
sesampainya di cottage alisya masih terlelap di kursih sebelah kiri pengemudi.
Azka melepas saetballnya perlahan lalu memiringkan duduknya ke sebelah kiri agar bisa memandangi alisya dengan jelas.
merapihkan anak rambut yang menutupi wajah cantik alisya dengan perlahan
tak lama mengelus pipi sambil berkata 'kamu sangat cantik" dengan pandangan mata yang tak pernah beralih.
'bagan kamu ko kenapa hangat sekali" tanya Azka pada dirinya sendiri.
dan membuat alisya terbangun
"maaf aku membangun kan mu" ucap Azka masih sambil mengecek beberapa bagian tubuh alisya.
alisya yang sedikit kaget menepis tangan Azka. "ah gak papa" dengan wajah Tampa ekspresi namun sedikit pucat.
'sya kamu sakit." tangan Azka Memeng tangan alisya lalu menempelkannya pada wajah dia sendiri.
" kita check in disini. biar kamu bisa istirahat." Azka dengan sedikit panik "aku akan cari apotek untuk beli obat dulu " jelasnya yang akan segera turun dari mobil.
alisya dengan cepat meraih tangan Azka " mas.. aku lapar" dengan nada halus dan lemas
" ok aku chack in dulu baru kita makan dikamar saja"
" aku maunya diresto mas " pasang wajah manja
"kamu sakit sya"
"aku gk papa, ini cuma hangat biasa" dengan senyum lebar meyakin kan Azka
__ADS_1
"kenapa kamu maksa sekali, aku gk mau klo nanti kamu jadi tambah sakit"
"ayolah mas" membujuk dengan menunjukan wajah imutnya
" baiklah. setelah itu kamu istirahat. ok" tegas azka
namun dihiraukan oleh alisya Dengan cara segera membuka saetball dan segera keluar dari mobil seolah tidak mendengan perkataan Azka
alisya begitu ceria dan segera memasuki resto dan segera mencari tempat duduk yang berada di cottage, meninggalkan azka.
Azka yang tertinggal hanya melihat tingkah alisya yang seperti anak kecil.
alisya yang masih berdiri disusul oleh Azka segera merangkul pundak alisya.
" kita duduk disana" sambil menunjuk tempat paling pojok. dibalas dengan senyuam alisya
Azka menarik kursi untuk alisya duduki dan untuk dirinya sendiri.
"apupun yang kamu pesan aku pasti suka"
" baik lah" alisya mengangguk seolah mengerti
" mba aku mau pesan jus jeruk madu dan jus alpukat strawberry. untuk makanannya aku pesan cumi rica-rica, gurame pedas manis. dan nasi kecombrang paket kumplit. untuk dessert nya aku pesan dessert sepesial dari sini. itu saja mba" alisya mengucapkan dengan fasih Tampa memilih menu. " oiya mba jangan lupa air mineralnya"
" baik Kaka" ucap pelayan itu dan segera menyiapkan pesanan alisya
Azka hanya memandangi alisya dengan cara menopang dagu di taman kirinya
"kamu cantik sekali" puji Azka
__ADS_1
" kenapa kamu memesan itu" tanya Azka
"waktu dulu mamah suka memesankan itu untuk kami." dengan antusias alisya menceritakan
" nasi kecombrang disini enak, mas juga pasti bakal suka" imbuhnya lagi
"asal bersama mu aku pasti menyukainya" Azka yang sambil mengelus tangan alisya
tak lama pesanan pun datang.
alisya yang sangat antusias ingin segera memakan makanan yang ada didepannya.
dalam hatinya alisya sangat merinduka Aisyah. disaat dia sesat tidak enak badan pasti Aisyah segera membuatkan minuman jeruk hangat di campur dengan madu. dan akan segera membuatkan makanan kesukaan alisya. dan akan menyuapinya.
"aaaaa...." ucap Azka menyuapi alisya
alisya pun menuruti perintah Azka yang memang dalam hati dia ingin sekali dimanja.
dua sejoli itu pun menikmati makanan yang sudah dipesan. nampak sebuah kebahagian cinta yang mereka tunjukan satu sama lain.
"mas setelah survai, kita pulang keperkebunan ayah saja bagai mana" ucap alisya
"memangnya perkebunan ayahmu tidak jauh dari sini"
" tidak, kurang lebih kita hanya perlu menempuh jarak lima belas kilo dari sini" jelas alisya
"baiklah klo itu mau mu."
" tapi kamu beneran gk papa kan" Azka yang menghawatirkan alisya
__ADS_1
" aku gk papa mas. klo pun aku kenapa Napa kan ada mas Azka yang jagain aku" memastikan
" pinter kamu"