
dert dert dert
alisya yang sudah bersiap akan tidur membuka matanya kembali dan segera mengambil handphone nya yang diatas nakas samping ranjangnya dengan malas. karna merasa sudah sangat lelah ingin segera istirahat.
alisya yang melihat notif di handphone tertulis dengan nama mas Azka membuat senyum di wajahnya mengembang dan segera membaca
"udah tidur"
" maaf ya sayang. mas tadi banyak kerjaan jd baru sempat ngabari 😢"
"kangen kamu ❤️"
Azka yang bersantai di atas ranjang king sizze nya sambil menatap layar handphone berharap pesan WhatsAppnya segera terbaca. tak menunggu lama pesannya dibaca olah alisya, saat tau pesannya dibaca olah alisya, Azka segera melakukan video call.
wajah keduanya pun terlihat dihandphon masing masing.
"kenapa mas Vidio call" alisya dengan nada lembutnya
"mas kangen sayang."
"gombal, baru juga siang kita berpisah" wajah yang tersipu
"emmuuahhh" Azka yang memonyongkan bibirnya lewat kamera handphone nya
alisya yang menunjukan senyum manisnya "mas aku lelah. kita lanjut besok ya" pinta alisya pada azka untuk segera mengakhiri panggilannya.
"biar kan handphone nya menyala, arahkan saja pada wajah cantikmu. biar kan mas menemani sampai kamu tidur sayang" pinta Azka
" ahh malu mas. lagian kan gelap"
"kemarin kan kitu tidur bersama. apa..."
__ADS_1
"mas Azka.." potong alisya " baik lah. tapi aku tetap akan tidur" ucap Alisya
" love you sayang.'
" Love you too" jawab alisya
alisya pun menaro handphone miliknya disamping dan mengarah kan kamera pada wajahnya agar Azka tetap memandang nya walau jauh. tak lama menunggu lama alisya yang memang sudah sangat lelah terlelap dari tidurnya.
____
alisya yang sedang khusu bekerja di butiknya.
tok tok tok
"masuk"ucap alisya
"mis ada orang ganteng pingin menemui mis" ucap Ana pegawainya
"orang ganteng" alisya yang mengerutkan kedua alisnya
seketika alisya membukatkan pandanganya yang terkejut dan langsung tersenyum melihat Azka
" sayang kita makan siang bareng yu" ucap Azka Tampa rasa malu yang tidak jauh dari alisya namun sangat terdengar jelas di telinga Ana pegawai alisya.
wajah alisya yang memerah karna belum terbiasa oleh perlakuan manis Azka. dan malu kepegawaiannya.
"terimakasih ya Ana. pintunya boleh ditutup" ucap alisya pada Ana.
Ana yang menutup pintu, dengan wajah yang tak percaya dan mulut yang sedikit terbuka karna kaget. akan bosnya yang kini memiliki pacar.
Azka pun segera melangkah mendekati meja dimana tempat alisya bekerja.
__ADS_1
"mas kenapa tidak ngabarin dulu sih klo mau kesini"
Azka yang mendekatkan tubuhnya pada alisya "mas kangen" sambil mengelus pipi alisya. walau jarak diantara mereka terhalang oleh meja kerja alisya.
"kangen Mulu"
"dalam dua hari kedepan kita tidak bisa bertemu. sore ini mas harus keluar kota." jelasnya "mangkanya mas sekarang mengajak kamu makan siang bersama"
"kita makan di resto disekitaran sini aja ya" pinta alisya
"baik lah. yang penting kamu suka" Azka yang sembari menggeng tangan alisya.
"mas malu sama pegawai" tangan kiri alisya yang sambil memegang tangan kanan Azka mohon agar tidak begandengan.
azka langsung menunjukan wajah datarnya memelas "biar kan saja. agar mereka semua tau."
"baik lah klo itu mau mas"
"gitu dong ayo" senyum Azka kembali mengembang dan menggandeng alisya.
"Ani. aku makan siang dulu, bareng mas azka. jika ada hal penting kamu handle dulu. atau tunggu aku kembali" ucap alisya pada sekertaris nya sambil berjalan yang ditarik oleh Azka.
"baik mis" Ana yang masih tak percaya dengan pemandangan yang ada didepan matanya.
dan beberpa karyawan segera mengumpul dan bertanya pada Ana
"tampan sekali"ucap salah satu karyawan
"mba Ana. itu pacarnya mis alis" tanya salah satu karyawan lainnya
"sepertinya, soalnya mis alis di panggil sayang" jawab Ana dengan antusias sambil tersenyum melihat alisya dan Azka yang sudah tak terlihat
__ADS_1
"semoga saja cepat kepelaminan" doa salah satu karyawan
" aamiiinnn" jawab serentak.