamarnya untuk menutupi pipi merah nya karna rasa malu. "waahhh apa yang gwe lakuin.." ucapnya pada diri sendiri dengan suara berat miliknya "kenapa gwe jadi sangat berani ."


alisya yang masih sok dengan ucapan Azka dan tingkah Azka yang langsung pergi dari dapur, setelah apa yang dia ucapkan membuatnya lebih memikir kannya lagi. alisya yang dengan sigap seperti tidak terjadi apa langsung melanjutkan pekerjaan yang sudah beberapa menit tadi terabaikan.


adelia yang kecewa dengan sikap saudaranya yang langsung pergi membuatnya merasa tak enak. "sya.." dengan nada sedikit berat nya


"baiklah klo itu mau mu"


___

__ADS_1


tak lama Bu Ani dan ibunya pun sampai. disusul sang supir di belakangnya sambil membawa belanjaan yang langsung menuju dapur. buani melihat beberapa sajian yang sudah siap " wahhh semuanya sudah hampir beresnya sya "


alisya yang langsung sigap membuka barang belanjaan dan mengambil daging stik yang langsung dia masak. " iya Tante... ini tinggal di satukann biar pas dimakan tetap dalam posisi hangat." jelasnya


" Tante boleh coba saus stiknya gak.."


"boleh dong Tante.. masa gk boleh" sambil mengambil kan sendok.


" jadi alisya kita tinggal buat apa nih " tanya Bu Ani agar bisa membantu.


" tinggal menyatukan pasta trz nunggu stiknya matang langsung pleting aja ko Tante" jelas alisya sambil membalik daging setiknya. " jadi tante boleh tunggu di belakang aja. semuanya hampir beres ko"


" Adelia dimana"

__ADS_1


" Adel lagi dibelakang yiapin semuanya Tante."


tak lama semuanya sudah beres, keluarga Bu Ani pun sudah duduk di tempat meja makan. tak lama alisya, adelia dan bibi membawakan spaghetti dan stik. alisya dan adelia mengbil posisi duduk. membiarkan bibi yang menyajikan makanan buatan alisya. Tampa sadar Azka belum bergabung bersama mereka.


__ADS_2