Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
Dimas II


__ADS_3

setelah makan siang bareng alisya, Azka menyempat kan pulang untuk mengambil beberapa berkas, lalu berangkat keluar kota.


azka yang mempunyai sipat Coll dan cuek, hampir tidak pernah senyum, namun sekarang lebih sering kali terlihat ada senyum di kedua pipinya.


"mah. pukul lima belas azka akan berangkat keluar kota" ucap Azka di balik pintu ruang tv pada Ani, hanya kepala azka saja yang terlihat oleh ani.


"nak kamu akan keluar kota hari ini." ucap Ani yang menghentika langkah kaki Azka menuju kamarnya dan segerapa berbalik memasuki ruang tv mendekati ibunya


"iya mah"


"berapa hari" tanya ani sambil menutup majalah fashion yang dilihatnya


"entah lah mungkin 1minggu" ucap Azka yang mengambil duduk di samping Ani


"ko lama sekali. lalu bagai mana dengan hubungan mu sama alisya." dengan memasang wajah menghawatirkan hubungan anaknya


"sepulangnya dari luar kota, persiapkan lamaranku untuk alisya" bisik Azka pada telinga kanan Ani dan Azka yang segera pergi menuju kamarnya.


Ani yang mendengar jelas ucapan Azka anak semata wayangnya membuat Ani tersenyum lebar.


"mamah akan mempersiapkan semuanya sayang" ucap Ani dengan penuh antusias sambil menatap Azka yang meninggalnya di ruang tv.


____


hari demi hari Azka dan alisya disibukan oleh pekerjaan nya masing masing.


Azka yang tengah sibuk diluar kota. dan alisya yang tengah mempersiapkan pernikahan Adelia ayang kini tinggal menghitung hari.


dan setiap malam dua sejoli itu selalu menyempatkan berkomunikasi lewat video call sebelum tidur.

__ADS_1


_____


alisya yang baru sampai dibutik pukul sembilan.


seperti biasa alisya akan selalu diantar oleh vidhis saat ke butik sekalian jalan ke kampus.


"pagi mba. hari ini kesiangan ya mba." sapa pak parjo satpam butik pada alisya yang baru turun dari mobil.


"pagi juga pak. iya ni pak." dengan senyum yang selalu diwajah alisya


alisya memang selalu ramah pada setiap pegawai nya.


alisya yang segera masuk kedalam butik


"ana hari ini aku ada jadwal bertemu dengan klien tidak" tanya alisya pada ana asistennya


" kamu ini." wajah alisya yang tersipu malu " oya klien baru. " alisya sambil berjalan menuju ruangan kebesarannya dan diikuti ana sang sekretaris.


"iya Miss. katanya beliau mengenal Miss alis. dan kebetulan untuk hari ini Miss Ika sudah punya beberapa janji dengan klien tetap." jelas ana pada alisya.


ika adalah wakil alisya. jika jadwal alisya padat biasanya akan diwakili oleh ika.


"Miss alis mau aku buatkan minum apa" tawar ana sang asisten


"oh gk perlu ana. nanti sekalian tunggu klien datang"


"klo gitu Miss, aku permisi ke tempatku lagi " pinta ana


" oh silahkan" alisya sambil menempelkan pantatnya di kursi kerja miliknya.

__ADS_1


saat alisya sedang mendesain tak lama klien itu tiba di butik alisya.


tok tok tok


"permisi Miss klien kita sudah tiba." ucap ana sambil membuka pintu lebar


"oh silahkan masuk" jawab alisya Tampa meliat ke arah ana


klien itu pun berjalan menuju kursi yang sudah di persilahkan oleh ana.


alisya yang terperanjat dikursinya melihat sosok klien yang dia kenal. perlahan berdiri dan menghampiri kliennya.


"selamat pagi menjelang siang Miss alis" ucap laki laki yang tepat mereka sudah berhadapan. sambil merentangkan tangan untuk berjabat


senyum alisya yang selalu terukir di kedua pipinya membuat laki laki itu semakin terpesona.


"ka Dimas" ucap alisya pada laki laki itu yang kini menjadi kliennya. dan menjabat tangan dimas


iya laki laki yang sekarang menjadi kliennya adalah Dimas. kaka kelas yang sejak dulu mengejar cinta nya. cinta alisya.


"mba ana. buatkan kami orange jus Tampa gula" pinta alisya pada asistennya. dan segera ana membuatkan minuman yang bosnya pinta


"kamu masih ingat ternyata sama minuman kesukaanku" ucap Dimas degan wajah bangga karna alisya masih mengingatnya.


"karna ka Dimas selalu meminum itu. dan kebetulan saya masih ingat" jelas alisya dengan canggung


"aku senang kamu masih mengingatnya sya" Tampa alisya sadari dimas dengan pandangan mata yang masih menatap lekat padanya.


"sejak dulu kamu tidak pernah berubah sya. cantik dan tetap semangat. ingin rasanya aku segera memiliki mu" gumam Dimas dalam hati

__ADS_1


__ADS_2