Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
GODAAN AZKA


__ADS_3

"Aaaa" teriyak refleks alisya yang akan jatuh dari kursi membuat laki laki di sampingnya dengan sigap menolongnya.


kedua pasang mata itu seketika saling bertemu memandang satu sama lain. dengan posisi tangan kanan Azka memegang erat pinggang ramping alisya, dan alisya yang memegang erat tangan kiri Azka. seketika membuat mereka mematung seakan menikmati posisi yang mereka buat dengan tidak sengaja itu, bersamaan dengan nafas mereka seketika menyatu, jantung mereka berdetak lebih kencang.


alisya yang sudah menyadari, dengan cepat menundukkan pandangan matanya namun tangannya yang masih memegang erat tangan kiri Azka. disusul dengan azka yang segera menegak kan badanya Azka, disusul alisya pun ikut berdiri tegak dengan posisi tangan masih memeluk erat pinggang alisya.


"kamu gak papa" tanya Azka mencairkan suasana, dengan perasaan yang grogi. dan segera melepaskan tangannya dari pinggang Alisya sambil melihat dari ujung kepala hingga kaki, takut ada yang terluka (alay)


suara Azka membuat jantung alisya semakamin aberdetak kencang membuat pipinya memerah seketika. dan sedikit gerogi " Eemmm aku gk papa"


Azka yang masih tidak percaya jika yang ada dihadapannya alisya meski sudah menyentuhnya dengan tak sengaja, membuat pandanganya tak pernah beralih. dan itu membuat alisya semakin grogi. " kamu ko bisa ada disini" tanya Azka yang masih tidak percaya

__ADS_1


" kita mau meeting soal pernikahan Adelia mas" membuat jarak untuk berusaha agar tidak terlihat grogi lalu membalikkan badan dan kaki mulai naik untuk mengambil alat masak yang alisya butuhkan.


" biar aku saja yang ambil" sambil menarik alisya dengan lembut. dan segera naik ke atas kursi Tampa menunggu jawaban dari alisya. " yang mana" sambil melihat alat masak yang didepannya, ta ada jawaban dari alisya, "alisya kamu mau ambil yang mana" ucapnya sekali lagi sambil memilah Tampa menoleh.


namun tak kunjung juga ada jawaban dari perempuan yang dibawahnya, Azka menoleh kesamping yang melihat alisya yang sedang bengong, lalu tangannya menyentuh pundak alisya " Sya " ucapnya dengan lembut.


Alisya mematung sesaat jantungnya yang semakin tidak karuan, Tah kenapa menurutnya saat ini Azka sangat mempesona baginya. sentuha tangan Azka dan pangilan yang terdengar begitu lembut. membuat alisya sadar dari bengongnya "yang.... paling.. atas itu.." ucapnya gerogi sambil menunjuk alat masak yang dia inginkan


" boleh " ucapnya sambil membilas alat masak itu, " tapi ada syaratnya "


"apa"

__ADS_1


" mas Azka jangan sampe merusak masakan alis " ucapnya sambil tersenyum memamerkan lesung pipi miliknya, agar tidak grogi fikirnya


mendengar perkataan itu sontak membuat Azka bersorak Soraya didalam hati dengan senyum yang merekah Azka. "baiklah" pandanganya yang tak kunjung beralih melihat alisya yang sedang mengerjakan pekerjaannya.


"ok sekarang aku harus bantu apa" imbuh Azka sambil mendekat pada alisya


" mas Azka duduk juga sudah membatu ku ko mas"


" ooohhh jd aku hanya perlu duduk sambil memandangimu toh, baik lah" goda Azka pada alisya dengan senyum menggoda ala cwo cwo penggoda, sambil merendahkan kepalanya agar bisa sedatar dengan wajah alisya dan melihat wajah alisya lebih fokus.


jarak pandang mereka sangat dekat hanya berjarak satu jengkal, seketika alisya menahan nafasnya dan menajamkan pandangannya seakan bola matanya ingin keluar. seketika pipi alisya semakin memerah karna tingkah Azka.

__ADS_1


__ADS_2