
"Hancuh"
alisnya yg seketika bersin membuat Meraka tertawa bersama
" maaf mas" dengan sedikit wajah memerah alisya karna menahan malu
"gak papa" dengan senyum lebar di bibir Azka.
" Azka. itu nama panggilanku dan kamu"
"alisya peratama"
"nama yang cantik seperti orangnya"
sementara itu ibu Ani yang mendekati Meraka dengan wajah kebahagian.
alisya yang melihat kedatangan ibu Ani segera berdiri dari duduknya.
"tante" banggil alisya pada ibu Ani " Tante apa kabar. ko bisa kesini." dengan senyuman manis di wajahnya. dan mempersilahkan ibu Ani duduk di sampingnya.
Azka yang terkejut karna ibunya dan alisya saling mengenal. hanya terdiam dan menyaksikan dua perempuan yang dia kagumi.
" Tante kangen anak anak panti. Tante baik baik saja, kamu apa kabar."
"seperti yang tante lihat. aku baik Tante"
" kamu tambah cantik. Tante sampe panglingloh"
__ADS_1
Azka yang berdiri disamping ibunya, melihat kedekatan ibu dan alisya. dengan senyum yang tidak pernah hilang dari kedua pipinya.
" mamah kenal alisya"
" kenal dong, alisya ini anak pemilik butik langganan mamah. dan kita sering tidak sengaja bertemu di panti ini." ucap ibu Ani. " oiya alisya Tante permisi pulang. soalnya Tante gak bisa lama lama.
" oh iya Tante"
sebenarnya Azka masih betah di panti. karna ingin mengenal lebih dekat alisya. wanita yang baru iya kenal namun sudah membuatnya jatuh hati.
namun ibunya yang sudah mengajaknya untuk pulang,
ibu dan anak itu pun segera berdiri berjalan menuju kendaraan mewah miliknya. namun Azka yang tidak bisa lepas dari pandangan perempuan yang iya sukai selalu menoleh kebelakang, seakan tidak ingin berpisah dari alisya.
dan di saat mobil sedan hitam yang membawa Azka dan ibu ani sudah berjalan. dari kejauhan Azka melihat seorang laki laki yang mendekati alisya dan membantu memapah alisya.
"kenapa kamu lama sekali. katanya sebentar" ucap alisya pada adiknya yang membantu nya berjalan.
" jalanan macet mba. masih untung aku bisa antar jemput mba. terus kaki mba kenapa pake acara cedera segala. seperti anak kecil aja" sambung vidhis yang mencemaskan makanya
"musibah itu gak ada yang tau"
visual alisya
*****
__ADS_1
didalam mobil
" mamah ingin alisya menjadi menantu mamah" ucap ibu ani dengan semangat
" mah sepertinya itu tidak mungkin"
" memangnya kenapa. bukannya kamu menyukainya. mamah liat pandangan kamu tidak lepas dari alisya. mamah tau kamu menyukainya"
" Azka lihat dia berjalan mesra sama laki laki"
jawab Azka yang sedikit kesal. Tah kenapa padahal dia baru saja mengenal alisya. namun hatinya tidak bisa menerima jika ada laki laki lain didekatnya.
"mamah sangat mengenal keluarga Pratama." ucap ibu Ani sambil menatap dan mengelus pundak anak semata wayangnya itu. " jadikan alisya menantu mamah"
*****
"waahh lagi pada makan, kebetulan Adelia lapar Tante"
ucap Adelia yang memecahkan ketenang diruang makan milik keluarga bakri itu. yang hanya terdengar suara sendok dan piring.
"setiap kamu kesini tidak ada yang kebetulan" goda Azka pada adik sepupunya itu.
Adelia adalah adik sepupu Azka sekaligus sahabat dekat alisya sejak duduk di bangku SMK hingga kuliayah.
meskipun adik sepupu tapi Azka dan Adelia sangatlah dekat seperti saudara kandung.
__ADS_1
visual adelia